?> PKL Kawasan Alun-Alun Masjid Akbar Kemayoran adalah Warisan Kearifan Lokal Budaya

PKL Kawasan Alun-Alun Masjid Akbar Kemayoran adalah Warisan Kearifan Lokal Budaya

Redaksi




Jakarta, FokusIndonesia.com - Perkembangan alun-alun sangat tergantung dari evolusi pada budaya masyarakatnya yang meliputi tata nilai, pemerintahan, kepercayaan, perekonomian dan lain-lain. Oleh karenanya, alun-alun kota dan sentra ekonomi para pedagang pribumi termasuk juga pedagang kaki lima (PKL) adalah bagian yang tak terpisahkan dari kearifan budaya lokal bangsa kita. Terang Ismail Nursaleh selaku Ketua Umum Serikat Pedagang Pribumi Sejahtera (SPPS).

Dikesempatan yang sama Ketum SPPS juga mengatakan ; "Telah tercatat oleh sejarah bangsa kita, dari zaman Hindu Budha, masa kerajaan Mataram, Masa masuknya Islam, masa penjajahan hingga masa kemerdekaan alun-alun tidak terlepas dari aspek perdagangan sektor ekonomi rakyat. Oleh karenanya SPPS sangat concern dan serius menjaga dan mengawal serta mengajak semua pihak baik itu Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat agar bisa menjaga kearifan lokal bangsa kita (khususnya kawasan alun-alun Masjid Akbar Kemayoran) melalui program "Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Pribumi & Pedagang Kaki Lima Kawasan Alun-Alun Kota di seluruh indonesia sesuai dgn cita-cita luhur pendiri bangsa, juga sesuai dengan PERPRES 125 tahun 2012, menjadi Icon kawasan alun-alun daerahnya masing-masing di seluruh Indonesia."

"Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para pedagang dan Bang Andi selaku ketua Paguyuban PKL Orang Kemayoran dalam melaksanakan event Bazar Ramadhan ini sangat terkoordinasi dengan cukup rapih dan baik, mulai dari segi tata letak PKL yang cukup tertata, keamanan yang terjaga dengan baik, koordinator Lalulintas dan para team Kebersihan yang semua SDMnya berjumlah 260 orang."

Andi (ketua paguyuban) mengatakan "event bazar ini bukan hanya hajat para PKL saja, tapi sangat membantu masyarakat sekitar wilayah kemayoran, faktanya, setiap tahun di bazar ini kami melihat adanya interaksi sosial antara seluruh elemen masyarakat, tidak ada gap antara masyarakat menengah dan masyarakat kecil sesuai dengan apa yang dikatakan Bapak Gubernur Terpilih Pak Anies Baswedan" tutupnya.

Top