?> Film Budaya Bugis-Makassar "Silariang" Siap Tayang di Bioskop

Film Budaya Bugis-Makassar "Silariang" Siap Tayang di Bioskop

Redaksi



Jakarta, FokusIndonesia.com - Artis peran Bisma Karisma mengaku banyak belajar banyak mengenai budaya Makassar melalui film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui yang ia bintangi.

"Senang bisa berpartisipasi dan mendapatkan peran sebagai Yusuf. Saya jadi banyak mengenal budaya Makassar, saya kan Sunda," kata Bisma dalam wawancara di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018).

Bisma berperan sebagai Yusuf, pemuda Makassar yang berprofesi sebagai seorang jurnalis. Untuk peran ini Bisma dituntut menguasai dialek Makassar.

"Saya belajar seminggu, ada coach, tapi coach-nya bukan orang Makassar juga, jadi itu tantangannya," kata dia.

Silariang mengisahkan tentang dua cinta yang tidak direstui oleh orangtua. Cerita itu, kata Bisma, yang membuatnya tertarik menerima tawaran bermain film arahan sutradara Wisnu Adi.

"Ini film dengan budaya sangat kental dam related sama anak muda. Saya pengin cobain bisa enggak sih saya tantang diri saya sendiri. Cerita ini mencerminkan anak muda zaman sekarang juga," kata Bisma

Selain Bisma, film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui juga melibatkan Andania Suri, Dewi Irawan, dan sederet pemain lokal Makassar.

"Silariang : Cinta Yang (Tak) Direstui" merupakan film nasional yang diproduksi oleh Inipasti Communika dan Indonesia Sinema Persada. Sedangkan Wisnu Adi didapuk untuk menyutradarai film ini, yang naskah ceritanya dibuat oleh Oka Aurora.

Inipasti Communika dan Indonesia Sinema Persada mempersembahkan film "Silariang : Cinta Yang (Tak) Direstui" yang mengisahkan sebuah potret tentang cinta, adat dan hubungan orang tua, dengan latar belakang keindahan panorama Makassar dan Rammang Rammang sebuah lokasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan.

Indonesia yang terdiri dari banyak budaya, memiliki banyak cerita yang tak pernah habis untuk diangkat ke layar lebar. Pengolahan cerita yang menarik dipadupadankan dengan keindahan alam dan juga keindahan (ciri khas) pakaian dan bangunan. Apresiasi patut diberikan pada sineas-sineas Sulawesi Selatan, yang terus mengangkat cerita budayanya

Film "Silariang "Cinta Yang (Tak) Direstui" sama dia, ndak ku restui ko. Jammo ko tanya kenapa. Ancaman dari Puang Rabiah (Dewi Irawan), terasa seperti palu godam yang menghujam ke hati Zulaikha (Andania Suri). Ia tahu bahwa hubungannya dengan Yusuf (Bisma Karisma) yang telah terjalin selama bertahun-tahun tak akan bisa mendapatkan restu dari ibunya.

Bahkan ketika Pak Dirham (Muhary Wahyu Nurba), ayah Yusuf mengutus adiknya untuk memberitahukan niat baik dari keluarganya, tetap saja permintaan itu ditolak. Puang Ridwan (Sese Lawing) bahkan tampak pongah ketika menolak dengan halus keinginan dari mereka untuk mempersatukan kedua keluarga.

Yusuf kebingungan. Zulaikha juga mulai patah arang. Zulfi (Cipta Perdana), kakak Zulaikha, juga tak punya kuasa apa-apa untuk melawan titah ibunya. Maka jalan pintas ditempuh oleh Yusuf dan Zulaikha. Dan kali ini mereka tak hanya melawan keluarganya, namun sekaligus pula melawan adat yang terasa mengungkung mereka.

Tapi benarkah "Silariang" adalah jalan terbaik untuk menyatukan cinta mereka? Ketika sebuah tindakan menghadirkan beragam masalah dalam hidup Yusuf dan Zulaikha, mampukah mereka mengatasinya?

Film Silariang akan tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air pada 18 Januari 2018.

(Sumiyati)

Top