Connect with us

TNI AD

848 Catar Mengikuti Tes kesegaran jasmani mani (Garjas )

Published

on

Fokusindonesia.com, JAKARTA, – Sebanyak 848 peserta seleksi Calon Taruna ( Catar) mengikuti tes Kesamaptaan Jasmani di lapangan Mako Brigif 1 Kalisari jalan Raya Bogor Jakarta Timur Rabu (29/5/24)

Peserta yang terdiri
212 kelompok peserta yang dilaksanakan selama 4 hari sejak tanggal (25/5) yang mengikuti tes fisik Garjas diantaranya.(a)  Lari dengan waktu 12 menit
kemudian kesegarannya (b)
Full up waktunya 1 menit lanjut ke sit up waktu 1 menit lanjut lagi ke push up 1 menit ditambah shutteran itu lari angka 3 lari angka 8 3 kali setelah itu postur terakhir ketangkasan renang 25 meter dengan gaya bebas

Irjen TNI Laksdya TNI Dadi Hartanto menyampaikan,dirinya
bersama dengan Calon taruna yang mengikuti kegiatan ini.dirinya
berkesempatan untuk memberikan sebuah motivasi langsung kepada para Catar yang tergabung mengikuti tes tersebut.

“saya mengajak Calon taruna (Catar ) yang kebetulan sedang mengikuti
untuk memberikan motivasi langsung kepada para peserta seleksi Calon Taruna untuk berkesepatan mengikuti Jasmani dagar mereka mendapat suntikan semangat untuk memberikan seluruh kemampuannya agar mendapatkan hasil yang terbaik dari tes tersebut”, ujar nya

Hal Senada disampaikan ,Kajasdam jaya Kolonel inf, Ardianto.
Dalam Penerimaan calon taruna ini Panitia Seleksi menjalankan tugasnya sesuai dengan Prinsip Transparan, Akuntabel, dan Humanis yang nantinya bisa mencetak generasi taruna yang kuat, tangguh, dan Prima dalam melakukan pengabdian melayani masyarakat.ucap Kolonel Ardianto.

Pihaknya berharap kedepan
dapat melahirkan Taruna yang memiliki kondisi yang Prima. tungkasnya (Egi)


Kirim dari Fast Notepad

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TNI AD

Baterai Tempur Budhi Raih Kemenangan di Lomba HTF HUT Armed

Published

on

By

Nomor : SP-219/VI/2024/Pen

Jakarta. Lomba Halang Rintang Tempur (HTF) dalam rangka perayaan HUT Armed kali ini dianggap sebagai salah satu materi yang paling menantang. Para peserta harus menempuh jarak sekitar 4 km untuk mencapai garis finis, melewati berbagai medan yang bervariasi, termasuk tanjakan, turunan, ketinggian, parit, jalan beraspal, dan jalan setapak.

Sepanjang rute tersebut, peserta juga harus menghadapi tujuh rintangan yang telah disiapkan oleh panitia. Rintangan tersebut meliputi Naik Tali, Jaring Pendarat, Rayapan Tali Satu, Turun Hesti, Naik Togel, Bongkar Pasang Senjata, dan Santi Aji. Setiap peserta dituntut untuk menunjukkan ketangguhan fisik dan mental dalam melewati rintangan ini.

Lomba HTF kali ini dilaksanakan dengan sangat meriah. Antusiasme peserta dari setiap Baterai menjadikan perayaan HUT Armed penuh semangat. Persaingan yang ketat di antara para peserta membuat acara semakin seru dan menarik.

Dari rintangan yang dihadapi, urutan kemenangan diraih oleh Baterai Tempur Budhi. Prestasi ini menjadi bukti kerja keras dan semangat juang yang tinggi dari para anggota Baterai Tempur Budhi. Perayaan HUT Armed tahun ini pun menjadi momen yang tak terlupakan bagi semua peserta dan penonton. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.

Continue Reading

TNI AD

Minggu Kasih di hari penuh Berkah, Satgas Yonif 323 Kostrad Bagikan Bubur

Published

on

By

Nomor : SP-218/VI/2024/Pen

Jakarta. Setelah melaksanakan ibadah bersama di Gereja, Sebagai bentuk kepedulian Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih Bagikan bubur kacang hijau gratis untuk seluruh jemaat Yang hadir di Gereja Klasis Kingmi Ilaga Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu (24/06/2024).

Demikian dikatakan Pasi ter Satgas Letda Chk Dani mengatakan bahwa personel Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih melaksanakan ibadah bersama masyarakat dan membagikan bubur Kacang hijau selepas Ibadah.

“Sekalipun dalam kondisi keterbatasan, namun tidak jadi penghalang untuk kami membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah penugasan ini,” ungkap Pasiter

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan kami dengan warga Kampung Kago,” tambah Pasiter

Disisi lain Bapak Gembala Gereja, Bapak Matias mengucapkan terima kasih kepada personel Pos Satgas Yonif 323 Buaya Putih atas adanya kegiatan ini, “Terima kasih bapak TNI, kehadiran TNI kami rasakan telah membawa perubahan positif baik keamanan dan kondisi sosial masyarakat, terlihat saat ini,” ucapnya. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.

Continue Reading

TNI AD

Pdt Johanes Gagas Gerakan Imanuel untuk Kemajuan Distrik Mbua

Published

on

By

Nomor : SP-217/VI/2024/Pen

Jakarta. Bapak Pendeta Johanes, tokoh penggagas dan pemelopor gerakan “Imanuel” di Distrik Mbua, kembali menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat. Gerakan yang diberi nama “Imanuel”, yang berarti “Tuhan beserta kita seluruh masyarakat Distrik Mbua”, mengandung makna dan pengharapan besar bagi kemajuan distrik ini. Minggu (23/06/2024).

Pendeta Johanes, bersama Prajurit Lintas Udara 432/WSJ dan berbagai elemen masyarakat, telah bahu membahu mewujudkan program-program yang mencakup berbagai bidang. Program-program tersebut meliputi kesehatan dengan “Bapa Keling”, pangan dengan “GO SPP”, ekonomi dengan “ROSITA”, pendidikan dengan “Gubuk Baca”, dan agama dengan “Minggu Kasih”. Semua program ini telah berjalan konsisten dan menciptakan kondisi yang sejuk di Distrik Mbua.

Selain itu, upaya di bidang keamanan juga dilakukan oleh Pdt Johanes bersama prajurit Lintas Udara 432. Mereka melakukan sweeping di jalur perlintasan untuk mencegah peredaran miras yang meresahkan tokoh agama dan masyarakat, serta memastikan pengamanan kegiatan gereja dan bakti sosial.

Rasa cinta masyarakat Mbua kepada prajurit Lintas Udara 432 disampaikan langsung oleh Pdt Johanes dalam khotbah ibadah Minggu (23/06/2024).

“Makna dalam kata Garam dan Terang Dunia merupakan sebuah perumpamaan yang diajarkan oleh Tuhan. Sebagaimana kita manusia harus bisa menjadi garam yang baik, artinya kita harus memberi rasa berupa pengaruh yang baik bagi sesama dan lingkungan. Hal itulah yang mampu dilakukan oleh Bapak Ridolof dan teman-teman dari Kostrad yang bisa menjadi garam dan membawa terang di Distrik Mbua,” ungkapnya dengan air mata haru dan penuh harapan.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Pdt Johanes dan Prajurit Lintas Udara 432, Distrik Mbua terus bergerak menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.

Continue Reading

Trending