?> Frozen Ambil Bagian Dalam Pengerjaan Film Lolai Cinta Di Atas Awan

Frozen Ambil Bagian Dalam Pengerjaan Film Lolai Cinta Di Atas Awan

Redaksi



FokusIndonesia.com - PT Singa Mas Indonesia (SMI) anak perusahaan Charoen Pokphand salah satu produknya adalah Frozen, ikut ambil bagian dalam pengerjaan film ini, sebagaimana diketahui produk air mineral ini sudah di ekspor ke Papua New Guini dan di Indonesia sendiri sudah masuk ke HoReCa. “Kami telah mensupport beberapa kegiatan olahraga terutama futsal dan sepakbola.

Tahun 2018 ini Frozen masuk ke ranah film. Kenapa Film, karena Frozen ditujukan untuk remaja dewasa usia 17 hingga 35 tahun”, ungkap Santo Kadarusman selaku PR Marketing PT Singa Mas Indonesia dalam keterangan persnya saat peresmian Trailer Film ini.

Lanjut Santo, Frozen air mineral dalam kemasan telah melalui proses penyaringan alami, tiap tetesnya disterilkan denga ozon injeksi serta teknologi ultra filtrasi, sambil mempertahankan keseimbangan mineral. “Besar harapan kami semoga Film ini dapat diterima oleh masyarakat Indonesia dan menjadi pilihan tontonan menarik bagi keluarga”.

Seperti diketahui bahwa industri perfilman tanah air berkembang pesat, hal tersebut terbukti dengan lahirnya deretan karya-karya film yang banyak diminati oleh para penikmat film di Indonesia, bahkan hal ini juga mendorong perfilman yang ada di Sulawesi Selatan pada umumnya dan kotaMakassar pada khususnya.

Pada tahun 2017 kemarin sejumlah film yang diproduksi berhasil mendapat animo penonton yang luar biasa. Hal ini juga ikut mendorong lahirnya film-film baru. Dan di awal tahun 2018, salah satu pembuat film berlabel Timur Pictures mempersembahkan sebuah film berjudul Lolai Cinta di atas Awan.

Peluncuran trailer film Lolai Cinta di Atas Awan, dilaksanakan di Makassar. Film yang disutradarai Andrew Parinussa ini merupakan film drama keluarga yang berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Tara (Maizura) seorang penulis remaja dengan karyanya yang sedang populer, sayangnya ditengah popularitasnya sebagai penulis Tara harus kehilangan ayahnya. Hal inilah membuatnya bersedih sehingga tidak konsen pada popularitas dakarya tulisnya. Tara dalam kesedihannya dekat dengan seorang penyiar radiobernama Rizcky de Keizer memiliki perasaan terhadap Tara. Namun di usia Tara yang menginjak 17 tahun sebuah kenyataan pahit menjadi pukulan berat dalam kehidupan masa remajanya, karena ayah yang sangat disayanginya ternyata bukanlah ayah kandungnya. Hal ini membuatnya sangat sedih dan diterpa kecewa hingga membuatnya pergi untuk mencari ayahnya di tanah Lolai Negeri di Atas Awan Toraja Utara.

Produser Andi Buhanuddin Hamzah menambahkan, dalam film Lolai Cinta di Atas Awan ini, menghadirkan seratus persen talent lokal seperti Maizura yang dikenal sebagai seorang penyanyi berbakat di Makassar yang berperan sebagai Tara, Dr. Syariar Tato berperan sebagai ayah Tara, Rizcky De Keizer dan beberapa pemeran lainnya.

“Film Lolai Cinta di Atas Awan, merupakan film keluarga yang digarap tidak hanya untuk mewarnai perfilman tanah air, melainkan juga mengangkat budaya dan sektor pariwisata yang ada di Sulawesi Selatan yakni Lolai negeri di Atas Awan. Kami melakukan syuting diToraja Utara dan Makassar.

Harapan Santo, melalui film Lolai Cinta di Atas Awan ini, “ Frozen air mineral semakin dikenal di Makassar SulSel dan diseluruh Indonesia karena film ini akan tayang ke seluruh Indonesia”.

Bagi yang berniat untuk membeli dan menjual kembali, informasi mengenaiFrozen air mineral, bisa dilihat di website : www.singamasindonesia.co.idatau facebook singamasindonesia atau email ke : marketingsmi@cp.co.idtutup, Santo

Top