?> Mondelez International Luncurkan lnovasi Terbaru Cadbury 5 star di Indonesia

Mondelez International Luncurkan lnovasi Terbaru Cadbury 5 star di Indonesia

Redaksi


Jakarta, FokusIndonesia.com - Hari ini, Mondelez International, memperkenalkan inovasi terbaru cokelat pada segmen countline (cokelat isian krispi) pertarnanya di Indonesia yaitu Cadbury 5 Star. Produk ini diluncurkan untuk memenuhi selera masyarakat masa kini terhadap camilan yang kaya akan rasa dan tekstur dalam satu kemasan. Kekayaan rasa Cadbury 5 Star yang berasal dari perpaduan kelembutan cokelat susu isi karamel, krim, dan kerenyahan bulir biskuit ini hadir untuk menemanl momen bahagia masyarakat dalam setiap gigrtannya dan menghanyutkan diri mereka ke dalam sensasi rasa dan tekstur yang kaya.

Sachin Prasad selaku Presiden Direktur Mondelez Indonesia menjelaskan "Cokelat berkembang menjadi salah satu camilan favorit pilihan di Indonesia dengan pangsa pasar mencapai USD 776 juta atau sekitar 10 mliun rupiah yang memposisikannya menjadi kategori camilan terbesar ke-empat setelah biskuit, pastry, dan permen. Cadbury 5 Star merupakan segmen cokelat countiine pertama kami di Indonesia, yang diluncurkan untuk membesarkan kategori cokelat di negeri ini."

Cadbury 5 Star dlkembangkan dengan memperhatikan tren selera konsumen masa kini yang menginginkan perpaduan rasa dan tekstur yang kaya dalam satu kemasan. Hadir dalam 2 ukuran yaitu 15 dan 45 gram, peluncuran Cadbury 5 Star di Indonesia didukung oleh kampanye #RasanyaBisaHanyutkanDiri yang menginspirasi konsumen untuk hanyut dalam sensasi petualangan rasa dan tekstur yang kaya.

"Cadbury 5 Star adalah sebuah brand global yang menghadirkan petualangan rasa yang seru untuk memenuhi kebutuhan konsumen masa kini yang menyukaisensasi rasa dan tekstur yang kaya, perpaduan rasa cokelat susu, karamel, dan biskuit dalam satu kemasan, yang rasanya bisa hanyutkan diri membuat konsumen bersemangat dalam menjalani aktivitas dan kesibukan sehari-hari", ujar Dini Anggraeni, Brand Manager Chocolate, Mondelez Indonesia. Lebih Lanjut ia menambahkan bahwa saat ini konsumen cenderung menganggap bahwa makanan adalah bentuk pengalaman yang memberikan sensasi tersendiri

Ajeng Raviando, pakar psikologi, membenarkan, "Saat ini, dengan adanya pengaruh sosial media dar digital yang sangat besar, membuat masyarakat, utamanya di Indonesia menjadi lebih terbuka akan informasi dan juga lebih ekspresif dalam mengekspres kan dirinya. Keterbukaan informasi immembua masyarakat lebih penasaran dan lebih berani untuk mencoba segala hal, juga dalam mencoba makanai atau camilan baru." Lebih lanjut Ajeng Rawando juga menyampaikan bahwa makanan telah menial sarana masyarakat dalam mengekspresikan diri. (Sum)

Top