Bakamla RI Siapkan Langkah Strategis Penanganan Covid-19 di Laut

Redaksi


Fokusindonesia.com, Jakarta, Senin 29 Juni 2020 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard),--- Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dalam penanganan Covid-19 di laut telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam penanganannya. Di antara beberapa rencana kerja ada yang tergolong prioritas sesuai dengan peran dan fungsi Bakamla RI.

Terkait hal tersebut Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S. Irawan, M.M., menghadiri undangan Komisi I DPR RI dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja (Panja) Ketahanan Nasional untuk Mengatasi Dampak Virus Corona di ruang rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/20).

Dalam pemaparannya di hadapan anggota Komisi I DPR yang dipimpin oleh Meutya Viada Hafid, Laksda Bakamla S. Irawan mengutarakan langkah strategis penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di laut.

Sebelum menjelaskan langkah strategis penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di laut diutarakan, Laksda Bakamla S. Irawan terlebih dahulu membeberkan dampak jangka panjang yang ditimbulkan akibat dari virus corona.

Pertama, dampak pada keamanan laut, diperkirakan akan ada peningkatan gangguan keamanan dan tindakan kriminal di laut antara lain : perompakan, penyelundupan, pencurian, perdagangan narkoba dan lain-lain.

Kedua, dampak pada ekonomi, hal ini terjadi oleh karena terganggunya distribusi kebutuhan bahan pokok karena penutupan pelabuhan dan pembatasan akses melalui laut.

Ketiga, dampak pada masyarakat, seringnya interaksi antara ABK kapal yang sebagian diantaranya pekerja migran yang rentan terinfeksi dengan masyarakat pesisir, berpotensi memperluas dan mempercepat penyebaran covid-19 kepada masyarakat lainnya.

“Untuk penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, langkah strategis yang diambil Bakamla RI adalah menyusun panduan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di laut, melakukan pemetaan potensi masuk dan penyebaran Covid-19 di laut, melaksanakan pemantauan dan monitoring secara ketat angka penyebaran Covid-19 di laut, meningkatkan sinergitas dan koordinasi secara ketat dengan aparat kamla lainnya dalam rangka tindakan preventif, berupa kegiatan operasi atau patroli guna mengantisipasi keluar masuk WNI dan WNA melalui jalur laut, dan terakhir melakukan pembinaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat nelayan pesisir akan pentingnya mematuhi protokol Covid-19,” jelas Laksda Bakamla S. Irawan.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Ketahanan Nasional untuk Mengatasi Dampak Virus Corona Komisi I DPR RI juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara (BIN), Sestama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Sestama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), dan Deputi Bidang Sistem Nasional Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas).

Kedatangan Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S. Irawan didampingi oleh Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla NS. Embun, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, SE., M.Si., Kepala Unit Penindakan Hukum (UPH) Kolonel Bakamla Iman Wahyudi, dan Kepala Bagian Perencanaan Kolonel Bakamla Agus Supriadi, SE. ***

Top