Connect with us

Teknologi

Garmin Forerunner 265 dan Forerunner 965 Resmi Hadir di Indonesia, GPS Running Smartwatch Pertama di Dunia dengan Teknologi Layar AMOLED

Published

on

Fokusindonesia com, Jakarta, 30 Maret 2023 – Garmin hari ini mengumumkan kehadiran seri Forerunner 265 dan Forerunner 965 di Indonesia, GPS running smartwatch pertama yang dilengkapi dengan layer AMOLED. Ringan, cerah, dan dibuat untuk lari jarak berapa pun, Forerunner 265 dan Forerunner 965 memiliki fitur layar penuh warna yang selalu aktif dan mudah dibaca dalam kondisi cuaca apa pun.

Dilengkapi dengan layar sentuh responsif yang dikombinasikan desain 5 tombol tradisional, sehingga pengguna dapat mengakses fitur kesehatan sehari-hari, notifikasi pintar, dan lainnya lebih cepat.

Forerunner 965 juga menyertakan bezel titanium yang membuatnya tampil menawan namun tetap ringan saat digunakan di pergelangan tangan. Selain itu, metrik pelatihan lanjutan dan saran pemulihan akan membantu seorang atlet bersiap untuk perlombaan berikutnya – semuanya tanpa mengorbankan masa pakai baterai.

Sedangkan Forerunner 265 menawarkan masa pakai baterai hingga 15 hari dalam mode smartwatch, sedangkan Forerunner 965 bisa bertahan hingga 23 hari.

“Selama 20 tahun, lini Forerunner telah membantu atlet dari semua tingkatan mencapai tujuan mereka,
dan kami sangat senang untuk terus menghadirkan kemajuan revolusioner pada smartwatch GPS terbaru kami dengan tambahan layar AMOLED yang cerah,” kata Scoppen Lin, Assistant General Manager, Garmin Asia.

“Dengan metrik pelatihan premium Garmin, saran pemulihan, masa pakai baterai yang mengesankan, dan banyak lagi, atlet dapat berlari dan beristirahat dengan mudah karena mereka memiliki alat tepat untuk melakukan yang terbaik,” imbuhnya.

Forerunner 265 dan Forerunner 965 menawarkan fitur inovatif untuk membantu atlet melampaui batasnya.
● Awali hari dengan morning report yang memberikan ringkasan tentang kualitas tidur semalem dan prospek latihan hari itu, bersama dengan status HRV (variabilitas detak jantung) dan cuaca (Ketika terkoneksi dengan smartphone) 1 .
● Gunakan race widget untuk mendapatkan tips latihan, saran latihan harian yang dipersonalisasi, dan prediksi waktu penyelesaian untuk lomba yang akan datang berdasarkan detail lintasan, cuaca, dan performa.
● Lihat daily suggested workout yang disesuaikan setiap selesai sesi latihan lari agar sesuai dengan kinerja dan pemulihan, sekaligus memperhitungkan lomba mendatang yang ditambahkan ke kalender Garmin Connect.
● Tentukan apakah ini hari yang baik untuk berlatih keras atau bersantai dengan memantau training readiness score berdasarkan kualitas tidur, pemulihan, beban latihan, dan lainnya.
● Lacak heart rate variability saat tidur untuk menangani pemulihan dan memberikan gambaran kesehatan secara keseluruhan dengan lebih baik.
● Mengukur running power dan running dynamics seperti irama, panjang langkah, waktu kontak dengan tanah dan lainnya langsung dari pergelangan tangan – tidak perlu aplikasi atau aksesori.

Dirancang untuk pelari, oleh pelari, Forerunner 265 dan Forerunner 965 dibuat khusus dalam bentuk dan fungsi untuk membantu atlet merencanakan, mempersiapkan, tampil, dan terhubung dengan lebih baik.

Forerunner 265 Series: Berlatih dengan Cemerlang di Pergelangan Tangan Anda Untuk membantu atlet menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien pada hari perlombaan, Forerunner 265 menyertakan alat pemantau kinerja dari Garmin Firstbeat Analytics seperti VO2 max, kondisi performa, efek latihan dan lainnya. Mereka yang berlatih untuk lomba berikutnya dapat memanfaatkan dua opsi rencana latihan adaptif: memasukkan informasi lomba ke kalender Garmin Connect dan menerima saran latihan harian atau menggunakan rencana pelatihan Garmin Coach yang bisa digunakan secara gratis dari pelatih. Saat berlatih di luar ruangan, atlet dapat merencanakan strategi hari perlombaan mereka menggunakan PacePro – kombinasi kecepatan yang tingkatnya disesuaikan untuk course atau jarak yang dipilih – dan berlari dengan percaya diri berkat teknologi SatIQ dan multi-band GPS yang akan memberikan akurasi pemosisian akurat, bahkan di lingkungan yang paling menantang.

Dirancang untuk melacak kesehatan secara keseluruhan selama 24/7, Forerunner 265 menyertakan sensor Pulse Ox berbasis pergelangan tangan 2, Body Battery untuk memantau energi, advanced sleep monitoring dan sleep score, stress tracking, menstrual cycle dan pregnancy tracking dan lain sebagainya. Dikemas dengan fitur yang terhubung, Forerunner 265 memungkinkan atlet menerima notifikasi pintar; unduh lagu dari Spotify (langganan fitur premium dibutuhkan) untuk mendengarkan tanpa ponsel, berlari dengan lebih tenang berkat incident detection, bantuan and LiveTrack and banyak lagi.

Forerunner 265 tersedia dalam dua ukuran yakni Forerunner 265S berukuran 42mm menghadirkan masa pakai baterai hingga 24 jam dalam mode GPS dan hingga 15 hari dalam mode smartwatch, sementara
Forerunner 265 berukuran 46mm menawarkan masa pakai baterai hingga 20 jam dalam mode GPS dan hingga 13 hari dalam mode smartwatch.

Dibuat untuk para atlet yang berusaha menjadi yang terbaik, Forerunner 965 dibuat berdasarkan orerunner 265 yang dilengkapi dengan metrik kinerja tambahan, pemetaan bawaan, dan kemampuan untuk menyimpan lebih banyak lagu secara langsung di jam tangan.

Agar tetap berada pelatihan level atas, atlet dapat menggunakan fitur rasio beban baru untuk melacak rasio beban jangka pendek hingga jangka menengah yang semua masih berada dalam batasan yang akan membantu mereka tetap bugar dan menghindari kemunduran performa. Untuk membantu atlet mencegah kelelahan, fitur real-time stamina dapat mengelola tingkat pengerahan tenaga, sementara ClimbPro memungkinkan mereka melihat informasi secara real-time tentang medan menanjak saat ini dan yang akan datang termasuk peningkatan gradien, jarak, dan ketinggian. Selain itu, apakah mereka berlari di jalanan kota atau bersepeda melalui jalur yang tertutup rapat, peta bawaan yang berwarna akan membantu atlet tetap berada di jalur.

Membawa bezel titanium yang ringan, ukuran case 47mm dan layar AMOLED terbesar Garmin berukuran 1,4 inci, Forerunner 965 memiliki daya tahan baterai hingga 31 jam dalam mode GPS dan hingga 23 hari dalam mode jam tangan pintar.

Forerunner 965 bisa dipesan secara pre-order mulai tanggal 20 April hingga 30 April dengan bonus soft flask di Garmin Brand Store seluruh Indonesia dan Garmin Official Store Online seharga Rp 10,559,000. Forerunner 265 tersedia dengan harga Rp 7,999,000, sementara Forerunner 265S ditawarkan di harga Rp 7,799,000.

Kedua smartwatch terbaru dari Garmin ini tersedia di Garmin Official Stores Online di okopedia, Shopee dan Blibli, serta di Garmin Brand Stores Offline seluruh Indonesia. Pantau terus @garminid untuk info lebih lanjut.

Dirancang dari dalam untuk kehidupan di luar, produk Garmin telah merevolusi kehidupan para pelari, pesepeda, perenang dan para atlet dari semua tingkatan maupun kemampuan. Garmin berkomitmen untuk mengembangkan teknologi yang dapat membantu orang tetap aktif dan meningkatkan kinerja, karena Garmin percaya bahwa setiap hari adalah sebuah kesempatan untuk berinovasi dan mengalahkan hari kemarin. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi Garmin Indonesia. (Red)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Transportasi

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Kembali Tutup Perlintasan Sebidang KA

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Perlintasan sebidang KA merupakan salah satu titik dimana sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Melihat fakta tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan penutupan di sejumlah perlintasan sebidang KA. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan pasal 5 dan 6.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendri Wintoko mengatakan bahwa tercatat ada sebanyak 267 perlintasan sebidang yang resmi dan 236 perlintasan sebidang yang tidak resmi di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Di tahun 2023, telah diprogram pelaksanaan penutupan perlintasan sebidang sebanyak 22 perlintasan di wilayah Daop 1 Jakarta dan terealisasi sebanyak 15 perlintasan. Kemudian, telah diprogramkan sebanyak 19 perlintasan di tahun 2024, dan saat ini Mei 2024 Daop 1 Jakarta telah melakukan penutupan sebanyak 3 perlintasan. Terakhir, penutupan perlintasan sebidang KA dilakukan pada Selasa (28/5), di perlintasan sebidang liar KM 1/1+100 petak jalan Tanah Abang – Karet di JL. Kebon Pala 9 Kel. Kebon Melati Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat,” Ujarnya.

Ixfan menjelaskan bahwa ada 3 (tiga) unsur untuk menghadirkan keselamatan di perlintasan kereta api yaitu dari sisi infrastruktur, penegakan hukum, dan budaya.

Di sisi infrastruktur, evaluasi perlintasan itu harus dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan KAI dan pihak terkait lainnya secara berkala. Sesuai dengan Undang-undang Perkeretaapian Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 94 ayat 2 yang berbunyi “Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah”. Berdasarkan hasil evaluasi tesebut, perlintasan dapat dibuat tidak sebidang, ditutup, ataupun ditingkatkan keselamatannya.

“ Upaya penutupan perlintasan sebidang ini, perlu dukungan dari semua pihak demi keselamatan bersama. Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan lalu lintas jalan umum merupakan tanggung jawab bersama. Tidak memberatkan hanya ke satu pihak saja” ungkap Ixfan

Sementara di sisi penegakan hukum, dibutuhkan penindakan bagi setiap pelanggar agar menimbulkan efek jera dan meningkatkan kedisiplinan para pengguna jalan.

Lebih lanjut, Ixfan menjelasakan bahwa ada ancaman pidana bagi pelanggar lalu lintas yang melibatkan kereta api sesuai dengan yang tertulis pada pasal 296 Undang-undang Lalu Lintas “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor pada perlintasan antara kereta api dan Jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”. Selanjutnya juga pada Pasal 310 UU Lalu lintas menekankan bahwa : (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (3), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000 (dua juta rupiah).
(3) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).
(4) Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah).

Adapun di sisi budaya, perlu ada kesadaran dari setiap pengguna jalan untuk mematuhi seluruh rambu-rambu dan isyarat yang ada saat melalui perlintasan sebidang.

“Kami menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat khususnya yang melakukan aktivitas lalu lintas di perlintasan sebidang agar lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas dengan mematuhi peraturan yang ada, dan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api maka tidak hanya pelanggar mengalami kerugian namun PT KAI pun mengalami kerugian” tutup Ixfan.

Continue Reading

Transportasi

KAI Daop 1 Jakarta Memohon Maaf Atas Keterlambatan KA 205 dan 206 (Pangrango) Dampak Gangguan Lokomotif

Published

on

By

Fokusindonesia.com, PT KAI Daop 1 Jakarta Mengucapkan permohonan maaf atas gangguan operasional perjalanan KA Pangrango lintas Sukabumi – Bogor dampak gangguan Lokomotif di Sinyal Masuk Stasiun Cisaat, antara Sukabumi dan Cisaat.

Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menjelaskan bahwasanya, pihaknya menerima laporan dari masinis KA 205 Pangrango, relasi Sukabumi – Bogor pada pukul 17:33 WIB, bahwa lokomotif KA 205 Pangrango tersebut telah mengalami gangguan saat mau masuk Stasiun Cisaat, tepatnya di depan Sinyal Masuk Stasiun Cisaat pihak Sukabumi.

“Sudah dikoordinasikan dengan unit-unit terkait untuk dilakukan perbaikan maupun reset system, namun tidak berhasil. Akhirnya KA 205 harus menunggu lokomotif penolong atau pengganti, yang pada saat sudah melewati Stasiun Maseng,” kata Ixfan menjelaskan dari Jakarta, Selasa malam 28 Mei 2024.
KA 205 Pangrango diperkirakan berangkat kembali dari Stasiun Cisaat pukul 21:15 WIB., dengan kelambatan lebih kurang 240 menit.

Berdasarkan data pemesanan tiket untuk keberangkatan 28 Mei 2024 terdapat 439 tiket yang sudah terjual. Calon pengguna yang sudah membeli tiket dan terdampak pembatalan maka bea tiket akan dikembalikan 100 persen melalui proses proses pembatalan yang dapat dilakukan di Stasiun Bogor Paledang dan Sukabumi. Sebelumnya informasi kelambatan juga disampaikan melalui pengiriman pesan singkat ke nomor kontak yang dicantumkan calon pengguna saat membeli tiket.

Sejauh ini hingga pukul 20:30 WIB belum ada penumpang KA 205 maupun KA 206 yang melakukan pembatalan tiket, namun demikian KAI memberikan kesempatan untuk proses pembatalan dapat dilakukan hingga 3 hari kedepan dan masyarakat yang sudah membeli tiket tidak harus melakukan pembatalan pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatan.

Saat ini, upaya pengiriman lokomotif penolong atau pengganti telah dilakukan, “KAI Daop 1 Jakarta sekali lagi memohon maaf atas terjadinya gangguan tersebut, upaya perbaikan dan peningkatan kehandalan sarana maupun sarana perkeretaapian akan terus kami tingkatkan,” pungkas Ixfan.

Untuk perjalanan KA Pangrango pada Rabu 29 Mei 2024 akan kembali normal, dan diinformasikan kembali selanjutnya melalui media informasi resmi KAI dan di seluruh stasiun lintas Bogor – Sukabumi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan KA Pangrango dan Proses Pembatalan Tiket dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial @KAI121

Continue Reading

Teknologi

Speaker Bluetooth Kekinian untuk Generasi Aktif, Partymax PPS 4PH12

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Modern dan fleksibilitas, sekarang mendengarkan musik tidak lagi repot dengan kabel yang kusut atau speaker berukuran besar yang berat dan kaku. Bayangkan berjalan di tepi pantai saat matahari terbenam, sambil mendengarkan lagu-lagu favorit tanpa hambatan, atau merayakan kesuksesan bersama teman-teman di rumah dengan suara yang memenuhi ruangan.

Dengan momen santai atau semarak dimana pun dan kapan saja, speaker terbaru keluaran POLYTRON Party Speaker dengan tipe PPS 4PH12 akan membawa pengalaman mendengarkan musik ke tingkat yang baru dan menghadirkan harmoni suara merdu dalam genggaman.

Perwakilan dari POLYTRON, Bambang Athung selaku Head of Group Audio Video Product mengatakan bahwa POLYTRON Party Speaker PPS 4PH12 memungkinkan pengguna untuk mendengarkan suara yang luar biasa tanpa batasan kabel, dengan model dan design yang ringkas dapat menyesuaikan diri dengan setiap momen penting dalam hidup.

“Dan bukan hanya tentang pengalaman musik yang luar biasa, kehadiran Party Speaker PPS 4PH12 juga menjadi ekspresi dari gaya hidup modern di setiap petualangan dengan kemampuan suaranya yang imersif dilengkapi teknologi TWS (True Wireless Stereo), yaitu fitur terbaru yang dapat menghubungkan antara satu speaker dengan speaker yang lainnya sehingga dapat memutarkan suara yang sama untuk memberikan pengalaman audio yang imersif.” Kata Bambang.

Dengan animated light warna-warni ceria dan koneksi bluetooth menjadikan Party Speaker PPS 4PH12 bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti mendengarkan podcast bersama teman-teman atau mendengarkan musik bersama keluarga tersayang tanpa kabel yang kusut.

Party Speaker PPS 4PH12 adalah mendengarkan musik dengan cara berbeda, suara yang mengelilingi dan mengesankan dengan fitur Bass Boost membuat bass makin kuat dan suara vokal yang detail, keluaran suaranya bisa mencapai 55 watt RMS.

Kemudahan mendengarkan musik ada pada Party Speaker PPS 4PH12, mudah dibawa-bawa dan portabilitas yang fleksibel ketika penggunaan dapat dengan mudah dihubungkan dengan berbagai koneksi seperti USB, aux input hingga micro SD. Ketika dikaitkan dengan teknologi terbarunya, Party Speaker PPS 4PH12 memiliki daya tahan baterai yang cukup mengesankan, dengan kapasitas baterai yang tinggi, mampu bertahan hingga 15 jam.

POLYTRON Party Speaker PPS 4PH12 memiliki design yang modern dan futiristik, dengan handle yang kokoh pada bagian atas memudahkan dalam penggunaan serta fleksibel dibawa kemana saja. Dibawah handle-nya terdapat tombol yang memberikan keleluasaan dalam pengoperasian mulai dari fungsi ON/Off, animated light, play, boost bass dan pengaturan volume dengan tombol button yang kekinian. Serta dengan pelindung metal grill berwarna hitam dof yang melindungi body-nya dari berbagai guncangan, sehingga komponennya selalu tetap terjaga keamanannya #QualityThatMatters.

Party Speaker PPS 4PH12 dipasarkan dengan harga Rp1 jutaan, dapatkan speaker terbaru ini di website polytron.co.id, atau toko online/offline terpercaya lainnya. Untuk informasi promo dan produk speaker terbaru lainnya silahkan mengunjungi akun sosial media Instagram @polytron.auvi.

Continue Reading

Trending