Connect with us

Ragam Berita

PT ANTAM Tbk memiliki beberapa IUP penambangan emas yang tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia, baik yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap eksplorasi.

Published

on

Fokusindonesia.com, Garut – Di Kabupaten Garut sendiri, PT ANTAM Tbk memiliki IUP seluas 4513 ha yang diantaranya berada dalam wilayah Desa Jatiwangi dan Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, ujar Fajar selaku Ketua Tim Pemeliharaan Lingkungan Dan Sosial (TPLS) IUP OP Arinem yang berada dibawah Unit Geomin PT ANTAM Tbk kepada awak media di Garut (5/6/2024).

Fajar mengatakan “PT ANTAM Tbk – IUP OP Arinem di Kabupaten Garut belum beroperasi karena belum mendapatkan nilai ekonomis, sehingga kegiatan yang dilakukan saat ini adalah kewajiban pemeliharaan lingkungan dan sosial” tuturnya.

Lebih lanjut Fajar menjelaskan kegiatan CSR TPLS IUP OP Arinem yang sudah dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2024, hampir sama yang dilakukan tahun tahun sebelumnya yaitu memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar berupa bantuan pendidikan, kesehatan, pekerjaan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, infrastruktur, dan kelembagaan.

PT ANTAM Tbk TPLS IUP OP Arinem bersama SMP 4 Pakenjeng & SMK PGRI 1 Pakenjeng, serta memberikan pendampingan kepada mahasiswa fieldtrip dan memberikan bantuan pendidikan berupa kegiatan penanaman pohon. Pada bidang kesehatan memberikan bantuan fogging area Desa Arinem bersama Puskesmas setempat serta memberikan bantuan pengobatan kepada masyarakat sekitar.

Disamping itu, kami juga memberikan pekerjaan kepada masyarakat sekitar berupa kerjasama keamanan dengan lingkup RT RW sekitar dan kerjasama beberapa pengadaan kebutuhan barang dan jasa tim TPLS dengan BUMDes Desa Jatiwangi.

Untuk bidang sosial budaya perusahaan memberikan Alquran kepada Masjid di sekitaran Pakenjeng dan pemberian bantuan pada korban kebakaran. Bantuan lingkungan dilakukan dengan kerjasama dan turut berpartisipasi bakti sosial setiap hari Jumat di sekitar Mess Arinem.

Disamping itu juga tim bekerja sama dengan forkopimcam dalam kegiatan lingkungan, sosial kemasyarakatan, pungkas Fajar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ragam Berita

Penghargaan IKJ ke III: Dedikasi untuk Memajukan Seni Peran Indonesia

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Teater Besar di Taman Ismail Marzuki akan menjadi panggung 19 Juni 2024, perayaan untuk para pelaku seni peran terbaik di Indonesia dengan digelarnya Penghargaan IKJ ke III. Acara yang dimulai pukul 20:00 WIB ini bukan hanya sekadar pemberian penghargaan, melainkan juga sebuah upaya serius untuk mengakui dan memajukan seni peran di tanah air.

Ketua Kurator Rahman Yakob, S.Sn., M.Sn., M.lkom., bersama dengan tim kurator yang beranggotakan 32 orang, telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyeleksi para kandidat. Proses seleksi ini melibatkan penilaian mendalam yang melibatkan pertimbangan akademik dan ilmiah, sehingga memastikan bahwa penerima penghargaan benar-benar layak dan telah memberikan kontribusi yang signifikan.

Berbeda dari penghargaan sebelumnya yang diadakan di Graha Bhakti Budaya, tahun ini penghargaan akan digelar di Teater Besar dengan kapasitas 1200 kursi dan fasilitas panggung yang mutakhir. Lokasi baru ini dipilih untuk mengakomodasi acara yang lebih besar dan lebih megah, mencerminkan prestise dari penghargaan yang diberikan.

“Seni peran tidak hanya tentang akting di panggung atau layar, tetapi juga tentang kontribusi dalam kehidupan sehari-hari dan pengaruhnya terhadap masyarakat,” ujar Rahman. “Kami menilai para kandidat berdasarkan keterampilan akting, kontribusi mereka dalam seni, serta popularitas dan pengaruh positif yang mereka miliki,” tuturnya di Gedung Luwes IKJ, Rabu, 12 Juni 2024.

Selain faktor-faktor tersebut, pengalaman dan penghargaan yang telah diterima sebelumnya juga menjadi bahan pertimbangan penting. Namun, tidak hanya prestasi masa lalu yang diperhatikan, tetapi juga potensi untuk masa depan. Rahman menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada generasi muda yang menunjukkan bakat dan dedikasi tinggi.

Tim Kurasi Penghargaan IKJ telah melakukan serangkaian Focus Group Discussion (FGD) sejak April hingga Juni 2024. FGD ini melibatkan diskusi mendalam dan analisis terhadap potensi para kandidat, dengan sidang pleno terakhir diadakan pada 3 Juni 2024. Proses penetapan pemenang dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat, dan jika perlu, melalui pemungutan suara. “Proses penilaian kami sangat ketat dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa penghargaan ini benar-benar mencerminkan dedikasi dan kontribusi nyata dalam seni peran,” kata Rahman.

“Kami juga berharap bahwa penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seniman muda untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas seni di Indonesia,” katanya.

Dengan penghargaan yang diberikan kepada berbagai kategori seperti Aktor, Aktris, Sutradara, dan lainnya, Penghargaan IKJ ke III ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi ekosistem seni peran di Indonesia. Institut Kesenian Jakarta berharap bahwa melalui penghargaan ini, seni peran di Indonesia dapat terus berkembang dan menginspirasi masyarakat luas.

Penghargaan diberikan kepada beberapa kategori berikut, Aktor, Aktris, Sutradara, Penulis Cerita/Skenario, Lifetime Echievmen, Pengamat, Media, Organisasi/yayasan, dan Pejabat Publik.

Ada dua syarat penerima penghargaan IKJ bidang Seni Peran yaitu belum pernah kuliah di IKJ dan belum pernah memperoleh penghargaan IKJ.

Konsideran yang melatarbelakangi Penghargaan IKJ ke III, antara lain:
1 Bahwa Seni Peran mampu menggugah dan memperdalam kesadaran manusia akan keindahan lahir dan batin.
2 Bahwa untuk menjaga, mengembangkan, meningkatkan, memajukan Seni Peran di Indonesia dibutuhkan ekosistem dan kerjasama yang kondusif diantara para seniman maupun segenap pemangku kepentingan secara berkesinambungan.
3 Bahwa untuk menghargai Karya Seni Peran diberikan Penghargaan IKJ kepada Seniman dan/atau Kontributor Seni Peran yang berjasa mensukseskannya.

ANGGOTA TIM KURASI PENGHARGAAN IKJ 2024

1. Rahman Yakob, S.Sn. M.Sn, M.Ikom

2. Cok Simbara, T,Sd

3. Gandung Bondowoso, M.Sn.

4. Yosef Ginting, A.Md, T.Sn.

5. Dwi Yan, S.Sn.

6. Herdin Hidayat, M.M

7. Matias Muchus, T.Sd.

8. Sigit Hardadi, T.Sd.

9. Jose Rizal Manua, S.Sn, M,Sn.

10. Derry Drajat, T.Sd.

11. DR Sudibyo JS.

12. Ayu Basir Nurdin, S.Sn, SH, MH M, Kuk

13. Isdaryanto, S.Sn

14. Irwan Siregar, S.Sn

15. Rudi Witanto, S.Sn

16. Zak Sorga, S.Sn

17. Elzabeth Lutters, S.Sn

18. Robinsar Simanjuntak, M.Sn

19. Rudi Aryanto, S.Sn

20. Siti Artati, 5.5n

21. Oding Siregar, S.Sn

22. Bedjo Soelaktono, S.Sn

23. Ade Puspa Jayanti, S.Sn

24. Hestu Wreda, M.Sn

25. Ungke KAUMBUR, S.Sn

26. Zoel Dayak, T.Sd

27. Sinyo Rudi pulingala, S.Sn

28. Linda djanika, T.Sd

29. Lala nurlaela, S.Sn

30. Epoy pradipta, S.Sn

31. Masree Ruliat, S.Sn

32. Riyanto, S.Sn

Continue Reading

Ragam Berita

Sambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, PT KAI Daop 1 Jakarta Salurkan 11 Ekor Sapi Kurban

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional Daop 1 Jakarta. PT KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keseimbangan lingkungan hidup secara berkesinambungan dengan menyalurkan bantuan dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat sekitar wilayah operasional Daop 1 Jakarta.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendri Wintoko menyampaikan bahwa pada moment Hari Raya Idul Adha 1445 H bantuan TJSL program Bina Lingkungan Daop 1 Jakarta diberikan kepada Yayasan Cipta Madani, Bekasi berupa 11 ekor sapi kurban senilai Rp. 220.000.000,- (Dua ratus dua puluh juta rupiah).

Ixfan menambahkan penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Deputy Executive President Bidang Pelayanan dan Komersial PT KAI Daop 1 Jakarta, Ali Afandi di Hall Utara Kantor Daop 1 Jakarta, Selasa (11/6).

Lebih lanjut, Ixfan menjelaskan bahwa bantuan TJSL yang diberikan PT KAI Daop 1 Jakarta terbagi menjadi 3 yaitu Pogram Bina Lingkungan, Program Kemitraan dan program Community relations.

“Program Bina Lingkungan adalah program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat yang disalurkan dalam bentuk bantuan bencana alam dan bencana non alam sedangkan program kemitraan adalah bantuan yang disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) meliputi 7 sektor yaitu sektor Industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan jasa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. Sedangkan, program community relation adalah bantuan yang diberikan berupa sponshorshif yang benefitnya berhubungan dengan kegiatan sosial lingkungan, ekonomi, pendidikan, keagamaan, kesehatan, hukum dan tata kelola yang diberikan kepada komunitas internal perusahaan (Railfans), komunitas masyarakat dan komunitas non media” ujar Ixfan.

Sebelumnya, tercatat pada tahun 2022 PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyalurkan dana bantuan TJSL program Bina Lingkungan sebesar Rp. 1.185. 698.837,- dan program Kemitraan sebesar Rp. 280.000.000,-. Selanjutnya, pada tahun 2023 melalui program Bina Lingkungan disalurkan sebesar Rp. 1.741.356.400,- dan di tahun 2024 hingga awal Juni ini sebesar Rp. 305.869.500,-. (Pada tahun 2023 dan 2024 program Kemitraan sudah tidak ada penyaluran dikarenakan bekerja sama dengan PT BRI (Persero) Tbk. sehingga pengajuan dan permohonan program Kemitraan PT BRI (Persero) Tbk.). Jadi, pada 3 tahun terakhir ini KAI Daop 1 Jakarta telah menyalurkan bantuan dana TJSL sebesar Rp. 3.232.924.737,-.

“Kami berharap dengan diberikannya bantuan ini, semoga dapat membantu masyarakat di wilayah operasional Daop 1 Jakarta dan semakin mempererat hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar guna menunjang kelancaran operasional perjalanan kereta api. Hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional sangat kami butuhkan, untuk mendukung proses bisnis perusahaan”, Tutup Ixfan.

Continue Reading

Ragam Berita

FROM JAKARTA WITH LOVE Pameran Tunggal Sasya Tranggono

Published

on

By

Melihat Jejak Tradisional Indonesia Melalui Hasil Karya Seni Kontemporer

Fokusindonesia.com, Jakarta, 25 Mei 2024—Janaswara sebuah platform yang diinisiasi oleh SenyuMuseum dan PITA mempersembahkan pameran tunggal Sasya Tranggono, seniman perempuan Indonesia yang bertajuk FROM JAKARTA WITH LOVE berlangsung pada 25 Mei – 15 Juni berlokasi di PITA Showroom, Sequis Center Building, Jakarta. Pada hari yang sama dengan pembukaan pameran, 25 Mei 2024, juga diadakan sebuah pertunjukan musik dari Orkes Tiup Jepang, Jakarta.

Sasya Tranggono, seorang seniman yang menempatkan kehidupan dan pengalaman pribadinya sebagai sumber inspirasi, mewakili keterikatannya yang erat dengan budaya tradisional. Dalam setiap karyanya, terdapat jejak yang menuntun kita untuk melihat akan akar-akar kebudayaan yang masih kuat dan terlihat pada pameran FROM JAKARTA WITH LOVE yang menampilkan beberapa seri karya yaitu; Seri Bunga, Seri Wayang, dan Seri Kupu-kupu.

Salah satu tema yang ditampilkan pada seri bunga adalah bunga tulip, sebagai seniman, dirinya terinspirasi semasa tinggal di Belanda, melalui karya-karyanya, sang seniman membawa kita dalam perjalanan visual akan sebuah era yang diimplementasikan melalui bentuk dan warna. Dalam seri karya wayang, ia tidak hanya menghadirkan gambaran visual akan warisan budaya leluhurnya, tetapi juga menggambarkan bagaimana budaya tradisional dapat berpadu dengan konteks modernitas. Penggunaan figur wayang yang kuat menjadi representasi visual yang memukau tentang bagaimana nilai-nilai tradisional dapat diresapi dan diinterpretasikan kembali dalam karya seni kontemporer.

Mengenai JANASWARA,  merupakan sebuah wadah ekspresif bagi para seniman musik yang diselenggarakan di ruang pamer mebel PITA yang terletak dipusat kota Jakarta, sebagai bagian dari upaya untuk mengaktifkan ruang publik, sehingga menjadi lebih ramah bagi seniman khususnya yang baru saja memulai perjalanan mereka dalam dunia musik. Dengan harapan hal ini akan meningkatkan kualitas pertunjukan musik di Jakarta menuju tingkat internasional, menjadikan Jakarta makin dikenal sebagai kota global yang berpengaruh dalam industri musik.

Continue Reading

Trending