PT.AMERTA INDAH OTSUKA Adakan Webinar Bertema "Menebar Kebaikan Melalui Tulisan"

Redaksi

Dr.Rimbawan Pakar Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB)



Fokusindonesia.com, Jakarta - Manfaat kedelai untuk kesehatan tubuh, Kacang Kedelai ini cukup populer di Indonesia. Kedelai banyak dijual di pasaran. Kacang kedelai bisa diolah menjadi makanan maupun minuman seperti tempe, tahu, tepung, hingga susu kedelai. Jenis kacang ini merupakan sumber protein, serat, dan isoflavon.

Kacang kedelai juga mengandung nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti menjaga kekuatan tulang, menurunkan berat badan, dan mengobati berbagai jenis penyakit.

Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensial. Manfaat kedelai ditemukan di negara-negara seperti China dan Jepang. Di sana masyarakatnya lebih kecil terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara, dan kelenjar prostat.

Kacang kedelai memiliki kandungan senyawa yang disebut isoflavon yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kecantikan. Antioksidan berfungsi untuk memperbaiki sel dan mencegah dampak radikal bebas.

Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University Dr Rimbawan memaparkan sejumlah kebaikan atau manfaat dari kedelai bagi kesehatan bila dikonsumsi dengan baik.

"Kacang Kedelai memang mengandung karbohidrat, serat, lemak dan asam lemak dan tentunya protein," kata Dr.Rimbawan yang merupakan Pakar Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) pada program Webinar PT.AMERTA INDAH OTSUKA yang bertemakan "Menebar Kebaikan Melalui Tulisan", Senin (21/9/20)

Menjelaskan kandungan protein dalam kedelai tergolong cukup tinggi, yakni 16,6 gram, karbohidrat 9,9 gram, serat enam gram, lemak sembilan gram dan lain sebagainya.

Dr Rimbawan menambahkan kedelai yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak tersebut bila dikonsumsi tidak akan cepat menaikkan kadar gula seseorang.

"Istilahnya kita sebut mempunyai indeks glikemik yang sangat rendah," kata Ketua Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University tersebut.

Oleh sebab itu, orang yang tergolong sering mengonsumsi kedelai diharapkan kadar gula darahnya tidak cepat naik sehingga membantu kesehatannya.

Menurut dia, apabila kadar gula darah tidak cepat naik, maka hal tersebut juga berimbas pada pengendalian berat badan seseorang."Kalau kadar glukosa tidak naik dengan cepat, kita akan merasakan lebih lama dan tidak ingin cepat makan," tuturnya.

Bagi individu yang mengalami masalah dengan berat badan atau termasuk kategori obesitas, katanya, maka mengonsumsi kedelai merupakan salah satu solusi.

Dr Rimbawan mengatakan kedelai memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan, di antaranya molybdenum berfungsi sebagai kofaktor beberapa jenis enzim penting. Kandungan lainnya adalah Vitamin K1 berperan penting dalam pembekuan darah."Ujarnya

Kacang kedelai mengandung folate/B9 zat gizi penting yang memiliki beberapa fungsi pada tubuh dan berperan penting selama kehamilan. Tidak hanya itu, dalam kedelai juga terkandung senyawa lain, yaitu isoflavones yang berperan sebagai antioksidan yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.(Sum)

Top