Connect with us

Transportasi

Antisipasi Kemacetan Lalu lintas, karena adanya Kegiatan Temu Akbar Nasional Rakyat NKRI, 17 KA Keberangkatan Stasiun Gambir Diberhentikan di Stasiun Jatinegara

Published

on

FokusIndonesia.com, Jakarta – PT KAI Daop 1 Jakarta, Senin, 22 April 2024 akan melakukan pengaturan pola operasi pada beberapa Kereta Api jarak jauh keberangkatan dari Stasiun Gambir, untuk kereta Api yang tadinya tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, akan diberhentikan di Stasiun Jatinegara Hal itu guna menghindari keterlambatan calon penumpang karena adanya kemacetan arus lalu lintas di sekitaran jalan menuju Stasiun Gambir.

“Pada saat normal kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, namun khusus Hari Senin (22/4) keberangkatan KA antara pukul 06.00 WIB sampai 17:00 WIB akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang,” kata Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan di Jakarta, Minggu (21/4) malam.

Daftar perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir (KA Genap), dan diberhentikan di Stasiun Jatinegara pada Hari Senin tanggal 22 April 2024 adalah sebagai berikut:

  1. Argo Semeru Plb 18A Gambir – Surabaya Gubeng, berangkat 06.20 Wib;
  2. Papandayan Plb 7048 Gambir – Garut, berangkat 06.30 Wib;
  3. Argo Muria KA 14 Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng, berangkat 07.00 Wib;
  4. Argo Parahyangan KA 52 Gambir – Bandung, berangkat 07.25 Wib;
  5. Argo Bromo Anggrek KA 2 Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat 08.20 Wib;
  6. Argo Cheribon KA 26 Gambir – Cirebon, berangkat 08.30 Wib;
  7. Argo Merbabu Tambahan KA 7028A Gambir – Semarang Tawang, berangkat 08.40 Wib;
  8. Taksaka KA 68 Gambir – Yogyakarta, berangkat 09.20 Wib;
  9. Pangandaran Plb 7028A Gambir – Banjar, berangkat 09.30 Wib;
  10. Sembrani Plb 62A Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat 09.50 Wib;
  11. Argo Cheribon KA 22A Gambir – Cirebon, berangkat 10.10 Wib;
  12. Manahan KA 80 A Gambir – Solo Balapan, berangkat 10.30 Wib;
  13. Manahan Tambahan 7016A Gambir – Solo Balapan, berangkat 11.55 Wib;
  14. Argo Parahyangan KA 50 Gambir – Bandung, berangkat 13.10 Wib;
  15. Argo Merbabu KA 20F Gambir – Semarang Tawang, berangkat 14.20 Wib;
  16. Brawijaya KA 58 Gambir – Malang, berangkat 15.40 Wib;
  17. Bima KA 60 Gambir – Surabaya Gubeng, berangkat 17.00 Wib.

Ixfan menambahkan, “Adapun waktu keberangkatan KA dari Stasiun Gambir tidak mengalami perubahan. Ixfan menjelaskan pengaturan pola operasi khusus tersebut diharapkan pelanggan dapat terhindar dari risiko kemacetan yang mungkin terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas menuju Stasiun Gambir dan memiliki pilihan untuk dapat berangkat dari Stasiun Jatinegara”.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api dan layanan KAI dapat menghubungi Contact Center 121 dan social media KAI 121,” pungkasnya.

(Kahumas Daop 1 Jakarta
Ixfan Hendriwintoko)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Transportasi

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Kembali Tutup Perlintasan Sebidang KA

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Perlintasan sebidang KA merupakan salah satu titik dimana sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Melihat fakta tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan penutupan di sejumlah perlintasan sebidang KA. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan pasal 5 dan 6.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendri Wintoko mengatakan bahwa tercatat ada sebanyak 267 perlintasan sebidang yang resmi dan 236 perlintasan sebidang yang tidak resmi di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Di tahun 2023, telah diprogram pelaksanaan penutupan perlintasan sebidang sebanyak 22 perlintasan di wilayah Daop 1 Jakarta dan terealisasi sebanyak 15 perlintasan. Kemudian, telah diprogramkan sebanyak 19 perlintasan di tahun 2024, dan saat ini Mei 2024 Daop 1 Jakarta telah melakukan penutupan sebanyak 3 perlintasan. Terakhir, penutupan perlintasan sebidang KA dilakukan pada Selasa (28/5), di perlintasan sebidang liar KM 1/1+100 petak jalan Tanah Abang – Karet di JL. Kebon Pala 9 Kel. Kebon Melati Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat,” Ujarnya.

Ixfan menjelaskan bahwa ada 3 (tiga) unsur untuk menghadirkan keselamatan di perlintasan kereta api yaitu dari sisi infrastruktur, penegakan hukum, dan budaya.

Di sisi infrastruktur, evaluasi perlintasan itu harus dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan KAI dan pihak terkait lainnya secara berkala. Sesuai dengan Undang-undang Perkeretaapian Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 94 ayat 2 yang berbunyi “Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah”. Berdasarkan hasil evaluasi tesebut, perlintasan dapat dibuat tidak sebidang, ditutup, ataupun ditingkatkan keselamatannya.

“ Upaya penutupan perlintasan sebidang ini, perlu dukungan dari semua pihak demi keselamatan bersama. Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan lalu lintas jalan umum merupakan tanggung jawab bersama. Tidak memberatkan hanya ke satu pihak saja” ungkap Ixfan

Sementara di sisi penegakan hukum, dibutuhkan penindakan bagi setiap pelanggar agar menimbulkan efek jera dan meningkatkan kedisiplinan para pengguna jalan.

Lebih lanjut, Ixfan menjelasakan bahwa ada ancaman pidana bagi pelanggar lalu lintas yang melibatkan kereta api sesuai dengan yang tertulis pada pasal 296 Undang-undang Lalu Lintas “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor pada perlintasan antara kereta api dan Jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”. Selanjutnya juga pada Pasal 310 UU Lalu lintas menekankan bahwa : (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (3), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000 (dua juta rupiah).
(3) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).
(4) Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah).

Adapun di sisi budaya, perlu ada kesadaran dari setiap pengguna jalan untuk mematuhi seluruh rambu-rambu dan isyarat yang ada saat melalui perlintasan sebidang.

“Kami menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat khususnya yang melakukan aktivitas lalu lintas di perlintasan sebidang agar lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas dengan mematuhi peraturan yang ada, dan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api maka tidak hanya pelanggar mengalami kerugian namun PT KAI pun mengalami kerugian” tutup Ixfan.

Continue Reading

Transportasi

KAI Daop 1 Jakarta Memohon Maaf Atas Keterlambatan KA 205 dan 206 (Pangrango) Dampak Gangguan Lokomotif

Published

on

By

Fokusindonesia.com, PT KAI Daop 1 Jakarta Mengucapkan permohonan maaf atas gangguan operasional perjalanan KA Pangrango lintas Sukabumi – Bogor dampak gangguan Lokomotif di Sinyal Masuk Stasiun Cisaat, antara Sukabumi dan Cisaat.

Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menjelaskan bahwasanya, pihaknya menerima laporan dari masinis KA 205 Pangrango, relasi Sukabumi – Bogor pada pukul 17:33 WIB, bahwa lokomotif KA 205 Pangrango tersebut telah mengalami gangguan saat mau masuk Stasiun Cisaat, tepatnya di depan Sinyal Masuk Stasiun Cisaat pihak Sukabumi.

“Sudah dikoordinasikan dengan unit-unit terkait untuk dilakukan perbaikan maupun reset system, namun tidak berhasil. Akhirnya KA 205 harus menunggu lokomotif penolong atau pengganti, yang pada saat sudah melewati Stasiun Maseng,” kata Ixfan menjelaskan dari Jakarta, Selasa malam 28 Mei 2024.
KA 205 Pangrango diperkirakan berangkat kembali dari Stasiun Cisaat pukul 21:15 WIB., dengan kelambatan lebih kurang 240 menit.

Berdasarkan data pemesanan tiket untuk keberangkatan 28 Mei 2024 terdapat 439 tiket yang sudah terjual. Calon pengguna yang sudah membeli tiket dan terdampak pembatalan maka bea tiket akan dikembalikan 100 persen melalui proses proses pembatalan yang dapat dilakukan di Stasiun Bogor Paledang dan Sukabumi. Sebelumnya informasi kelambatan juga disampaikan melalui pengiriman pesan singkat ke nomor kontak yang dicantumkan calon pengguna saat membeli tiket.

Sejauh ini hingga pukul 20:30 WIB belum ada penumpang KA 205 maupun KA 206 yang melakukan pembatalan tiket, namun demikian KAI memberikan kesempatan untuk proses pembatalan dapat dilakukan hingga 3 hari kedepan dan masyarakat yang sudah membeli tiket tidak harus melakukan pembatalan pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatan.

Saat ini, upaya pengiriman lokomotif penolong atau pengganti telah dilakukan, “KAI Daop 1 Jakarta sekali lagi memohon maaf atas terjadinya gangguan tersebut, upaya perbaikan dan peningkatan kehandalan sarana maupun sarana perkeretaapian akan terus kami tingkatkan,” pungkas Ixfan.

Untuk perjalanan KA Pangrango pada Rabu 29 Mei 2024 akan kembali normal, dan diinformasikan kembali selanjutnya melalui media informasi resmi KAI dan di seluruh stasiun lintas Bogor – Sukabumi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan KA Pangrango dan Proses Pembatalan Tiket dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial @KAI121

Continue Reading

Transportasi

KAI Divre I Sumut Kembali Layani Rombongan Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu dengan Kereta Api

Published

on

By

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara Kembali melayani rombongan Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu menggunakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) dengan relasi Stasiun Rantauprapat – Stasiun Lubukpakam, Sabtu (25/5).

“Hari ini KAI Divre I Sumut kembali dipercaya untuk melayani angkutan rombongan Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu tahun 2024. Angkutan rombongan Haji dengan menggunakan kereta api ini adalah kali kedua dilaksanakan di wilayah Divre I Sumut dan menjadi sejarah di perkeretaapian Indonesia,” kata Anwar Solikhin, Manager Humas PT KAI Divre I Sumut.

Anwar menambahkan, angkutan rombongan Haji Kabupaten Labuhanbatu menggunakan kereta api tahun 2024 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan PT KAI Divre I Sumut melalui mekanisme Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 19 Mei 2024 lalu oleh Plt. Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar dengan Vice President PT KAI Divre I Sumut Mohamad Arie Fathurrochman di atas Kereta Api Inspeksi (KAIS) Wijaya Kusuma dengan relasi perjalanan dari Stasiun Rantauprapat – Stasiun Mambang Muda.

KLB rombongan Haji Kabupaten Labuhanbatu tahun 2024 ini membawa 8 kereta eksekutif dengan total kapasitas 400 seat serta jumlah Jemaah Haji yang diangkut sebanyak 319 orang yang diberangkatkan dari Stasiun Rantauprapat pada pukul 15.40 WIB dan tiba di Stasiun Lubukpakam pukul 20.00 WIB atau dengan waktu tempuh 4 jam 20 menit.

Selama dalam perjalanan di atas KA, rombongan jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu mendapat layanan diantaranya seperti makanan ringan kue-kue, minuman kopi/teh, makan malam dan souvenir eksklusif berupa payung yang dapat dimanfaatkan oleh para jemaah Haji ketika melaksanakan ibadah di tanah suci Mekah.

Setibanya di Stasiun Lubukpakam, rombongan Haji Kabupaten Labuhanbatu melanjutkan perjalanannya menggunakan bus menuju Asrama Haji Embarkasi Medan.

“PT KAI Divre I Sumut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Labuhanbatu yang mempercayakan kembali angkutan Jemaah Haji menuju Embarkasi Medan menggunakan KA. KAI senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya rombongan Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu dan mendoakan semoga diberikan kelancaran saat ibadah serta menjadi Haji yang mabrur setibanya dari tanah suci,” ungkap Anwar.

Cara Sewa Kereta Luar Biasa (KLB)

Kereta Luar Biasa (KLB) merupakan kereta api yang dapat disewa pelanggan KA atau masyarakat, penyewa dapat menentukan jenis kereta api, jadwal, serta stasiun keberangkatan dan kedatangan.

Masyarakat yang berminat menggunakan layanan KLB dapat melakukan pemesanan melalui contact center KAI dinomor telepon 121 atau menghubungi Unit Angkutan Penumpang KAI Divre I Sumut dinomor WhatsApp 081120210011.

Update Libur Panjang Waisak di Wilayah KAI Sumut

Sementara itu, pada momen libur panjang Hari Raya Waisak tahun 2024 KAI Divre I Sumut menyediakan sebanyak 31.220 tiket untuk keberangkatan tanggal 23 hingga 26 Mei 2024. Berdasarkan pantauan data penjualan tiket sampai dengan hari ini, Sabtu (25/5) telah terjual sebanyak 25.497 tiket atau sebesar 82 persen. Data tersebut akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung.

KAI Divre I Sumut menghimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan jasa angkutan kereta api pada libur panjang Waisak agar segera melakukan pemesanan tiket secara online melalui Aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id maupun channel penjualan tiket resmi lainnya.

Kami juga menghimbau kepada pelanggan yang telah memesan tiket agar memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket dan memperhitungkan waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun, minimal 1 jam sebelum jam keberangkatan KA telah tiba di stasiun untuk mengantisipasi agar tidak tertinggal KA.

“Dalam menyediakan transportasi publik terutama pada masa libur panjang, KAI berkomitmen selalu mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan para pelanggan sehingga momen liburan bersama keluarga atau teman terdekat dapat dinikmati dengan menyenangkan,” tutup Anwar.

Salam,
Anwar Solikhin
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut

Continue Reading

Trending