Connect with us

TNI AL

LANTAMAL III JAKARTA HADIRI RAPAT PERSIAPAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN NATAL 2023 DAN TAHUN BARU 2024

Published

on

TNI AL-Dispenlantamal3. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. diwakili oleh Wakil Komandan (Wadan) Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H. menghadiri rapat persiapan penyelenggaraan angkutan Natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru) yang dipimpin Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok M. Takwim Masuku, S.T., M.M.T. bertempat di The 101 Jakarta Airport CBC Hotel Jl. CBC Raya 2 No. 1 Benda, Kota Tangerang, Rabu (13/12/2023).

Kepala KSOP Utama Tanjung Priok dalam sambutannya mengatakan “Tujuan dari rapat persiapan penyelenggaraan angkutan Natal 2023 dan tahun baru 2024 adalah untuk memastikan kesiapan instansi terkait, penyedia jasa dan petugas yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan laut Natal 2023 dan tahun baru 2024. Berdasarkan pada pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya diprediksi akan terjadi kenaikan penumpang pada masa angkutan laut Natal 2023 dan tahun baru 2024 dikarenakan liburan anak sekolah, liburan akhir tahun dan hari besar agama serta telah berlalunya masa pandemi Covid-19, untuk itu kita harus selalu waspada guna mengoptimalkan pelayanan di pelabuhan”.

Selanjutnya Kepala KSOP Utama Tanjung Priok menjelaskan “Kita harus memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laik laut dan bahu membahu dalam meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk mengantisipasi cuaca ekstrim. Adapun persiapan yang harus dilakukan adalah pemeriksaan kelaiklautan kapal di wilayah pelabuhan Tanjung Priok melalui uji petik kelaiklautan yang dilakukan oleh Marine Inspector dari KSOP Utama Tanjung Priok. Untuk itu, diharapkan seluruh stekholder terkait dan para nahkoda agar selalu memantau prakiraan cuaca yang didapat dari BMKG serta wajib melakukan penundaan keberangkatan kapal apabila terjadi kondisi cuaca buruk sebelum kapal berangkat, karena keselamatan pelayaran tidak dapat dikompromi. Mengingat Nataru kerap bersamaan dengan cuaca ekstrim, maka perusahan pelayaran diminta untuk dapat meng-update informasi terkini jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal baik di pelabuhan atau melalui media sosial”.

(Dispen Lantamal III Jakarta)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TNI AL

Komandan Lanal Sabang Sambut Kedatangan Presiden RI di Provinsi Aceh

Published

on

By

TNI AL, Sabang,- Komandan Lanal Sabang (Danlanal Sabang) Kolonel Laut (P) Gita Muharam, M.Sc., beserta unsur Forkopimda Aceh ikut serta menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) dan transit di Provinsi Aceh, bertempat di Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Boeng Bakjok, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (16/07/2024).

Kedatangan Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Aceh menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ-2/A-001, ETA, TBA, dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), sekaligus transit terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Provinsi Aceh untuk melakukan pengisian bahan bakar pesawat.

Selama melaksanakan Transit di Ruang VIP/VVIP Room Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mendapatkan pengamanan yang maksimal oleh Tim PAM VVIP dari berbagai sektor termasuk unsur Pengamanan Jalur Laut.

Turut hadir menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Komandan Lanal Sabang beserta unsur Forkopimda Provinsi Aceh.

(Pen Lanal Sabang)

Continue Reading

TNI AL

DANLANTAMAL III JAKARTA HADIRI ACARA PEMBEKALAN KASAL KEPADA PERWIRA REMAJA AKADEMI ANGKATAN LAUT ANGKATAN-69 TA 2024

Published

on

By

TNI AL-Dispenlantamal3. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. menghadiri acara pembekalan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. kepada Perwira Remaja (Paja) Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan-69 TA 2024 dihadiri Wakasal Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali dan Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny. Ketty Erwin S. Aldedharma, bertempat di gedung Balai Samudera Jl. Boulevard Barat Raya No. 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (16/07/2024).

Kasal dalam pembekalannya mengatakan “Pada awal kemerdekaan, Indonesia masih banyak menggunakan produk hukum kolonial Belanda termasuk diberlakukannya aturan yang disebut Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie (TZMKO) atau Undang-Undang Laut Teritorial dan Lingkungan Maritim yang ditetapkan pada tahun 1939. Peraturan TZMKO ini berisi penentuan batas laut teritorial yang membagi wilayah daratan Hindia Belanda dalam bagian-bagian terpisah dengan teritorialnya sendiri-sendiri. Berdasarkan TZMKO ini, setiap pulau baik pulau berukuran besar maupun kecil di wilayah Hindia Belanda mempunyai laut teritorial sendiri-sendiri. Laut teritorial adalah wilayah laut yang membentang ke arah laut sampai jarak tiga mil laut yang diukur dari garis pantai pada saat air surut pada setiap pulau atau bagian pulau yang merupakan wilayah daratannya. Di batas laut teritorial itu merupakan laut internasional atau laut bebas. Konstruksi hukum seperti ini memungkinkan kapal-kapal musuh mampu memata-matai atau bahkan memblokade pulau-pulau yang masuk dalam wilayah Hindia Belanda”.

Selanjutnya Kasal menjelaskan “Pemberlakuan TZMKO berlangsung sampai tahun 1957 dan mengalami perubahan mendasar setelah pengumuman pemerintah Indonesia melalui Perdana Menteri Ir. Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda yang menyatakan bahwa perairan di antara pulau-pulau adalah bagian tidak terpisahkan dari daratan yang mengakibatkan luas wilayah Indonesia bertambah empat kali. Namun yang paling penting adalah daratan dan perairan menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Secara geografis Indonesia terletak di persimpangan dunia dengan wilayah perairan mencapai lebih dari 70 persen, maka wilayah Indonesia menjadi jalan raya dunia yang sangat penting untuk jalur pelayaran internasional. Indonesia memiliki empat dari sepuluh choke point strategis dunia, yaitu Selat Malaka, Selat Lombok, Selat Sunda, dan Selat Ombai Wetar. Apabila laut Indonesia tidak aman maka perdagangan dan ekonomi dunia akan sangat terganggu. Sebagai ksatria Jalasena pengawal samudera, tugas Paja AAL-69 tidaklah mudah dan berbagai tantangan sudah menghadang di depan mata sebelum terjun langsung dalam medan penugasan yang sesungguhnya”.

Sebelum mengakhiri pengarahannya Kasal menekankan “Dengan berbagai tantangan yang dihadapi dan implikasinya, maka diharapkan Perwira Jalasena memiliki kemampuan menjadi manusia yang jujur, setia dan bermanfaat. Menjadi prajurit Jalasena yang patriotis, berani, disiplin dan berdedikasi. Menjadi pemimpin yang adil, bijaksana dan berwibawa serta memiliki kemampuan beradaptasi yang baik”.

(Dispen Lantamal III Jakarta)

Continue Reading

TNI AL

PESAN KASAL KEPADA PERWIRA REMAJA AAL-69 : JADILAH PERWIRA YANG SELALU DICARI DAN DIBUTUHKAN, BUKAN PERWIRA YANG DITOLAK DAN DIHINDARI

Published

on

By

Berita Kolinlamil TNI AL, 16 Juli 2024 ——- Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo, PSC(j) M.A., M.M.S., CHRMP didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Kolinlamil Ny. Irna Krisno Utomo, turut hadir dan mengikuti Pembekalan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. kepada Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut (Paja AAL) Angkatan Ke-69 Tahun 2024, bertempat di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (16/7).

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan diawali dengan pembekalan Kasal, yang mengatakan bahwa sebagai Ksatria Jalasena Pengawal Samudera, tugas Paja AAL-69 tidaklah mudah. Berbagai tantangan sudah menghadang di depan mata sebelum terjun langsung dalam medan penugasan yang sesungguhnya.

Menurut Kasal, dengan berbagai tantangan yang dihadapi serta implikasinya, maka diharapkan Perwira Jalasena memiliki : Pertama kemampuan untuk menjadi manusia yang jujur, setia dan bermanfaat, kedua menjadi prajurit Jalasena yang Patriotis, berani, disiplin dan berdedikasi. Ketiga menjadi pemimpin yang adil, bijaksana dan berwibawa, keempat memiliki kemampuan pemecah masalah (Problem Solving), memiliki kemampuan beradaptasi, mampu berkolaborasi, memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kreativitas dan inovasi, memiliki humanisme dan kepekaan sosial yang tinggi.

“Sebagai bekal dalam penugasan, saya sampaikan pesan berupa pelajaran dari kehidupan, bagaimana menjadi Perwira dan Pemimpin yang baik, yakni bangunlah stigma yang positif dengan perilaku baik setiap hari, jadilah Perwira yang selalu dicari dan dibutuhkan, bukan Perwira yang ditolak dan dihindari“, ucap Kasal dihadapan seluruh Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut Angkatan Ke-69 Tahun 2024. (Dispen Kolinlamil)

tni_prima

kasal

tni_angkatan_laut

jalesvevajayamahe

indonesiannavy

Continue Reading

Trending