Connect with us

Hiburan

Peserta Membludak di Audisi Terakhir Miss Indonesia 2023

Published

on

Fokusindonesia.com,Audisi Miss Indonesia 2023 berlangsung ramai di sejumlah kota di Tanah Air. Jakarta setelah menjadi kota pembuka, kini sekaligus menjadi kota penutup audisi ajang kontes kecantikan tersebut.

Antusias para peserta pun mulai terlihat saat mereka mendatangi Studio MNC di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat dan Sabtu (17-18/03/2023). Para peserta pun tampak antusias mendaftar dan mengikuti sejumlah tes di babak audisi.

“Saat ini big audition kami ada di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Kemudian di luar kota special hunt kita ada di Medan, Semarang dan Makasar. Kemudian ada di kota Samarinda dan Salatiga,” ujar Yan Satriana selaku Head Off Air Marcomm RCTI.

Yan menambahkan audisi tahun ini ada sedikit perbedaan. Di tahun 2023 ini, Miss Indonesia 2023 melakukan open audition setelah metode itu terakhir dilakukan di tahun 2020.

Dengan begitu, antusias para kontestan begitu terasa dari berbagai kota, budaya dan latar belakang.

“Alhamdulillahnya ketika kita open audition di tahun ini banyak yang menunggu dan mereka antusias, dan peserta umum yang datang lebih banyak dari audisi online.

Sebagai informasi, audisi Miss Indonesia 2023 diadakan dua kali di Kota Jakarta. Pertama pada tanggal 11 Februari 2023 dan kini ditutup pada 17-18 Maret 2023. (Sum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Musik

Konser “Soul Intimate Vol.2” Hadirkan Pengalaman Tak Terlupakan, Musisi Maliq & D’Essentials, Reza Artamevia, Hingga Dewa19

Published

on

By

FokusIndonesia.com, JakartaPT Ekis Muda Berkarya adalah sebuah holding company yang bertujuan untuk menjadi pelopor inovasi yang Fresh dan kreatif dalam menciptakan ide-ide menuju masa depan. Dengan visi misi menjadi “Beacon of Innovation” menerangi jalur menuju masa depan, kami mempunyai beberapa lini bisnis melalui beberapa lini bisnis.

Bozz Event menyelenggarakan beberapa yang memukau Ekspectanica pada Tahun 2022, “Hingar Bingar” tahun 2022, Ekspectanica 2023 di 5 kota besar, serta konser “Soul Intimate 2023” dan Soul Intimate 2024 dengan jumlah penonton puluhan ribu di masing-masing konser, memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para penonton puluhan ribu di masing masing konser dan memberikan experience yang tak terlupakan.

“Soul Intimate” Konsep konser yang lebih intimate dan tanpa sekat antara artis dan penonton menjadi fokus utama dalam rencana konser ini. Tujuannya adalah menciptakan momen yang lebih dekat dan terjangkau bagi para penggemar, berbeda dengan konser-konser pada umumnya yang sering kali terasa jauh dan sulit diakses.

Arsala Yulianto selaku Direktur Soul Concert mengatakan “Kami tahu bahwa ketika bertemu dengan artis, itu sulit, karena pada saat konser, jarak antara artis dan penonton bisa sangat jauh, dengan pagar dan keamanan yang banyak, sehingga terasa tak terjangkau. Namun, dengan menghadirkan konser yang lebih intimate di Solo, kami berharap bisa lebih dekat dengan penonton. Seperti itu sih yang ingin kita bawa, jadi tidak terlalu banyak, Tapi we create a moment gitu. Jadi kita membuat momen. Dan satu lagi soal ini punya komitmen di mana selain bisa membuat momen momen yang menarik, kami juga ingin mengabadikan momen,” tuturnya di The Kasablanka Hall pada 19 April 2024.

Dirancang sedemikian rupa sehingga penonton dapat menyaksikan para artis berada sangat dekat dengan mereka, tanpa adanya pagar atau keamanan yang membatasi jarak. Hal ini diharapkan dapat membangun kedekatan dan interaksi yang lebih personal antara artis dan penonton.

Project Manager Boss Event, Muhammad Thoriq Badru menuturkan, dari segi treatment, ada perbedaan gate yang berbeda. “Penempatan posisi di atas sendiri, dan VVIP sangat dekat dengan guest star. Saat ini, keinginan adalah memberikan pengalaman yang berbeda,” ujarnya di lokasi yang sama.

“Untuk yang sebelumnya, kita hanya berfokus pada hal yang lebih intim. Namun, untuk malam ini, teman-teman bisa menyaksikan “Night at the Opera” yang ingin tampil jauh lebih mewah dan berkelas. Malam gala ini ditujukan untuk semua penonton, dengan area VVIP yang memiliki latar belakang khusus,” kata Thoriq.

Selain itu, komitmen lain dari penyelenggara adalah untuk mengabadikan momen-momen berharga selama konser berlangsung. Dengan demikian, tidak hanya pengalaman langsung yang akan dirasakan oleh penonton, namun juga kenangan yang dapat dibawa pulang dan dinikmati kembali setelah acara usai.

Secara keseluruhan, konsep konser yang lebih intimate dan pengabadian momen menjadi kunci utama dalam rencana penyelenggaraan konser ini, dengan tujuan menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan bagi para penggemar.

Pada tahun 2024, Soul Intimate kembali menghadirkan konser yang lebih intimate dan dekat dengan penonton. Kali ini, mereka mengundang Maliq & D’Essentials untuk membawakan beberapa lagu hits mereka, seperti “Senja Teduh Pelita”, “aduh”, “Kita bikin Romantis”, “Himalaya”, “Untitled”, “Memori”, dan “Pilihanku”.

Selain itu, Reza Artamevia juga turut meramaikan konser dengan menyanyikan beberapa lagu populernya, seperti “Aku Wanita”, “I Am Happy”, “Satu Yang Tak Bisa Lepas”, dan “Cinta Kita”. Dalam lagu “Cinta Kita”, Reza Artamevia bahkan mengajak seorang penonton untuk naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama.

Tidak hanya itu, Reza Artamevia juga membawakan lagu khusus untuk anaknya, dengan lirik “dimana pun, doa ibu akan menyertaimu, rendahkanlah jangan sombong”. Selain itu, ia juga menyanyikan lagu-lagu lainnya, seperti “Biar Menjadi Kenangan”, “Pertama”, “keabadian”, dan “Dia” yang dinyanyikan bersama Aliya.

Aliya naik ke atas panggung membantu ibunya yang sedang sakit, turut menyumbangkan suaranya dalam konser ini. Walaupun suaranya tidak sempurna, Aliya tetap memberikan penampilan terbaiknya, lagu terakhir yang dibawakan adalah “izinkan aku”, di mana Aliya berharap dapat bernyanyi bersama semua penonton.

Kehadiran Maliq & D’Essentials dan Reza Artamevia, serta partisipasi penonton, telah menciptakan momen yang lebih intimate dan berkesan dalam konser Soul Intimate tahun 2024 ini.

Selain Maliq & D’Essentials dan Reza Artamevia, Soul Intimate juga menghadirkan Dewa19 untuk membawakan beberapa lagu hits mereka yang sangat dinantikan oleh para penonton. Dewa19 ft Virzha menyanyikan lagu-lagu populer seperti “Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia”, “Dewi”, “Tak Kan Ada Cinta Yang Lain”, “Dua Sedjoli”, “Sedang Ingin Bercerita” yang dinyanyikan bersama Ahmad Dhani, “Risalah Hati”, “Sayap-Sayap Patah”, “I Want to Break Free”, “Kosong”, “Roman Picisan”, “Separuh Nafas”, dan “kangen”.

Kehadiran Dewa19 di konser Soul Intimate vol.2 ini telah membuat acara semakin meriah dan antusias. Puluhan ribu penonton yang hadir memadati venue, menciptakan suasana yang sangat ekslusif dan berkesan. Penonton tampak sangat bersemangat dan menikmati setiap penampilan dari para artis yang tampil.

Secara keseluruhan, konser Soul Intimate vol.2 ini telah berhasil menciptakan momen yang lebih intimate dan dekat dengan penonton, sesuai dengan konsep yang diusung. Kehadiran Maliq & D’Essentials, Reza Artamevia, dan Dewa19 telah memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penggemar yang hadir.

Continue Reading

Film

Poster Mencekam Film “Cerita Sofi” Ungkap Teror yang Menanti di Balik Liburan Keluarga

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – 5 April 2024, Bangun Pagi Pictures merilis official poster dari Film horor berjudul Cerita Sofi. Film karya sutradara Ivan Bandhito ini siap tayang di tahun 2024. Film ini bercerita tentang karakter bernama Sofi dan empat saudaranya yang mengalami kejadian tragis saat liburan di kampung halaman mereka. Ulah kelalaian salah satu dari mereka membawa mereka kepada terror yang menghantui dan misteri yang harus mereka pecahkan ditengah konflik pribadi yang berkecamuk dan rekonsiliasi mereka sebagai keluarga.

Poster film ini menampilkan sosok perempuan yang berlumuran darah dan membawa boneka lusuh dengan tagline “kenapa kalian tinggalin aku?” bagian dari sneek peek dibalik teror film Cerita Sofi. Kombinasi warna gelap dan pencahayaan jingga yang dramatis menciptakan atmosfer yang menegangkan sekaligus menggugah rasa ingin tahu penonton ada cerita apa di dalam film Cerita Sofi?

Jonathan HM selaku produser eksekutif menyampaikan “kekuatan utama film Cerita Sofi selain pada sosok hantu yang mencekam, juga lebih ke misteri yang akhirnya terungkap dibalik teror yang menghantui di film ini”.

Redaksi mendapati hal menarik lainnya dari sutradaranya Ivan Bandhito yang juga dosen senior di Institut Kesenian Jakarta – IKJ.

“Film ini mengisahkan tentang seorang karakter Sofi dan empat saudaranya yang terkena bencana saat liburan di kampung halaman Abah. Akibat kelalaian salah satu dari mereka, membuat kelima kakak beradik ini harus mengalami sebuah pristiwa tragis dan penuh terror. Terror yang menghantui dan penuh misteri ini harus segera dipecahkan ditengah konflik pribadi yang berkecamuk dan rekonsiliasi mereka sebagai keluarga,” papar Ivan lugas.

Sementara itu dibeberkan line up pemain menampilkan sederet nama-nama pemain muda dan berbakat, seperti salah satunya Sarah Beatrix yang berperan sebagai Sofi.

Lalu ada juga Joshua Suherman, Annette Edoarda, Naura Hakim dan Irsyadillah yang bereperan sebagai kakak beradik dari anak Abah yang dimainkan oleh Egi Fedly.

Selain itu ada juga beberapa pemain senior seperti Roweina Umboh, Ferry Salim, Julian Kunto dan Natasha Germani sebagai cameo.

Jojo (Joshua Suherman), merupakan anak tertua Abah yang memiliki sifat cuek dan malas, namun ia sangat menyayangi keluarganya.

Angga (Irsyadillah), anak kedua yang sangat penyabar dan penuh logika cara berfikirnya, namun sifat bapernya lebih besar dibanding saudaranya yang lain.

Momo (Annette Edoarda), anak ketiga Abah yang berkepribadian cuek, slengean dan mahasiswa film yang sekolahnya gak kelar-kelar.

Nindi (Naura Hakim), anak ke empat Abah yang memiliki perasaan yang paling paling halus, sensian dan mudah tersinggung.

Sedangkan Sofi (Sarah Beatrix), anak bungsu Abah yang sangat penurut, baik hati serta penuh hormat kepada keluarganya.

“Yang menarik dari Cerita Sofi,
sejak awal saya dipanggil oleh produser Faisal Helmy dan membicarakan cerita ini saya langsung tertarik dengan pernyataan pak Jonathan sebagai EP yang mengatakan bahwa dia ingin membuat film horror yang tidak horror. Bagi saya steatment ini cukup menantang.
Film Cerita Sofi merupakan sebuah penawaran treatment baru dalam genre film horror yang belakangan sangat marak kita lihat. Gempuran pasar global industry film di tanah air, khususnya film bergenre horror yang identik dengan settingan dusun dan balutan agama sebagai identitas moral, merupakan hal yang tidak mudah untuk di “lawan”. Namun saya percaya bahwa dalam genre film apapun pasti memiliki sub dengan gaya yang berbeda-beda, hingga pemahaman tentang sebuah genre film tidak sempit. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam genre horror pun banyak yang menggunakan sub bagian seperti horror komedi, horror romance, horror thriller, horror psikologi dan lainnya,” papar Ivan lugas.

Menurutnya Cerita Sofi mengajak penonton untuk masuk ke dalam sebuah pristiwa baka yang mana nalar serta logika perlu digunakan untuk menikmatinya. Dalam hal ini, ia mencoba untuk menerapkannya dari dua aspek tentang pandangannya terhadap perilaku setan seperti yang banyak digambarkan. Aspek pertama merupakan sebuah alur cerita yang memiliki sebab akibat yang jelas sehingga penonton mampu membaca persoalan yang ditawarkan. Aspek kedua merupakan sebuah logika berfikir tentang rasa ketakutan/kecemasaan yang berlebihan hingga akhirnya sebuah ilusi tentang setan itu bisa muncul.

Dari dua aspek tersebut Ivan membuat sebuah treatment film horror klasik dengan nuansa drama keluarga yang mana pola jumpscare akan sangat halus diperlihatkannya.

Menarik bagi redaksi dan penting untuk Anda ketahui.

Darah dan penyiksaan yang kerap ada dalam film-film horror, disini Ivan tiadakan karena ia ingin membawa penonton ke dalam sebuah pengalaman/realita baru ketika ada dalam ruang ketakutan. Hal ini pun diperkuat dengan unsur suara-suara yang tidak identik hanya untuk memberi kesan seram semata.

Semoga nantinya film Cerita Sofi ini bisa di terima serta dinikmati oleh para pencinta film Indonesia, khususnya pecinta film horror.

Lanjut berkenaan proses produksi film, Ivan yang baru saja momong anak yang lucu dan gemesin semangat buka-bukaan bahwa filmnya kali ini menghabiskan waktu yang cukup panjang, mulai dari development cerita, mengumpulkan team serta diskusi-diskusi kreatif yang memakan waktu selama 4 bulan hingga akhirnya film ini bisa diselesaikan. Pra produksi sendiri berlangsung selama satu bulan dengan agenda yang cukup padat. Sedangkan proses produksinya sendiri berlangsung selama 15 hari shooting day. Produksi film ini dilakukan di bulan Maret 2023 yang mana dibulan tersebut intensitas hujannya sedang lumayan tinggi, sedangkan lokasi utama kami berada di desa Ciloto Puncak Jawa Barat.

Selama persiapan dari pra produksi hingga produksi semua berjalan sesuai dengan time line yang sudah dibuat, walaupun pada saat pelaksanaannya cukup berat karena ada beberapa hari yang harus dilewati dengan muculnya hujan.

Setelah menyelesaikan shooting film kita menghabiskan kurang lebih dua bulan untuk menyelesaikan proses offline hingga online film.

Film Cerita Sofi Segera Tayang tahun 2024.

Continue Reading

Film

GALA PREMIERE “DUA HATI BIRU”: HADIAH UNTUK KELUARGA INDONESIA DI MOMEN LEBARAN 2024

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta, 4 April 2024 – Setelah menerima sambutan hangat dari masyarakat atas peluncuran trailer dan poster resminya. Film “DUA HATI BIRU” memukau para tamu undangan lewat Gala Premiere yang berlangsung di Epicentrum XXI pada 4 April 2024.

Gala Premiere dihadiri oleh para produser, sutradara, penulis. dan pemeran film “DUA HATI BIRU.” “Kami tidak menyangka animo yang begitu besar dari masyarakat terhadap kelanjutan kisah Dua Garis Biru. “DUA HATI BIRU” yang hadir sebagai hadiah untuk keluarga Indonesia, dan kami berharap film ini dapat menjadi wadah refleksi dan diskusi hangat. terutama saat momen libur Lebaran ketika keluarga berkumpul,” ujar Chand Parwez Servia, produser film “DUA HATI BIRU.”

“Kami berharap bahwa film ini dapat menjadi ruang bagi banyak ccrita yang membawa harapan baik tentang keluarga, serta membuka jalan komunikasi lebih akrab,” lanjut Chand Parwez Servia.

Sebagai kisah kelanjutan keluarga kecil Bima, Dara dan Adam, “DUA HATI BIRU” akan membahas lika-liku kehidupan berkeluarga yang dialami oleh pasangan muda, tantangan dalam mengurus anak dan juga upaya pasangan keluarga muda untuk menyeimbangkan peran masing-masing baik sebagai orangtua bagi anak mereka, sebagai anak dari orangtua masingmasing, dan juga sebagai teman hidup satu sama lain.

“Film “DUA HATI BIRU” ingin menggambarkan perjuangan merekatkan hubungan keluarga kita yang tak sempurna. Tumbuh menjadi satu keluarga tak hanya butuh cinta, tapi juga butuh ilmu serta konsistensi untuk menerapkannya. Semoga film ini akan menambah kehangatan keluarga yang menontonnya dan motivasi belajar untuk yang akan atau baru berkeluarga,” ujar Gina S. Noer yang merangkap produser, penulis skenario, dan sutradara bersama Dinna Jasanti.

“Kerja kolaboratif dalam DUA HATI BIRU menjadi nyawa dalam produksi ini, sehingga kami berhasil melahirkan film keluarga yang hangat. Semoga pesan baik Film ini bisa tersampaikan untuk seluruh keluarga di Indonesia” tambah Dinna Jasanti selaku sutradara. “DUA HATI BIRU” diperankan oleh Angga Yunanda sebagai Bima, Nurra Datau sebagai Dara, dan aktor cilik Farrell Rafisgy sebagai Adam yang akan menjadi anak dari Bima dan Dara. Perpaduan ketiga aktor ini akan menghangatkan layar bioskop sebagai sebuah keluarga kecil yang akhirnya bertemu setelah 4 tahun terpisah.

Kehadiran Farrell di depan layar juga memukau dengan aksi gemasnya yang sckaligus menjadi pengingat pentingnya edukasi parenting anak dari Film ini. Kisah yang menyoroti lika-liku keluarga muda ini juga menghadirkan sisi yang entertaining dengan kehadiran pemeran Keanu Angelo, yang menjadi sahabat Bima dan Dara. Dengan mulutnya yang terdengar seperti ceplas-ceplos, tetapi Keanu yang berperan sebagai Igi memperlihatkan betapa krusialnya komunikasi keluarga.

Terlebih, ketika Bima dan Dara dihadapkan pada krisis seperti kondisi ekonomi dan cara menghadapi mertua masing-masing. “DUA HATI BIRU” akan dirilis pada tanggal 17 April 2024 di seluruh Bioskop Indonesia dan akan melakukan tur promosi di sekitar Jakarta selama periode libur Lebaran, dan di berbagai kota besar di tanah air pada saat tayang di Bioskop.

Ini merupakan kesempatan istimewa bagi para penggemar film untuk menyaksikan “DUA HATI BIRU” di layar lebar, sambil merayakan semangat kebersamaan dan kehangatan keluarga. (Red)

Continue Reading

Trending