Ragam Berita
Hujan Guyur Petamburan, Bhabinkamtibmas Lakukan Monitoring dan Penyedotan Air
Jakarta Pusat —Bhabinkamtibmas Kelurahan Petamburan Aipda Ginanjar S.P bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan kegiatan monitoring genangan air di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi dampak curah hujan yang cukup tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta.
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Petamburan, Aipda Ginanjar dengan melibatkan personel dari Tiga Pilar serta unsur terkait lainnya. Adapun lokasi pemantauan difokuskan pada pemukiman warga di Jl. Petamburan RT 08/02 dan Jl. Petamburan RT 09/03 Kelurahan Petamburan, yang merupakan titik rawan genangan saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas mendapati adanya genangan air di beberapa titik. Di wilayah RT 08/02, ketinggian air tercatat sekitar 10 sentimeter, sedangkan di wilayah RT 09/03 genangan mencapai kurang lebih 15 sentimeter. Meski demikian, kondisi tersebut masih dalam batas aman dan belum mengganggu aktivitas warga secara signifikan.
Sementara itu, untuk wilayah di depan kantor kelurahan dan beberapa RW lainnya, genangan air tidak berlangsung lama. Air hujan yang turun langsung mengalir ke Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) sehingga tidak menimbulkan potensi banjir. Hal ini didukung oleh sistem drainase yang masih berfungsi dengan baik serta kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Untuk mempercepat surutnya genangan, petugas pemadam kebakaran juga menurunkan pompa portable yang dioperasikan secara bergantian dengan pompa utama guna menyedot air di titik-titik rawan. Upaya ini dilakukan agar air tidak bertahan lama di pemukiman warga dan tidak menimbulkan dampak lanjutan seperti kemacetan, kerusakan rumah, maupun gangguan kesehatan masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, Aipda Ginanjar juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga kebersihan saluran air, serta segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan penanganan cepat apabila situasi berkembang.
Secara keseluruhan, hasil monitoring menunjukkan bahwa kondisi wilayah Petamburan masih aman dan terkendali. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan berarti akibat genangan air tersebut. Aparat tetap bersiaga dan siap melakukan tindakan lanjutan apabila curah hujan kembali meningkat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, menjelaskan bahwa monitoring akan terus dilakukan selama musim hujan berlangsung. Menurutnya, langkah pencegahan dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar potensi banjir dapat diminimalisir sejak dini. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, Damkar, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki menambahkan diharapkan masyarakat merasa lebih tenang serta terbangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan, khususnya di musim penghujan, demi mencegah terjadinya banjir yang lebih besar di wilayah Petamburan dan sekitarnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

