Connect with us

Ragam Berita

Pipiltin Cocoa Hadirkan Kenikmatan Kreasi Cokelat Asal Indonesia Untuk Temani Momen Ramadan Penuh Kehangatan

Published

on

Fokusindonesia.com – Jakarta, 14 Maret 2023 – Mempererat tali silaturahmi dan menjalin kehangatan bersama sanak saudara dan kerabat menjadi momen yang identik dan spesial di bulan suci Ramadan. Berkumpul dan makan bersama di rumah saat Lebaran maupun mengirimkan hampers Ramadan merupakan kegiatan yang seringkali ĥdilakukan oleh umat muslim. Pipiltin Cocoa dengan olahan cokelatnya yang lezat dapat menjadi pilihan santapan saat Lebaran. Berdiri sejak tahun 2013 lalu, Tissa Aunilla menjalankan bisnis Pipiltin Cocoa dengan misi untuk memperkenalkan potensi Indonesia sebagai negara penghasil cokelat yang beragam dan berkualitas. Bisnis yang dijalankan bersama sang adik, Irvan Helmi ini menjual berbagai produk cokelat yang merupakan hasil olahan kakao asli Indonesia.

Walaupun Indonesia dikenal sebagai daerah penghasil cokelat spesifik dengan biji kakao yang bisa didapatkan di berbagai pulau, namun sangat sulit untuk mencari produk olahan cokelat lokal di Indonesia. Fakta ini lah yang mengawali perjalanan Tissa dalam membangun bisnis Pipiltin Cocoa. Ia mulai mencari tahu lebih dalam mengenai cokelat asal Indonesia dan perlahan menciptakan hasil olahan cokelat dari rumahnya. Tissa pun akhirnya juga mengambil Master Chocolatier Certification di Swiss pada tahun 2011 untuk memperdalam pengetahuannya mengenai cara memproduksi cokelat.

 

Tissa Aunilla, Owner of Pipiltin Cocoa mengatakan, “Menjalankan bisnis Pipiltin Cocoa ini diawali dari keinginan kami agar produk cokelat Indonesia dikenal di dunia. Potensi besar yang kami lihat khususnya dari petani lokal yang dapat menghasilkan keanekaragaman cokelat asal Indonesia dengan kualitas yang sangat baik tentunya butuh didukung dan diapresiasi. Bisnis ini menjadi wadah dan cara kami untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan komunitas petani biji kakao, dimana hingga saat ini bahan baku yang digunakan Pipiltin Cocoa berasal dari lebih dari 2.000 mitra petani lokal. Kami pun terus melakukan inovasi produk coklat beserta layanannya melalui riset pasar yang intensif agar Pipiltin terus berkembang dan mengikuti kemajuan zaman.”

 

Berdayakan Petani Lokal Tunjukkan Kualitas Cokelat Asal Indonesia

 

Selama menjalankan Pipiltin Cocoa, Tissa dan Irvan bersama karyawannya mewujudkan misi untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia lewat beberapa langkah. Salah satunya yakni membeli langsung dengan harga yang layak dan premium, yakni 40-50 persen di atas harga pasar. Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan biji yang betul-betul berkualitas, dimana Pipiltin dapat mengambil biji fermentasi di petani. Dengan membeli lebih mahal diharapkan kehidupan para petani Indonesia bisa terbantu. Pipiltin membeli biji cokelat langsung kepada petani, yang dimana tahap harvesting, sorting, fermentation, washing, dan drying dilakukan oleh petani lalu masuk ke tahap produksi oleh Pipiltin sendiri.

Selama ini, biji kakao Indonesia banyak dijual untuk produsen cokelat di Eropa, yang biasanya mengimpor cokelat asli Bali, Jember, dan daerah lainnya di Indonesia. Merek-merek cokelat Eropa ini bahkan menjadikan cokelat Indonesia sebagai produk premium mereka. Melihat kesempatan tersebut, Tissa dan Irvan pun bertekad untuk memperkenalkan cokelat asli Indonesia, untuk orang Indonesia sendiri. Sesuai dengan tema “Diversity” dan tagline “Beda-beda itu enak” yang dikampanyekan Pipiltin Cocoa, keberagaman bisa dirayakan dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan menghadirkan beragam jenis cokelat dari daerah yang berbeda di Indonesia. Saat ini, Pipiltin Cocoa menghadirkan cokelat dari beberapa provinsi, seperti Ransiki Papua Barat 100%, Aceh 84%, Kampung Merasa Kalimantan Timur 74%, Aceh 73%, Ransiki Papua Barat 72%, Bali 70%, East Java 65%, Flores 65%, dan Bali 60%.

Setelah mendapatkan biji kakao dari para petani, Pipiltin Cocoa menjalankan proses produksi hingga akhirnya hasil olahan cokelat bisa dinikmati oleh konsumen, antara lain proses roasting (pembakaran untuk mengeluarkan rasa pada biji kakao), winnowing (memisahkan cangkang dengan inti biji cokelat), grinding (menggiling biji dengan batu menjadi cairan coklat), mixing (mencampur dengan bahan lain seperti gula dan susu), conching (mengaduk cokelat dalam waktu lama untuk menguapkan sebagian rasa asam), tempering lewat kaca-kaca transparan hingga diproses menjadi hidangan atau dessert yang cantik.

Strategi untuk hadir dalam segala momen masyarakat bersama Shopee

Tidak sia-sia, usaha yang dilakukan oleh Tissa berhasil membawa produk cokelat lokal dari Pipiltin Cocoa dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia, bahkan hingga ke ranah internasional di Jepang, Singapura, dan negara lainnya. Namun sayangnya, pandemi yang melanda juga memberikan dampak dimana bisnisnya sempat tergerus karena fokus sepenuhnya masih pada penjualan offline. Karena penjualan berkurang hingga 60%, Tissa memutuskan untuk memperbaharui strategi berjualan dengan fokus mengembangkan penjualan secara online. Setelah bergabung di Shopee sejak tahun 2019, ia mulai gencar berjualan dan mempromosikan produknya di Shopee setahun setelahnya.

Memulai hal yang baru tentu tidak mudah dan cepat. Tissa bersama tim harus mempelajari secara perlahan mengenai berbagai hal tentang online business secara otodidak, baik operasional sampai marketing hingga akhirnya dibantu dan diberikan edukasi oleh tim Shopee. Untung nya dengan kegigihan, Tissa bisa memanfaatkan program kampanye, fitur-fitur, maupun promosi yang Shopee tawarkan untuk mengembangkan bisnis Pipiltin Cocoa. Langkah yang diambil Tissa bersama Shopee ini mampu menghasilkan performa bisnis yang memuaskan untuk Pipiltin Cocoa, salah satunya melalui partisipasi dalam kampanye Shopee Big Ramadan Sale yang sedang berlangsung saat ini.

Tidak hanya itu, untuk semakin menjangkau pengguna lebih luas lagi, dan menciptakan komunikasi yang lebih interaktif dengan konsumen, Pipiltin juga menggunakan fitur Shopee Live. Tissa merasakan pengalaman yang sangat berbeda ketika menggunakan Shopee Live untuk memperkenalkan dan mempromosikan produknya dibandingkan dengan aplikasi lain yang pernah di coba. Selain bisa memberikan informasi produk dengan sangat terperinci, pengguna juga semakin dimudahkan karena bisa langsung membeli produknya melalui Keranjang Orange di fitur ini. Dan untuk lebih menarik perhatian konsumen, ada juga fitur yang dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan giveaway bagi pengguna beruntung.

“Berbagai fitur hingga rangkaian kampanye Shopee yang telah kami ikuti mampu mengantarkan Pipiltin Cocoa meraih pencapaian peningkatan penjualan yang signifikan hingga mencapai lebih dari 4 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Seperti gayung yang bersambut, misi utama Pipiltin Cocoa dalam memperkenalkan cokelat lokal dapat terealisasi dengan inovasi yang Shopee miliki, baik kampanye dan promo menarik sebagai daya tarik bagi konsumen hingga basis konsumen yang ada di seluruh Indonesia. Maka dari itu, kami tidak mau melewati momen kampanye Big Ramadan Sale yang Shopee miliki, karena kami juga melihat antusias yang tinggi akan produk Pipiltin Cocoa di saat bulan Ramadan tiba sebagai pilihan hampers maupun santapan di hari Lebaran. Lebih spesial lagi, pada kampanye Big Ramadan Sale kali ini kami menghadirkan diskon s/d 30% bagi para konsumen untuk dapat mencoba berbagai produk cokelat lokal dari Pipiltin Cocoa,” kata Tissa.

Olahan cokelat tentu disukai semua orang dari segala umur dan dalam berbagai momen. Memasuki bulan Ramadan, Pipiltin Cocoa juga mempersiapkan strategi untuk dapat mengakomodir kebutuhan para umat muslim dan yang merayakan dengan mengeluarkan koleksi bundle product yang dapat dikirim sebagai hampers untuk sanak saudara dan kerabat. Pipiltin Cocoa memiliki hampers favorit yang spesial yaitu Diversity Gift Box, Indonesia Gift Box, dan Joybox Hampers untuk memperkenalkan cokelat asal Indonesia yang tidak kalah lezat. Tidak hanya itu, olahan kue choco fudge brownie dan minuman iced chocolate juga dapat menemani momen silaturahmi di rumah sebagai santapan bersama keluarga.

Menambah kemeriahan untuk Hari Raya Lebaran para pengguna, Shopee juga memberikan penawaran menarik di kampanye Big Ramadan Sale yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menyambut momen silaturahmi, antara lain Flash Sale Akbar Rp1, Gratis Ongkir Super Dahsyat dan THR Kaget 15M hingga 22 April 2023.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ragam Berita

Ketua Panitia Safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli Berikan Paket Lebaran

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta, Ketua Panitia Safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli Andi Mulyati Pananrangi, SE., membagikan paket lebaran bagi anggota Aliansi Wartawati Indonesia (AWI), Aliansi Junalis Bersatu (AJB) dan temen wartawan Jakarta Utara yang turut menyukseskan kegiatan safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli.

“Hari ini, kami membagikan paket lebaran sebanyak 107 paket yang berasal dari bu Andi untuk temen temen semua, mohon maaf hari ini tidak bisa hadir karena ada keperluaan. Salam silahturahmi,”ujar Sucy, mewakili panitia kegiatan Wartawan Jakarta Utara Peduli, saat memberikan bantuan paket lebaran di parkiran kantin Walikota Jakarta Utara, Jumat (05/04/2024).

Salah seorang penerima bantuan Amin mengucapkan terima kasih dan semoga silahturahmi dan kekompakan dapat terjalin lebih erat lagi dan dapat terus melaksanakan kegiatan lainnya.

“Terima kasih salam silahturahmi, mari jaga kekompakan dan kebersamaan di tengah tengah Wartawan Jakarta Utara,”pungkasnya.(Sum)

Continue Reading

Ragam Berita

DR Hj Eko Suwarni SH
MH Turut Melepas Pemudik Gratis Asal Jawa Tengah

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah bersama Perkumpulan Paguyuban Jawa Tengah (PPJT) pada Sabtu 6 April 2024 memulangkan Warga Perantauan Jabodetabek maupun Bandung menuju Kampung Halamannya ke 35 Kabupaten/Kota Semarang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Jawa Tengah yang bekerja disektor informal antara lain yaitu Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan dan Pekerjaan informal lainnya di wilayah Jawa Tengah bersama Pemerintah

Tokoh masyarakat Jawa Tengah, DR Hj Eko Suwarni SH
MH disela mudik gratis menjelaskan,
Bahwa pihaknya bersyukur hari ini Bus dengan tujuan ke 35 Kabupaten/Kota, sebanyak 239 Bus dengan kapasitas 11.750 penumpang. Pemudik adalah masyarakat yang bekerja di sektor informal antara lain, Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan, sopir dan sejenisnya.

Kami mengapresiasi Mereka para perantau asal Jawa Tengah yang juga telah berkontribusi dalam membangun Jawa Tengah, khususnya di kampung halaman masing-masing, tegas Mantan Jaksa yang saat ini diberi amanah di Kementerian PUPR.

DR Hj Eko Suwarni SH.MH juga berperan pada warga perantauan asal Jawa Tengah untuk tetap menjaga kesehatan agar saat berlebayan di kampung halaman bersama keluarga dapat penuh khidmat hingga kembali lagi ke Jabodetabek serta Bandung tetap dalam keadaan sehat, pintanya.

Sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah pada November 2024 mendatang, DR Hj Eko Suwarni SH.MH juga akan meningkatkan kendaraan pemudik di tahun berikutnya, agar para pemudik tidak naik motor tetapi bisa dengan kendaraan Bus atau kereta api dengan nyaman dan selamat hingga berkumpul dengan keluarga dengan selamat.

Kami sangat mensupport kegiatan mudik gratis Pemda Jawa Tengah ini, tegas DR Hj Eko Suwarni SH.MH

Continue Reading

Ragam Berita

Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) Berbagi untuk Yatim Lansia dan Wartawan

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Keberadaan Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) yang telah memasuki usia 15 tahun, bukanlah sebuah usia yang baru merangkak dalam menaungi puluhan bahkan ratusan media di dalamnya.

Seperti halnya konsentrasinya pada berbagai kegiatan keagamaan dan pembelaan terhadap rakyat kecil, yang terus menerus dilakukan dari awal berdirinya Yayasan FORKAM, yang dikomandoi oleh H. Harry Amirudin.

Bertepatan dengan hari Jumat tanggal 05 April 2024, dan 25 Ramadhan 1445 H, kembali Yayasan FORKAM menjalin silaturahmi dengan berbagai santunan kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa untuk kesekian kalinya, yang dilakukan di Masjid Gedung Joeang, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.

“Kegiatan ini hanyalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Yayasan FORKAM, berbagi dengan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, tentunya anggaran yang dikeluarkan bukan hanya dari Kas Yayasan FORKAM, namun juga dibantu dari berbagai fihak, yaitu: BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek, Ibu Nur Tanjung, Bapak Heru Sunawan, Bapak Budi Sahputra, Bapak Petrus Tukimin, Ibu Hj. Kusyati, Bapak Baston Sibarani (Pengawas Yayasan FORKAM), K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Bapak Tony/Ong Yenni, terima kasih banyak atas bantuannya,” ungkap sang Ketua, Harry Amirudin.

Harry juga menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim, lansia, dan anggota FORKAM. Meskipun nilainya tak seberapa, yang penting adalah keikhlasan dalam berbagi dan menjaga silaturahmi.

“Kita harus tampil di situ, ketika ada musibah, kebakaran, atau keadaan sulit lainnya, kita harus ada di sana untuk membantu, dengan dasar niat yang tulus,” tambahnya.

Acara “Berbagi untuk Yatim, Lansia, dan Wartawan FORKAM” menjadi momen yang penting dalam meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadhan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia. (Sum)

Continue Reading

Trending