Connect with us

POLDA

Kanit Binmas Pimpin Patroli Siang Hari Antisipasi Tawuran Pelajar

Published

on

Jakarta Pusat – Kanit Binmas Polsek Cempaka Putih Iptu Mara Oloan Hasibuan memimpin pelaksanaan patroli siang hari untuk antisipasi tawuran pelajar di wilayah Cempaka Putih. Jumat (7/6/2024)

Dalam kegiatan patroli tersebut selain memberilan himbauan kepada para pelajar juga melakukan peneriksaan kepada para pelajar sebagai upaya antisipasi agar para pelajar tidak ada yang membawa senjata tajam dan barang barang terlarang lainnya.

Iptu Oloan juga memyampaikan pesan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada pelajar di Jalan Cempaka Putih Raya Cempaka Putih agar tidak ada terlibat tawuran kerena pelaku tawuran akan ditindak secara tegas. Oloan juga menghimbau agar para pelajar segera kembali ke rumah masing masing tidak ada lagi yang nongkriong nongkrong di pinggir jalan.

Kegiatan tersebut adalah upaya dari Kepolisian khususnya Polsek Cempaka Putih untuk deteksi dini dan mencegah adanya gangguan kamtibmas.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

POLDA

Polda Metro Jaya Gelar Jumpa Pers Ungkap Kasus Ibu Muda Yang Melakukan Pelecehan Terhadap Anaknya

Published

on

By

Jakarta- Polda Metro Jaya menggelar Konferensi Pers terkait ungkap kasus dugaan penyebaran dokumen elektronik yang bermuatan asusila yang diduga dilakukan oleh seorang ibu muda berinisial R (22) terhadap anaknya yang saat kejadian berusia 3 tahun lebih/hampir 4 tahun, di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (05/06/2024).

“Untuk yang kesekian kalinya, karena ketelitian dari rekan-rekan Subdit Tipid Siber yang melaksanakan patroli siber kemudian melakukan pendalaman, akhirnya mengungkap kasus dugaan penyebaran dokumen elektronik yang bermuatan atau konten asusila yang diduga dilakukan oleh seorang ibu yang berusia 22 tahun terhadap anaknya yang saat kejadian berusia 3 tahun lebih/hampir 4 tahun.” Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi.

Selanjutnya, Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP. Hendri Umar menjelaskan ungkap kasus ini berawal dari pelaksanaan patroli siber anggota Subdit 4 Tipid Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menemukan sebuah video di mana keberadaan video ini cukup viral karena mempertontonkan adegan pornografi yang oleh seorang ibu terhadap anaknya.

“Dari pelaksanaan patroli siber ini kemudian kami melakukan upaya-upaya lebih lanjut dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk mengetahui dan melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk mengamankan para pelaku ataupun pelaku yang diduga terlibat di dalam konten video ini.” Katanya.

Kemudian akhirnya Wanita berinisial (R) ini berhasil diamankan jajaran Subdit Tipid Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di perjalanan menuju Tangerang Selatan pada tanggal 2 Juni 2024.

“Jadi yang bersangkutan ini karena mengetahui keberadaannya dicari oleh anggota kami dari rumah kontrakannya. Kemudian dari rumah orang tuanya, kalau rumah kontrakan ini ada di wilayah Pondok Betung kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan tidak ditemukan, kemudian juga kita cek ke rumah handaitolan ataupun sanak saudaranya juga tidak ada, tapi akhirnya bisa kita lakukan penangkapan terhadap wanita berinisial R ini yang diduga merupakan salah satu pihak yang menjadi yang memiliki peran sebagai ibu di dalam video konten sebagaimana Kami jelaskan tadi.” Tambahnya.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan Kasus asusila ini berawal dari Ketika Wanita berinisial (R) ini pada tanggal 30 Juli tahun 2023 dihubungi di Facebook oleh akun dengan inisial (IS), yang mengajak untuk membuat sebuah video pornografi dengan imbalan 15 juta rupiah.

“Kemudian mendapatkan penawaran seperti ini wanita R ini merasa tertarik memang karena ada kebutuhan ekonomi hingga akhirnya si wanita ini mengiyakan dan akhirnya yang bersangkutan membuat video pornografi dengan anak kandungnya.” Ujarnya.

Adapun Pasal yang diterapkan kepada tersangka R adalah Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 88 juncto Pasal 76 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia dijerat hukuman penjara maksimal 12 tahun.

“Kemudian perlu kami sampaikan juga terkait dengan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh jajaran Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yaitu yang Pertama kita sudah melakukan penahanan wanita R sebagai terduga pelaku.” Katanya.

Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kota Tangerang Selatan dan Biro SDM Polda Metro Jaya untuk memantau psikologi korban anak. Korban saat ini dititip di rumah aman atau safe house.

“Kedua, terhadap si anak inisial MR sudah kami koordinasikan dengan pihak UPTD Tangerang Selatan untuk diamankan di rumah aman atau safe house, dan yang Ketiga langkah yang kita lakukan adalah kita juga terus melakukan observasi dan pemulihan kondisi mental atau psikis korban anak dengan melibatkan psikolog anak.” Imbuhnya.

Pihak kepolisian, lanjut Hendri, masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu pemilik akun Icha Shakila yang disebut wanita R menyuruhnya melakukan aksi bejat tersebut.

“Kami saat ini terus melakukan pengembangan untuk mencari keterlibatan dari pihak-pihak lain yang diduga juga ikut berperan aktif dalam rangka menyebarkan video pornografi ini melalui medsos ataupun melalui media lainnya,” tutur Hendri.

Continue Reading

POLDA

Polda Metro Jaya Gelar Seminar Bahas Problematika Sosial di Tengah Era Digital

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar seminar terkait problematika sosial di tengah era digital. Dalam seminar itu, dibahas problematika dunia maya, seperti adanya dampak negatif dari penggunaan teknologi komunikasi.

Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (04/06/2024), di Royal Palm Hotel, Cengkareng Jakarta Barat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah Komunitas Masyarakat, Pimpinan Ormas dan Pokdarkamtibmas serta FKPM.

Kanit V Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Seto Handoko mengatakan masyarakat harus siap dengan revolusi industri 5.0 yang merupakan transformasi besar dalam cara produksi, distribusi, dan interaksi manusia dengan teknologi.

“Ciri utama Revolusi 5.0 yaitu internet of things, kecerdasan buatan, cloud computin, dan big data,” kata Seto.

Revolusi Industri 5.0 berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas, peningkatan kualitas produk, penciptaan lapangan pekerjaan baru, peningkatan akses ke informasi dan layanan. Tapi, di sisi lain juga memberikan dampak negatif.

“Dampak negatif dari revolusi industri 5.0 yaitu pergeseran lapangan pekerjaan, kesenjangan digital, masalah privasi dan keamanan data, dampak lingkungan menghasilkan limbah elektronik,” Tuturnya.

Salah satu kriminalitas di era revolusi industri 5.0 yaitu kejahatan siber.

“Jenis kejahatan siber ini antara lain pishing, fraud, pornografi online, hate speech,” Ucapnya.

Sementara itu, Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Badya Wijaya mengatakan acara itu adalah acara silaturahmi untuk menjaga Kamtibmas.

“Saya ucapkan terima kasih atas totalitas selama ini dengan proaktif membantu Polri dalam menjaga Kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Badya.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk melapor jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan.

“Membiasakan atau tradisikan lapor cepat (early warning) setiap potensi gangguan Kamtibmas khususnya kejadian-kejadian yang bersinggungan dengan Agama, etnis, suku dan golongan,” Katanya.

Continue Reading

POLDA

Ratusan Paket Senyum Satgas Yonif 411 Kostrad Kembali Bahagiakan Masyarakat Keneyam

Published

on

By

Jakarta. Kembali menggelorakan semangat kepedulian dan kebersamaan, Satgas Mobile Yonif 411 Kostrad tak kenal lelah dalam membagikan kebahagiaan kepada masyarakat Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Pada Jumat (16/2/2024), Pos Senyum kembali menjadi saksi keceriaan bagi ratusan warga setempat.

Truk-truk baja yang menjadi ikon kegiatan tersebut seperti magnet bagi warga, mengingatkan mereka akan kehadiran program Pos Senyum. Setiap truk yang terparkir di perempatan jalan segera menjadi pusat perhatian, menandakan kedatangan paket senyum untuk masyarakat.

Dansatgas Mobile Yonif 411 Kostrad, Letkol Inf Subandi, S.E.,M.I.P., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kepada sesama, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat serta mempererat hubungan antara Satgas dan masyarakat.

Keberadaan Pos Senyum yang strategis memudahkan akses bagi warga dari berbagai penjuru Keneyam, menjadikan distribusi paket senyum menjadi lancar dan efisien. Masyarakat yang menerima bantuan tersebut tidak hanya senang dengan paket sembako, tetapi juga baju anak-anak, selimut, dan gula-gula yang turut disiapkan.

Mama Entera Gwijangge, salah satu penerima paket senyum, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Terimakasih bapa-bapa TNI yang selalu berbagi kepada kami masyarakat, saya senang, kemarin saya juga dapat beras ini kita lewat lagi dapat beras sama selimut, anak saya juga dapat baju baru, terimakasih sekali kepada bapa TNI, kami semua senang,” ucapnya penuh kebahagiaan.

Program Pos Senyum bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan kehangatan yang terus disalurkan oleh Satgas Mobile Yonif 411 Kostrad kepada masyarakat Keneyam. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, mereka terus menjadikan Keneyam sebagai tempat yang lebih baik untuk hidup. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.

Continue Reading

Trending