Sebelum Iblis Menjemput: Rilis Trailer Terbaru Karya Sutradara Timo Tjahjanto

Redaksi

Dia akan datang!
Saat ia datang, tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...

Jakarta, Fokus Indonesia.com - Tayang tanggal 9 Agustus 2018. Suatu film horor yang beda dari yang sebelum-sebelumnya. Beda dari segi skenarionya enggak ketebak arah ceritanya. Timo sangat hati-hati supaya flow film utuh," ujar produser Wicky V. Olindo saat konferensi pers diXXI Plaza Senayan Jakarta, Selasa (10/7).

Wicky mengatakan, semua pemain termasuk aktor pendatang baru Samo Rafael dituntut untuk memainkan peran dengan tingkat akting berbeda Mereka dipaksa keluar dari zona nyamannya.

"Semua dituntut memainkan peran dengan tingkat akting sangat berbeda. Keluar dari zona nyaman. Mereka dipaksa main dengan karakter yang belum pernah mereka mainkan," tutur dia.

Dua kalimat di atas sangat pas untuk menggambarkan seberapa mencekam film Sebelum Iblis Menjemput. Film karya sutradara Timo Tjahjanto ini juga menawarkan seberapa menakutkannya iblis melakukan teror.

Namun esensi film Sebelum Iblis Menjemput tidak melulu berbicara tentang teror iblis terhadap manusia. Kejadian horor di film Sebelum Iblis Menjemput justru Iebih banyak berupa teror mental bagi penontonnya.

Menyaksikan trailer Sebelum Iblis Menjemput, apabila dijadikan satu dengan teaser awal yang dirilis sebelumnya, jelas tergambarkan melalui sejumlah rangkaian teror yang dihadirkan Timo Tjahjanto di film karya penyutradaraanya ketujuh ini. Bahwa horor adalah kekuatan dari kengerian yang diciptakan sang sutradara.

Kalau melihat secara utuh teror sang iblis, sebenarnya juga bagian metafora yang menjadi semangat film Sebelum Iblis Menjemput. Bahwa sesungguhnya selalu ada sifat jahat (iblis) dalam diri manusia. Iblis adalah representasi dari
kejahatan manusia itu sendiri. Ia bisa melakukan teror hingga membunuh manusia lain.

Sebelum Iblis Menjemput kaya akan teror sekaligus misteri. Kualitas dan totalitas peran Chelsea Islan sungguh sangat menawan. Kerja keras Pevita Pearce sampai harus beradegan mandi lumpur di udara yang dingin menusuk. Melalui Sebelum Iblis Menjemput, Chelsea maupun Pevita ingin membuktikan bahwa Film horor juga membutuhkan kualitas peran dan totalitas para pemainnya. Keduanya menyerahkan penilaiannya kepada penonton nanti saat film Sebelum Iblis Menjemput dirilis.

Selain ada Chelsea Islan dan Pevita Pearce di dalam trailer juga terlihat ada Ray Sahetapy, Karina Suwandi, dan Samo Rafael. Seperti apa karakter dan peran mereka di film ini, akan terlihat sedikit pada potongan adegan Sebelum Iblis Menjemput.

Tapi saat ini, silakan menikmati dulu trailer terbaru Sebelum Iblis Menjemput. Silakan nikmati teror kematian dan misteri cerita. Tlmo Tjahjanto mengaku bahwa ia ingin menarik penonton ke bioskop dan berharap bahwa Sebelum Iblis Menjemput bisa menjadi standar pencapaian bagi sutradara sebagai film horor mencekam, namun tetap menghibur tentunya.

Sinopsis
Sebelum Iblis Menjemput (SIM) bercerita tentang seorang perempuan muda, ALFIE (ZO-an), dengan hidup yang kelam. Ibunya, INTAN (50-an), meninggal secara mlsterius. Sang ayah, LESMANA (so-an), menikahi perempuan muda, LAKSMI (40-an), yang sudah memiliki dua orang anak, Maya dan RUBEN (20-an).

Memiliki hubungan renggang dengan ayahnya, Alfie baru mengetahul bahwa Lesmana telah jatuh bangkrut dan sekarat dengan penyakit. yang tidak wajar. Ingin mengetahui yang sebenarnya terjadi, Alfie mengunjungi tempat yang selalu Lesmana datangi sebelum jatuh sakit. Vila penuh kenangan peninggalan keluarga Alfie ketika masih utuh.

Ia bertemu Laksmi dan anak-anaknya. Alfie menerima reaksi yang berbeda dari mereka. Laksmi ingin mempertahankan kehidupan nyaman, sementara Maya menyalahkan Alfie atas kemalangan mereka, dan Ruben hanya ingin mengatasi keadaan yang sedang mereka hadapi -serangakain aksi yang perlahan memberikan jawaban mengenal Lesmana.

Penasaran dengan Film Sebelum Iblis Menjemput saksikan di bioskop mulai 9 Agustus 2018.
(Sumiyati)



Top
Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/public_html/fokusindonesia.com/media1_baru.php on line 487