Mendagri Harapkan Peran Polwan di Panggung Kepolisian

Redaksi




Fokusindonesia.com, Nusa Tenggara Timur - Indonesia menjadi tuan rumah International Association Women Police (IAWP) ke-58. IAWP ini diselenggarakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 6 hingga tanggal 11 November 2021. Indonesia menjadi sebagai negara tuan rumah pertama di Asia sejak berdirinya asosiasi ini pada tahun 1915.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Konferensi Polwan Sedunia atau International Association of Women Police (IAWP) dapat mendorong peran polisi wanita (polwan) di panggung kepolisian (8/11).

"Kita berharap IAWP ini menjadi mesin pendorong gender equality di dalam semua kehidupan masyarakat karena masih ada banyak negara yang mana peran wanita belum diakui secara maksimal," kata Tito saat memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Meruorah Labuan Bajo, NTT, Senin.

Dia mengatakan polisi memiliki peran yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, yakni menjaga ketertiban, keamanan, penegakan hukum, dan peran lain bagi masyarakat.

Oleh karena itu polwan harus membuktikan diri sebagai pendorong peran wanita untuk persamaan gender, terutama di negara dengan keadilan gender yang belum kelihatan.
Perempuan bisa melaksanakan persamaan gender sehingga perempuan tidak hanya dianggap sebagai elemen pendukung, tapi juga menjadi titik pusat yang bisa memegang peranan penting dalam berbagai aspek.

Tito mengatakan jumlah polwan di Indonesia sendiri masih terbatas. Oleh karena itu dia berharap jumlah polwan di Indonesia bisa ditingkatkan.

Dia menyebut polwan bisa melakukan kerja dan program yang sama dengan polisi laki-laki, termasuk untuk tugas-tugas fisik dan tugas berbahaya. Dia juga melihat ada tugas yang dirasakan lebih baik dikerjakan oleh polwan daripada polisi laki-laki. "Polisi wanita jangan hanya bergerak seputar titik panggung kepolisian, tapi ambil peranan penting di pusat panggung kepolisian," tutur Tito.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri memberikan Keynote Speaker dengan membawakan topik topik "Women at the Center Stage of Policing" (Perempuan di Panggung Pusat Perpolisian ) di Ruang Pleno/ Ballroom Hotel Meruorah Labuan Bajo.

Kemudian peserta Indonesia terdiri dari perwakilan dari masing-masing Polda dan Satuan di Mabes. Perwakilan ini juga berasal dari berbagai tingkat pangkat dan bidang pekerjaan. Mereka diharapkan menjadi pemimpin masa depan dan memimpin organisasi ini dengan pengetahuan, pengalaman, dan keahlian yang memuaskan serta memiliki jaringan yang lebih luas dengan aparat penegak hukum lainnya dari seluruh dunia.

Diketahui Polri telah diberi kepercayaan oleh Dewan Direksi International Association of Women Police (IAWP) untuk menjadi tuan rumah Konferensi IAWP 2020 setelah keputusan dibuat pada tahun 2019 di Quito, Ekuador.

Pemilihan Labuan Bajo sebagai venue Konferensi untuk mendukung program 10 Bali Baru dimana Labuan Bajo sebagai Destinasi wisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
The 58th International Association of Women Police (IAWP) akan dibuka secara resmi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada hari Senin, 8 November 2021, Sekaligus peninjauan kegiatan vaksinasi masal di Labuan Bajo Manggarai Barat bersama Panglima TNI.

Selain Mendagri Tito Karnavian, konferensi Training Sessions terdapat 6 keynote diantaranya Under-Secretary-General for Peace Operations, inspiring female leader dari tanah air seperti Menkeu, Menlu, Wamenparekraf, dan Wakapolda Kalimantan Tengah.

Selain itu terdapat 65 pembicara yang akan berbagi keahlian, pengetahuan, pengalaman dan best practice untuk meningkatkan dan mencerahkan.

Adapun tema yang di angkat dalam konferensi IAWP tahun ini adalah "Women at The Center Stage of Policing" dengan 5 (lima) sub-thema meliputi Women, Peace and Security; Women and Leadership; Police Women and Their Challenges; The Role of Women in Policing, Science, Technology and Policing dan Current Issues on Transnational Crimes

Konferensi ini dihadiri oleh 691 peserta offline dan online dari 38 negara seperti Asia, Australia, Eropa, Amerika, Afrika dan Timur Tengah serta 8 organisasi internasional seperti INTERPOL, ASEANAPOL, GCCPOL, UNODC, ICRC, UN Women, UNDPO dan JCLEC , dengan rincian 245 peserta offline dan 446 peserta online.

Dalam acara yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan beberapa pejabat Mabes Polri tersebut, Lemhannas RI mengirim Bripka Theresia Widyake Hakari yang bertugas di Inspektorat Lemhannas RI.

Bripka Theresia sebagai perwakilan Lemhannas RI sangat berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk memberikan kegiatan IAWP ke-58. Konferensi ini memberikan pengetahuan dan pengalaman sangat berharga mengenai peran kepemimpinan perempuan di kepolisian.

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A. sebagai Keynote Speaker (pembicara utama) pada acara pembukaan ceremony IWAP. Dengan mengangkat tema "Leadership In The Pandemic Era, The Role Of Policing In Indonesia", Ida juga menjelaskan tentang kepemimpinan yang kuat dan efektif dari suatu Lembaga penegak hukum sebagai prinsip kepemimpinan yang sangat luas.

Menurutnya, sikap positif dan tindakan tegas menjadi salah satu yang terpenting dalam penanganan krisis disuatu lembaga. Beberapa persepsi dan tindakan pemimpin yang perlu dilakukan seperti mengambil keputusan yang cepat dan tepat, menjalin komunikasi yang baik, proaktif dalam berkolaborasi serta selalu melakukan monitoring dan evaluasi kepada setiap anggotanya.
Acara Internasional Association Women Police ini diawali dengan National Parade di sepanjang jalan Kota Labuan Bajo, untuk memperkenalkan Assosiasi Polwan Sedunia kepada masyarakat.(Red)

Top