?> PT Jakarta Land Mengadirkan Pameran A.D Pirous: Spiritual Callygraphy

PT Jakarta Land Mengadirkan Pameran A.D Pirous: Spiritual Callygraphy

Redaksi


WTC Complex, Fokus Indonesia.com - PT Jakarta Land, sebuah perusahaan property terkemukan di Jakarta mengadakan pameran A.D Pirous: Spritual Calligrafi pada tanggal 1 Maret 2016 di area lobby Gedung WTC 2 miliknya di Jakarta. Pameran yang dibuka oleh Triawan Munaf, Ketua Badan Ekonomi Kreatif Indonesia akan menampilkan karya-karya lukisan kaligrafi pilihan dari pelopor seni abstrak dan kaligrafi di Indonesia, Abdul Djalil Pirous. A.D Pirous: Spiritual Caligraphy dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret Sampai 1 April 2016.

Menyadari betul pentingnya seni dalam kehidupan Indonesia modern, dua tahun yang lalu PT Jakarta Land menganggas program Art at Advisor WTC dengan tujuan meningkatkan kreativitas dan produktivitas lingkungan di sekitarnya. Kesadaran akan pentingnya seni bagi masyarakat ini mendorong PT. Jakarta Land untuk kerjasama dengan ISA Art Advisory untuk menghadirkan rangkaian program seni public di Complex WTC. Beberapa antaranya adalah taman patung di WTC 2 dalam dan galeri seni di areal retail WTC 2. Bagian peting dari program ini, yang menampilkan beragam karya Indonesia dan internasional keruang public, adalah pameran yang di selenggarakan dua kali setahun di arean lobby WTC 2. Pameran A.D Pirous: Spiritual Caligraphy akan menjadi pameran pertama di tahun 2016 ini.

Pameran ini secara khusus menyorot gaya berkarya khas sang pelukis menggabungkan abstraksi barat dengan kaligraf. Tiga belas karya pereode 1970 sampai 2000an ini menampilkan perkembangan Pirous dalam ekplorasi kaligrafi yang di geluti. Tulisan biru 1974 memperlihatkan tahap awal eksperimentasi kaligrafi Pirous yang sarat akan atmosfer abstrak. Dalam karya-karya selanjutnya seperti Tuntutlah Ilmu Walau Ke Negeri Cina! IIA 2007 dan Etika Gonjang Ganjing antar Pengusah dan Pengusaha 2011 diperliatkan bagai mana elemen komonikatif dalam seni menjadi semakin penting dan sentral dalam seni Pirous.

Saya merasa sebuah kepuasan tersendiri saat orang dapat memahami makna yang ingin saya sampaikan melalui karya- karya saya. Saya lebih senang jika apresiasi orang terhadap karya saya tidak melulu dari segi estetika tapi juga pada pesen moral dan etika yang terkandung didalamnya.

Pameran A.D Pirous: spiritual Callygraphi menyampaikan sebuah pengamatan mendalam atas pengaruh ajaran Islam dalam tatanan social budaya nusantara. Melalui pameran ini kita dapat bagaimana lukisan-lukisan kaligrafi Pirous merespon dunia di sekelilingnya, menjsdi sebuah catatan spiritual sang pelukis yang ingin ia bagi kepada sesema manusia.(Sum)

Top