PENGUNGKAPAN KASUS PENYEKAPAN DAN PENGANIAYAAN OLEH UNIT RESKRIM POLSEK KAWASAN SUNDA KELAPA

Redaksi



Jakarta, Fokusindonesia.com - Pengungkapan kasus Penyekapan (perampasan kemerdekaan) dan Penganiayaan oleh Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU IKROM BAIHAKI, SH.

*A. DASAR :*
Laporan Polisi tanggal 5 Juli 2019.

*B. PERKARA :*
Tindak Pidana Penyekapan (perampasan kemerdekaan) dan Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 333 KUHP dan 351 KUHP.

*C WAKTU dan TKP :*
Hari Kamis tgl 4 Juli 2019 pukul 22.00 wib sd hari Jumat tgl 5 Juli 2019 pukul 07.00 wib di dalam sebuah warung Mie Ayam TPI Pelabuhan Muara Angke.

*D. TERSANGKA/PELAKU :*
Nama : Muh. MANGKU, laki laki, Islam, serang 2 feb 1978, swasta, alamat Muara Angke Kel. Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

*E. KORBAN*
Nama : FARIDI, laki laki, Islam, WNI, swasta alamat Tegal

*F. SAKSI-SAKSI :*
1. Pelapor/korban Sdr. FARIDI.
2. Sdr Johan

*G. BARANG BUKTI :*
- 1 Bh potongan besi utk memukul korban
- Potongan tali utk mengikat korban.

*KRONOLOGIS KEJADIAN*
Peristiwa tsb diawali dgn adanya hub kerja antara korban dan pengurus kapal, dimana korban bermaksud bekerja sbg ABK di kapal sesuai kesepakatan korban di beri uang talangan oleh kapten kapal sebesar 4,5 jt rupiah utk modal berlayar namun tiba pada saat kapal akan berlayar, korban tidak muncul sampai kapal berangkat, dan korban baru tiba setelah kapal berangkat atas perbuatan korban tsb, pihak pengurus kapal atas nama johan bermaksud meminta kembali uang yg sdh diterima oleh korban dgn menyuruh Tersangka mencari dan menagihnya..

Korban berhasil ditemui tersangka dan ditagih utk mengganti uang yg sdh diterima, namun korban saat itu tdak dapat memberikan krn sdh diserahkan ke keluarga di kampung,,atas kejadian tsb, tersangka mengambil tindakan dgn menyekap korban di sebuah warung mie ayam TPI dgn cara mengikat kaki dan tangan korban dgn tali kepagar besi dgn posisi korban duduk diatas bangku kayu dan menghubungi keluarga korban agar mengganti uang jika korban mau dilepas.
Selama disekap korban dianiaya tersangka dgn cara di pukul dgn tangan kosong dan dgn alat berupa pipa besi agr bisa mengganti uang hingga korban mengalami luka dan sakit di bbrp bagian tubuhnya..

Korban berhasil kabur setelah ada org yg tdk dikenal korban membantu melepaskan ikatan talinya tanpa sepengetahuan Tsk pd hari jumat tgl 5 Juli 2019 pagi hari, selanjutnya korban langsung melapor ke Polsek Sunda Kelapa atas dasar laporan korban, kemudian Pers Unit Reskrim Sek Saka bergerak dan berhasil mengamankan Tersangka guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.(Red)

Top