?> Film Terbaru Besutan Starvision, THE UNDERDOGS Mulai Tayang 16 Agustus 2017

Film Terbaru Besutan Starvision, THE UNDERDOGS Mulai Tayang 16 Agustus 2017

Redaksi

KARNA SAHABAT ADALAH HEBAT
Persembahan Kreator NGENEST dan CEK TOKO SEBELAH

XXI Epicentrum Kuningan Jakarta, FokusIndonesia.com - Film ini menceritakan kisah empat orang sahabat, yang awalnya menjadi korban perundungan atau bully di sekolah hingga akhirnya sukses setelah menjadi YouTuber. Produser film, sekaligus komika Ernest Prakasa mengatakan, film ini banyak mempelajari fenomena haters di media sosial YouTube. Dia menceritakan, film ini telah mulai disiapkan sejak awal 2017 lalu.

Film ini, diungkapkannya, akan diceritakan bagaimana masih banyaknya warganet yang menilai karya orang lain hanya dari satu sisi. Diceritakan juga bagaimana sekolompok anak muda yang mulai berkarya harus melalui terpaan haters di YouTube sampai akhirnya mereka sukses dengan karyanya.

Chand Parwez Servia Produser Starvision mengatakan, film ini akan dapat memberikan hiburan dan pelajaran yang bermakna. Ia cukup yakin dengan kesuksesan film ini karena tim produksi yang dibentuk memiliki formasi kombinasi dari tim yang telah sukses membuat film-film sebelumnya "Satu hal pasti bahwa ini sebuah persembahan dari kreator dari Ngenest dan Cek Toko Sebelah. Film ini isinya orang-orang yang sudah terlibat dalam film sebelumnya yang sudah terbukti memberi hiburan," ujar Parwez.

Chand Parwez Servia Kreator NGENEST Kadang hidup Perlu Ditertawakan dan CEK TOKO SEBELAH kembali hadir dengan tontonan milenial, sebuah komedi sarat pesan untuk keluarga Indonesia. Tentang bagaimana orang tua menyikapi perkembangan anak-anak remajanya, tentang remaja korban bullying yang survive, tentang diujinya persahabatan dan berkarya kreatif yang mengantar sukses.

THE UNDERDOGS - Karna Sahabat adalah Hebat merupakan karya Starvision, di mana saya dan Ernest Prakasa berkolaborasi sebagai produser. Proses kreatifnya berjalan lebih intens dan seru dari 2 film sebelumnya, karena secara cerita THE UNDERDOGS - Karna Sahabat adalah Hebat lebih lebar dan melibatkan pemain terbanyak dari aktor, komika, penyanyi, YouTubers, dan penulis, seperti : Sheryl Sheinafia, Brandon Salim, Babe Cabiita, Jeff Smith, Ernest Prakasa, Young Lex, Han Yoo Ra, Dede Yusuf, Meira Anastasia, Joko Anwar, Feby Febiola, Cameo Project, Dodit Mulyanto, Pandji Pragiwaksono, Aulion, Lula Lahfah, Gritte Agatha, Amel Carla, Soleh Solihun, Alitt Susanto, Sumaisy Djaitov Yanda, Gita Bhebhita, Rigen Rakelna, Yusril Fahriza, Asri Welas, Awwe, Adjis Doaibu, Lolox, Edward Suhadi, Danny Suhadi, Ria Ricis, Paopao LDP, Tretan Muslim, Ichal Kate, Bene Dion Rajagukguk, Yudha Keling, Hifdzi Khoir, Ence Bagus, Igor Saykoji, Patrick Effendy, Debby Permata, dan lain lain.

Penyutradaraan dikerjakan Adink Liwutang, yang jadi asisten sutradara di 2 film Ernest sebelumnya. Sebagai debut penyutradaraannya, Ernest membantu Adink dengan dukungan kreatif, juga Bene Dion Rajagukguk sebagai komedi konsultan. Pemilihan tema THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat berawal dari kegelisahan yang muncul akibat fenomena sosmed yang menularkan kebencian, padahal sosmed bisa jadi solusi berbagai konflik kehidupan, khususnya bagi remaja dengan keluarganya. Di luar itu, Starvision pernah membuat film dari tema yang sama tapi dirasa baru menyasar permukaan dan kurang dalam.

Skenario ditulis oleh Alitt Susanto dan Bene Dion Rajagukguk. Editor Ryan Purwoko begitu selesai menyusun gambar, kami preview bersama dengan focus group internal juga eksternal, dan semua sepakat ini adalah komedi dengan value yang pantas diclaim sebagai film komedi remaja terbaik. Saat preview di SCTV sebagai TV partner, saya dan Ernest benar-benar surprise melihat reaksi tim SCTV yang terus menerus tergelak, dan juga berlinang air mata saat haru. Sedangkan untuk peredaran digital nantinya oleh iflix yang menjadikan film ini sebagai iflix Originals Movie.

Secara khusus untuk menunjukkan kalau karakter-karakter THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat riil, maka S.O.L sebagai group yang terdiri dari Sandro X (Ernest Prakasa), Oscar (Young Lex), dan Lola (Han Yoo Ra) – dibuatkan lagu rap untuk upload di YouTube berjudul Bumbu oleh Young Lex. Sedangkan untuk kebutuhan filmnya dibuat 7 lagu oleh Igor Saykoji dan dinyanyikan oleh The Underdogs, yaitu Ellie (Sheryl Sheinafia), Dio (Brandon Salim), Nanoy (Babe Cabiita), Bobi (Jeff Smith) sebanyak 4 lagu, dan 2 lagu dinyanyikan oleh S.O.L, dan 1 lagu kolaborasi. Lagu-lagu luar biasa ini akan kami berikan dalam bentuk CD berisi 8 lagu untuk pemesanan tiket di bioskop-bioskop 21/XXI. Bersiaplah untuk menikmati tontonan milenial THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat mulai 16 Agustus 2017 di bioskop-bioskop terdekat.

Produser Ernest Prakasa Awal 2017, Pak Chand Parwez Servia melemparkan saya sebuah ide tentang film mengenai YouTube, sesuatu yang amat relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini. Beliau menawarkan saya duduk di posisi co-producer, dan ini adalah sesuatu yang belum pernah saya jalani sebelumnya. Pada dasarnya, saya selalu suka mencoba tantangan baru. Seperti halnya ketika saya menerima tantangan beliau untuk menulis dan menyutradarai sendiri film NGENEST di tahun 2015 lalu.

Bagi saya, YouTube bukan cuma media hiburan. Sebagian ilmu saya di perfilman saya pelajari di YouTube. Dan realitanya, dari anak kecil hingga orang dewasa, semua menggunakan YouTube untuk berbagai keperluan. Saya tertarik mengangkat ini dari perspektif kreator. Bagaimana kita menceritakan tentang sekumpulan sahabat yang selalu dianggap cupu, dan berjuang menjadi keren dengan cara menjadi YouTubers. Dan melalui perjalanan mereka, kami berusaha menangkap fenomena riil di dunia YouTube seperti persaingan, haters, star syndrome, dan lain-lain.

Tapi dalam konteks yang lebih luas, ini bukan sebuah film tentang YouTube. Sesuai sub-judulnya, "Karna Sahabat adalah Hebat", sejatinya ini adalah sebuah kisah tentang persahabatan. Dan kami percaya cerita ini sangat relatable baik untuk para penikmat YouTube khususnya, maupun penikmat film Indonesia secara umum.

Untuk menulis cerita, saya mempercayakan kepada duet Alitt Susanto dan Bene Dion Rajagukguk. Alitt, penulis dan juga YouTuber, tentunya paham betul dunia yang ingin kita gambarkan di film ini. Alitt juga punya taste yang melodramatis, dan ini tercermin dari karakter-karakter yang ia ciptakan dan konflik di antara mereka. Sementara Bene, adalah penulis yang bukan hanya kuat di komedi tapi juga struktur cerita. Duet ini menurut saya berhasil menghasilkan cerita yang solid dan layak dibanggakan.

Untuk menyutradarai film ini, saya memilih Adink Liwutang. Beliau ada co-director saya di film NGENEST dan CEK TOKO SEBELAH, yang sangat saya yakini kapasitasnya. Dan menurut saya di film pertamanya ini Adink membuktikan bahwa ia layak mengemban kepercayaan tersebut. THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat ia ramu menjadi sajian yang bukan hanya lucu, tapi juga memiliki makna. Semoga karya perdana saya sebagai produser ini bisa direspon positif oleh masyarakat, amin.

Penulis Skenario Alitt Susanto menjelaskan,"Akhir tahun yang lalu, saat saya sedang menikmati liburan di Bali, Koh Ernest Prakasa menelpon dan menawarkan saya untuk menulis skenario film tentang YouTuber. Saat itu juga, saya tak lagi fokus kepada liburan saya, melainkan menjadi lebih tertarik kepada proyek film baru ini. Yang pertama kali saya tanyakan waktu itu adalah, “Filmnya harus laku, atau harus bagus?”

Hal itu saya pertanyakan, karena sudah ada film-film sebelumnya yang membahas tentang YouTubers dan dimainkan sendiri oleh para YouTubers. Saya takut, cerita yang saya tulis akan basi. Namun Koh Ernest mampu meyakinkan saya bahwa tidak ada cerita yang basi kalau kita mampu mengambil sudut pandang yang unik sendiri.

Dalam penulisan skenario film ini, cerita yang diangkat memang tentang kehidupan orang-orang yang berjuang hingga menjadi YouTubers terkenal. Namun dengan masukan Pak Parwez, film ini pun penuh dengan nuansa hangatnya persahabatan, konflik keluarga, rumitnya percintaan, dan motivasi tentang perjuangan hidup. Misi untuk menjadi YouTubers terkenal di film ini hanyalah sebuah contoh tentang perjuangan hidup. Di mana sebenarnya, problema yang akan dihadapi orang-orang dalam mengejar cita-cita lain juga akan serupa. Semua kendala yang dialami oleh para tokoh utama, adalah kendala-kendala yang lazim dialami oleh para orang yang ingin merintis impian mereka. Kebetulan, saya sendiri aktif di dunia YouTube content creating. Bisa dibilang, dalam film ini, saya mencoba untuk menuangkan pengalaman saya sendiri dalam merintis channel YouTube saya.

Memasuki draft 3 skenario saya, cerita dan karakterisasi masing-masing tokoh sudah terbangun dengan baik. Namun ada sebuah kekurangan yang menjadi kelemahan saya. Iya, setiap kali saya diminta untuk menulis cerita yang meaningful, saya selalu kesusahan untuk menyelipkan unsur komedi dalam cerita tersebut. Karena saya terlalu fokus kepada hal-hal yang menyentuh perasaan, sehingga saya tak bisa fokus lagi untuk menggelitik logika orang dengan adegan-adegan komedi yang punchline-nya kuat.

Syukurlah, Bene Dion Rajaguguk bersedia berkolaborasi dengan saya, untuk membubuhkan unsur komedi dalam cerita ini. Sebenarnya, proyek film THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat ini adalah semacam perekat kembali tali silaturahmi. Lima tahun yang lalu, Bene Dion sering main ke rumah saya untuk belajar nulis buku, sampai akhirnya buku dia terbit. Kemudian kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Dengan adanya proyek film ini, kami pun rutin bertemu lagi, dan bisa berkolaborasi dengan keunikan masing-masing.

Tulisan saya yang cenderung mengaduk-aduk emosi, dan tulisan Bene yang penuh punchline komedi, bersatu dalam sebuah skenario film THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat. Kami berharap, THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat bisa menjadi sebuah film yang menghibur sekaligus menginspirasi para penonton untuk mengejar mimpi. Karena kami percaya, tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, bagi mereka yang mau berusaha sepenuh hati.

Bene Dion Rajagukguk Penulis Skenario memaparkan, Pada saat Ernest Prakasa dan Chand Parwez Servia meminta saya untuk menulis skenario THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat, saya sempat menolak karena pengetahuan saya yang terbatas akan YouTube dan segala problematikanya. Saya kemudian menerima tanggung jawab ini setelah Alitt Susanto, penulis yang juga seorang YouTuber, bersedia menjadi rekan kerja saya dalam proses pengerjaannya. Dari Alitt Susanto, saya bisa mendapatkan gambaran dan keresahan apa yang dirasakan oleh para penikmat dan pembuat konten di internet. Saya dan Alitt lalu bersama-sama mengkonstruksi sebuah cerita yang dekat dengan masyarakat digital, namun tidak menjadi rumit untuk dimengerti masyarakat awam.

Selain sebagai penulis, saya juga diberi tanggung jawab sebagai konsultan komedi. Saya turut ambil bagian dalam proses praproduksi, produksi hingga pascaproduksi, membantu Adink Alwin Liwutang sebagai sutradara, mengeksekusi adegan-adegan komedi agar tergarap dengan maksimal. Semua proses tersebut terlaksana dengan baik dan seru.
Mesti ini terkesan subjektif, proses yang telah kami lalui dalam pembuatan film ini membuat saya yakin bahwa film ini akan bisa dinikmati semua umur dan kalangan, lucu dan ringan, tetapi akan tetap meninggalkan kesan dan nilai bagi penontonnya.
Igor Saykoji mengatakan,” Tujuh lagu yang disiapkan Saykoji & Profound Music untuk film THE UNDERDOGS – Karna Sahabat adalah Hebat ditulis menurut alur naskah cerita dan perkembangan karakter baik S.O.L maupun The Underdogs. Musik yang dibawakan S.O.L terdengar lebih advance, serius dan punya nilai percaya diri yang tinggi tersirat di dalam lirik masing-masing personel."ujarnya

Sementara untuk The Underdogs, warna musik mereka cenderung fun, dengan lirik yang terdengar polos, apa adanya dan cenderung chaos, tapi tetap asik didengar.
Lagu-lagu S.O.L dimulai dengan pernyataan soal kualitas, kelas dan standar tinggi mereka, ditambah kritik pedas mereka soal The Underdogs yang berusaha melakukan hal serupa dengan cara yang berbeda.

The Underdogs memulai lagu pertama mereka dengan nuansa clueless dan berantakan. Tapi lambat laun dari lagu ke lagu rasa percaya diri mereka mulai tinggi, dan mampu mengekspresikan struggle mereka dalam berkarya lewat lagu "Harus Kuat"
Kejutan terakhir adalah lagu kolaborasi antara S.O.L dan The Underdogs yang menjadi pengikat dan kesimpulan dari perseteruan kedua kubu YouTube creator yang punya warna fun dan arti positif yang uplifting.

Sinopsis
Bobi (Jeff Smith), siswa taat yang sering melaporkan murid-murid nakal. Dio (Brandon Salim), kutu buku yang pemalu. Nanoy (Babe Cabiita), perantau bangkotan yang berulang kali tinggal kelas. Dan Ellie (Sheryl Sheinafia), cewek yang darah seninya terlalu kental hingga dianggap aneh. Mereka adalah empat sahabat yang berbagi nasib sama di sebuah SMA. Orang-orang yang tersisihkan dan tidak dianggap.

Terinspirasi dari sukses S.O.L – Sandro X (Ernest Prakasa), Oscar (Young Lex), Lola (Han Yoo Ra), trio YouTubers sukses yang juga dulunya cupu dan sering jadi korban bully, kuartet ini bertekad mengubah nasib dengan cara menjadi terkenal melalui Youtube. Tapi ternyata perjuangannya tidak mudah, dan persahabatan mereka malah terpecah.
Apakah mereka akan berhasil mengubah nasib? Apakah persahabatan mereka akan bertahan melewati ujian ini?

Saksikan THE UNDERDOGS Karna Sahabat adalah Hebat, drama komedi yang tayang serempak 16 Agustus 2017

(Sumiyati)


Top