Connect with us

Musik

Amo Baby Series Album DVD, Pro M dan Formula Pictures Bekerjasama dengan Richeese Factoory Indonesia

Published

on

Fokusindonesia.com, Jakarta – Amo Baby Series album DVD, Pro M dan Formula Pictures bekerjasama dengan Richeese Factory Indonesia, Lauching Album DVD di Recheees Factory Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Desember 2023.

Amo Baby Series merupakan serial Musik Video edukasi anak Indonesia yang dibuat oleh G Studios Company, sister company dari Nabati Group. Amo Baby terdiri dari kumpulan cerita pendidikan sederhana dalam kemasan lagu anak-anak, yang dinyanyikan oleh suara AI (artificial intelligence).

Amo mengacu pada “cinta” dalam bahasa Italia, karena Cinta adalah esensi Kehidupan kita. Cinta menyentuh setiap aspek dalam hidup kita, pendaran semangat dalam setiap bidang kehidupan kita, Amo juga merupakan alfabet karakter dari nama Aroha, Mochi, Olga. Karakter Serial Amo Baby ini tediri dari total 8 karakter, dengan peran utamanya Bernama Lily.

Director Formula Ficture Rino mengatakan dipercayakan untuk memberi kesempatan bisa berpartisipasi, sehingga kita bisa merealisasikan program DVD Amo Baby. “Kita harapkan berjalan dengan lancar baik dan penjualan kita bisa lebih besar,” kata dia di Recheees Factory Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Desember 2023.

“Jadi memang ini Perjalanan yang sangat panjang, sudah hampir setahun lebih kita melakukan visitalisasi studio di sini, yang tadinya mungkin ga mungkin. Pergantian apa yang akan pertama kita luncurkan itu memang benar-benar kita bikin visitabilassasi study, memang perjalanan ini tuh enggak mudah untuk rilis pertama ini. Amo Baby di pilih untuk pertama kali ini memang karena Richeese Factory dikenal sebagai makanan remaja dan dewasa, nah kita mau memperkenalkan bukan hanya orang remaja yang bisa makan di sini. Jadi Richeese Factory bawa family ini bisa, bawa baby jadi kita luncurkan amo baby, ayo family bisa banget kalau bawa keluarga,” kata dia

Pengamat film Yan Widjaya mengatakan Amo Baby, dari bahasa Italia artinya cinta balita. “Karena album ini dikhususkan untuk balita di bawah 5 tahun, saya ingin mengusulkan Bagaimana kalau ada lagunya dalam Bahasa Indonesia atau ada subtitle bahasa Indonesia,” ujar dia di lokasi yang sama.

Creative Director G Studio Mariska mengatakan 10 lagu yang menceritakan kemandirian seorang balita. “Proses pembuatannya mulai dari 8 bulan yang lalu, pemilihan karakternya yang pas, ada backgroundnya ada rumahnya, pembuatan musik itu mungkin di 5 bulan jadi total sekitar 8 bulan pembuatannya,” ucapnya.

Aktris, musisi dan penyanyi Ardina Rasti menututurkan sekarang selain aku masih sibuk di film adalah jadi ibu untuk kedua anakku yang kebetulan umur yang baru aja 5 tahun di bulan inj dan yang kedua 2,5 tahun. “Jadi memang menginfokus satu adalah memberi edukasi yang sangat fun untuk anak-anak, sehingga mereka edukasinya masuk kebahagiaannya sebagai anak-anak balita tetap bertemu, apalagi kolaborasinya dengan Richeese Factory yang mudah dicintai oleh orang Indonesia itu kayaknya Kombinasi yang oke banget makanya aku happy banget bisa ke sini ingin kenalan dengan personil Baby, pulang bisa langsung cerita ke anak-anakku,” ujarnya.

Unsur pendidikan atau unsur edukasi itu nomor satu, jadi terkadang ada orang yang tidak boleh ada screen time anak-anak tidak bagus menongon terus menerus. “Tapi kalau kita bisa batasi waktunya dan kita pilih tontonan yang tepat itu sebenarnya salah satu sumber edukasi terbaik, karena kedua anakku sendiri paling cepat untuk bisa bahasa Inggris dibanding kita ajarkan secara lisan karena masih balita juga anakku baru saja 5 tahun dan 2,5 tahun jadi mereka mencontoh gitu,” kata dia.

“Gimana anak-anak bisa menjadi anak-anak dan menikmati karena yang menyenangkan pada saat kita di masa kecil adalah lagu-lagu musik yang memiliki kita rangkai, jadi aku senang banget ada Amo baby yang bisa menemani anak-anak kita saat ini,” tuturnya.

Public Relations Digital Marketing, Jaka mengatakan Richeese Factory sudah hadir di Indonesia selama 12 tahun berdiri dari tahun, 8 Februari 2011 dan ini pertama kalinya kami bekerja sama untuk bisa merealisasikan penjualan dari paket DVD musik, “Kami sangat senang sekali juga bisa menetapkan untuk kerjasama-kerjasama ke depannya yang mungkin bisa berubah kolaborasi yang lebih bagus ke depannya,” kata dia.

“Sudah lama dan kami sangat senang bisa ber partnership dengan Richeese studio sudah menghadirkan di Indonesia dan terima kasih studio sudah memilih Richeese Factory menjadi kontributor pertama,” ujar Jaka di lokasi yang sama.

Tentu persiapan merealisasikan di video ini bisa dipasarkan kepada masyarakat, “jadi ini sudah mulai dijual di Jabodetabek dan toko online. Pembelian DVD ini bisa dengan paket combo reechese dan di jual secara terpisah, untuk harganya sangat terjangkau,” kata dia.

DVD Amo Baby bisa didapatkan dengan membeli Paket Combo Amo Baby di Richeese Factory. Dalam 1 DVD berisi 10 Music Video dengan judul If You Happy, Hello Hello, Drawing, Let’s Eat, How to Put on Shirt, Sharing, Veggie and Fruits, Wash Your Hands, Twinkle Night, Brush Your Teeth.

Sebagai Informasi, Misinya adalah agar Anak-anak dapat dibimbing dalam pengalaman eksplorasi dan pembelajaran pertama mereka mulai dari ABC hingga Hewan, warna hingga bentuk, kemandirian dan banyak lagi melalui konten episode Amo Baby kami yang berkualitas.

Visinya adalah serial Amo Baby dapat menjadi acara edukasi anak terpopuler nomor 1 secara global, khususnya di Indonesia. Membantu orang tua dalam mendidik anaknya (bayi dan balita).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Musik

Ligea Kembali dengan Single Baru ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Ligea, penyanyi berbakat dari NAGASWARA asal Palembang, kembali meramaikan dunia musik dengan merilis single terbarunya berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit”. Lagu ini merupakan hasil karya R. Kerta dan Donall, yang dikenal dengan aransemen musik Dancedhut Mix yang khas. Ligea, yang akrab disapa Ligea Cabe Rawit, terus menunjukkan dedikasi dan semangatnya dalam berkarya di genre Dangdut, setelah sebelumnya sukses merilis single “Ojo Dumeh” dalam dua versi. Dengan dukungan penuh dari NAGASWARA, Ligea kembali memukau para penggemarnya dengan lagu yang menceritakan tentang sosok yang cantik, imut, ceria, energik, dan menarik perhatian berkat pesona serta inner beauty-nya, layaknya ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’.

Ligea “Cabe Rawit” penyanyi NAGASWARA, kelahiran Pelembang, hadir kembali merilis sebuah single baru berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit” ciptaan R. Kerta dan Donall.

Ligea yang biasa disapa Ligea Cabe Rawit memang penuh semangat dan berdedikasi tinggi dengan aktif berkarya di jalur musik, khususnya genre Dangdut. Setelah sebelumnya merilis single “Ojo Dumeh” versi Koplo dan kemudian “Ojo Dumeh” versi Dancedhut Mix.

Kini, Lewat single barunya yang dirilis ini, Ligea kembali menunjukkan talenta bernyanyinya yang didukung penuh oleh NAGASWARA. Lagu yang bercerita tentang seseorang yang cantik, imut, ceria, energik, dan centil. Walaupun kecil imut tetapi menarik banyak perhatian orang karena pesona dan inner beautynya. Istilahnya, ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’.

Dari sisi musik lagu ini diaransemen oleh Donall Kinan Sammy arranger lagu fenomenal “Lagi Syantik” milik Siti Badriah. Sehingga lagu terbaru Ligea yang berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit” dari sisi musiknya sangat terasa menyatu dengan paduan vokal dan gerak energik dan lincah dari Ligea yang cantik dan imut ini.

“Sebenarnya lirik yang ada di lagu ini sama seperti kisah nyata yang pernah aku alami dulu. Waktu itu, saat Ligea manggung di sebuah acara wedding dan even-event lokal di kampung halamannya. Ligea dibilang kecentilan jika sedang bernyanyi di atas panggung. Biduan-biduan itu kurang suka melihat Ligea lincah dan energilk. Tapi Ligea sih bodo amat, tidak lantas membuat jadi mikir yang berat dan terganggu konsentrasi manggungnya. Biarin ajalah, gak apa apa. Terpenting Ligea tidak melanggar norma-norma kesusilaan. “Ungkap Ligea.

Memang diakui LIgea sedari kecil dia sudah lincah dan energik apalagi saat diatas panggung. Menurutnya itu bukan kecentilan. Sehingga banyak orang yang justru menyukai penampilannya. Banyak yang bilang penampilannya itu saat pentas di atas panggung lucu dan menggemaskan.

Syuting video klip “Kecil Kecil Cabe Rawit” telah rampung digarap oleh Sutradara Dvh. Bale dengan mengambil lokasi syuting di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Adapun konsep video klip menceritakan seorang perempuan yang senang berdandan sebelum pergi ke luar rumahnya. Semisal pergi ke pasar untuk berbelanja sehingga banyak pedagang yang terkesima dengan kecantikannya. Bahkan banyak para pedagang yang memberinya diskon saat berbelanja seperti membeli Cabe Rawit. Hal ini kemudian mengundang banyak dari istri-istri para pedagang di pasar yang memasang mimik muka julid terhadap perempuan tersebut.

“Harapanku semoga lagu “Kecil Kecil Cabe Rawit” akan selalu mendapatkan tempat di hati para penikmat musik Dancedhut Indonesia di mana pun berada. Semoga semuanya senantiasa terhibur oleh karya-karya yang dipersembahkan Ligea “Cabe Rawit” dan NAGASWARA. (Sum)

Continue Reading

Musik

Inas Hafizhah Luncurkan Single Baru Bertajuk” ¼ Abad”

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Satu lagi penyanyi pendatang baru NAGASWARA bernama Inas Hafizhah merilis sebuah lagu bertajuk “1/4 Abad”. Lagu ini dipersembahkan Inas untuk masyarakat Indonesia sebagai pecinta musik Tanah air di manapun berada. Khususnya lagi, bagi muda-mudi Indonesia yang sedang berjuang dalam penggalian jati dirinya.

Lagu yang berjudul “1/4 Abad” mengisahkan sosok remaja yang menginjak usia 20-tahunan (usia seperempat abad), biasanya mereka di usia ini sering terjerat rasa ambisi dalam mengejar dan menggapai mimpinya. Di tengah kegalauan hati dan pikiran yang berkecamuk atas banyak pertanyaan di benaknya tentang tujuan hidup sebenarnya ini akan di bawa kemana dan akan jadi apa kelak nanti ?

Dan Lagu “1/4 Abad” ini merupakan jawaban atas pertanyaan yang berkecamuk itu sekaligus menjadi sebuah lagu pengingat terutama bagi kawula muda untuk jangan bingung dan galau dalam mencari jawabannya. Terpenting, kita tidak boleh kehilangan jati diri kita sebagai manusia berbudi pekerti luhur dan berbudaya Indonesia.

Dari sisi musik lagu ini berkonsep musik Pop yang aransemen musiknya dikemas secara akustik yang dibubuhi sedikit “strings”, namun iringan musik utama lebih diwarnai gitar akustik. Sehingga perpaduan anatara vokal dan musik terasa memiliki soul yang dalam dan easy listening.

Inaz Hafizhah merupakan penyannyi solo wanita kelahiran kota Bontang, Kalimantan Timur pada 24 Februari 1998. Memulai karir sebagai penyanyi solo sejak tahun 2013 silam saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Inas Hafizhah menunjukkan konsistensinya di bidang tarik suara dengan tidak berhenti berlatih olah vokal dan aktif ikut berbagai kompetisi menyanyi. Lulus dengan gelar S-1 Jurusan Fakultas Teknik Biomedis, Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur.

Dalam karir bermusiknya Inas telah merilis 3 single yang sudah beredar di berbagai platform streaming music digital yakni single “Pulang”, “Tumbuh Berdua”, dan “1/4 Abad”. Tak hanya itu, Inas juga pernah bergabung dalam beberapa grup musik/band sejak 2016 yaitu Reminisensi (Bontang), Lemostre(Bontang), dan Eshan Band (Surabaya). Dan kini, di Jakarta (2024) Inas memantapkan langkahnya bergabung dalam payung label NAGASWARA dan merilis single ciptaannya “1/4 Abad”.

Tentunya, ada banyak penghargaan yang diraih oleh Inas Hafizhah menjadi juara 1, 2, dan 3, baik offline events, online events, Kaskus dan Instagram. Selain itu, pada tahun 2023 lalu Inaz Hafizhah dipilih langsung oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (KEMENPAREKRAF) Indonesia sebagai penyanyi di aransemen ulang Jingle “Wonderful Indonesia” dan bekerjasama langsung dengan Eka Gustiwarna sebagai produser musik di proyek ini.

Perkenalan pertama dengan NAGASWARA sebagai payung labelnya Inas saat ini, berawal dari acara “Open Gigs Bareng The Virgin”. Pada saat itu, ada beberapa konten kreator yang diundang, termasuk Inas. Di acara musik yang dikemas dengan konsep “Meet & Greet”. Dalam acara ini Inas telah berhasil membuktikan kemampuannya dengan membawakan satu buah lagu yang merupakan ciptaannya sendiri.

“Oh ya saat itu, yang membuat aku kagum dengan NAGASWARA, saat kami para konten kreator diperbolehkan membawakan lagu original, dan pada waktu itu Mas Satrio selaku A&R NAGASWARA senang banget sama lagu aku “1/4 Abad”, dan emang itu lagu pertama buatanku, “ungkap Inas, yang ketika itu bernyanyi dengan diiringi pemain gitar.

Lirik dan notasi semua dari lagu itu adalah ciptaan Inas. Sedangkan musiknya diaransemennya oleh temannya.

“Lagu itu aku bikin saat berusia 25 tahun, dimana di usia tersebut, orang baru lepas dari masa-masa quarter after krisis,” tutur alumni Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur itu.

Menggali ide seperti itu, Inaz mengaku dapat dari dalam diri sendiri. Karena tujuan lagu itu ia tulis pada awalnya, untuk menjadi penguat bagi dirinya sendiri. Tapi ternyata banyak temen-temennya yang juga merasa related dengan isi lagu itu.

Sebenarnya Inas mengaku dari SD dulu selain bercita-cita menjadi seorang penyanyi inas kecil juga suka menjadi seorang gitaris. Kalau soal menulis lagu sudah mulai melakukannya sejak masih Sekolah Dasar juga dan baru merasa percaya diri menuliskan lagu ciptaannya di tahun 2023 kemarin.

“Dari segi inspirasi dan karakter, sejauh ini tentu berbeda-beda ‘insfluen’ yang aku dapatkan. Untuk sekarang aku sangat terinspirasi dengan penyanyi Yura Yunita. Karena menurutku lagu-lagu Yura Yunita banyak yang meaning full dan power full.

“Selain itu dari sisi vokal katanya aku mirip Nadin Amiza dan karena pengalaman berbeda beda yang aku dapatkan maka aku memberanikan diri untuk menulis berdasarkan cermin diri sendiri. Harapanku ke depan apa yang aku dapatkan dari berbagai pengalaman, tentunya semua itu ingin aku persembahkan yang terbaik buat Tanah Airku tercinta, Indonesia. Seperti lewat persembahan single perdanaku di NAGASWARA, “1/4 Abad”. Semoga disukai dan dapat menginspirasi secara positif. “Pungkas Inas Hafizhah. (Sum)

Continue Reading

Musik

Kadri Memulai Debut Solo Karir dengan Single “Karmila”

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Kadri, yang dikenal sebagai “The Singing Lawyer”, memulai debut solo karirnya dengan merilis single “Karmila”. Lagu klasik karya Farid Hardja dari tahun 1977 ini menjadi catatan penting bagi musik Indonesia. Single ini didistribusikan oleh NAGASWARA, dengan LiLo The Producer sebagai Executive Producer dan Producer.

“Karmila” bercerita tentang kisah cinta imajiner masa muda Farid Hardja dengan seorang gadis bernama Karmila. Lagu ini merupakan salah satu karya terbaik Farid Hardja yang diaransemen ulang oleh LiLo dengan sentuhan modern. LiLo, yang juga merupakan anggota band KLa Project, mengambil peran penting dalam proses produksi musik ini.

Vokal Kadri yang berciri khas dengan vibrato kuat memberikan warna yang berbeda pada lagu klasik ini. Kadri tidak berusaha meniru Farid Hardja, melainkan membawa karakter vokalnya sendiri yang merupakan anugerah alam. Sebelumnya, Kadri bersama band the KadriJimmo telah merilis beberapa album dan single, seperti “Indonesia Hebat” (2009), “Tanah Sang Pemberani EP” (2015), dan “Ingin Punya Pacar Lagi” (2019).

LiLo berhasil mengeksplorasi kekuatan suara Kadri dan mengeluarkannya dari zona nyaman. Dengan pengaruh musik Rock ‘n’ Roll modern dan padupadan choir dari band Beach Boy, “Karmila” menjadi produk retro yang elegan. LiLo yakin bahwa lagu ini akan mudah diterima oleh pendengar musik saat ini, melengkapi lagu-lagu baru Indonesia lainnya.

Kadri berharap generasi sekarang dapat merespon dengan mudah lagu ini. “Saya mau generasi sekarang bisa merespon dengan mudah lagu ini. Sebuah anthem cinta beda usia yang unik menjadi salah satu karya terbaik dari Farid Hardja. Saya menerjemahkan aransemen ‘Karmila’ lewat bahasa jelajah masa lalu dan pendekatan musik modern,” ujar LiLo.

Untuk distribusi digital, single ini berada di bawah naungan NAGASWARA. Kadri mengaku bahwa karakter vokalnya dianggap cocok untuk membawakan lagu dari mendiang Farid Hardja. “Dan syukurlah, kita sign kontrak untuk lagu pertama ini. Tapi nyanyi sendiri sebagai penyanyi solo, baru kali ini, sama NAGASWARA,” ungkap Kadri.

Kadri berharap single “Karmila” dapat menarik perhatian pencinta musik Indonesia dan menjadi tafsir musik power pop yang mudah diterima. “Ini single solo pertama saya di tahun 2024, bersama label NAGASWARA,” jelas Kadri. Dengan pengalaman bermusik selama 50 tahun, Kadri memutuskan untuk tampil bersolo karir melalui remake single “Karmila”.

Kadri, dengan single “Karmila”, berusaha menghadirkan narasi dan tafsir musik power pop yang baru dan menarik bagi pendengar musik Indonesia. Visual musik video “Karmila” juga sedang dipersiapkan untuk melengkapi karya ini. Kadri berharap karya ini dapat diterima dengan baik dan menjadi bagian penting dari musik Indonesia.(Sum)

Continue Reading

Trending