Connect with us

Peristiwa

Serda Ayupti Babinsa Jati Luhur amankan TNI Gadungan

Published

on

Fokusindonesia.com, Jakarta, tniad.mil.id – Menggunakan seragam PDH TNI, tentara gadungan yang sudah beraksi cukup lama diamankan oleh Serda Ayupti Babinsa Koramil Jatiluhur, Kodim 0507/Bekasi, saat sedang melintas di jalan raya Wibawa Mukti 2, RW 10 Kelurahan, Jati Asih Kecamatan, Jati Asih, Kota Bekasi. Minggu (2/4/2023).

Kejadian bermula saat Serda Ayupti sedang menuju kantor dengan mengendarai kendaraan roda duanya, untuk melaksanakan apel siaga di Kodim 0507/ Bekasi. Saat melintas di Jalan Raya Wibawa, mencurigai seorang dengan pakaian dinas PDH yang tidak sesuai dengan penggunaannya.

Serda Ayupti berusaha menghentikan tentara gadungan tersebut, namun tidak mau berhenti, tidak putus asa Serda Ayupti mengejar pelaku dan menendang motor tentara gadungan tersebut sehingga terjatuh. Namun pelaku sempat melarikan diri, sehingga Serda Ayupti kembali mengejar pelaku menggunakan motor dan menabrak tentara gadungan tersebut dan langsung ditangkap dibantu warga, untuk dibawa ke Koramil 04/ Jati Asih, selanjutnya diserahkan ke Polsek Jati Asih.

Adapun barang bukti dari tentara gadungan tersebut yang diserahkan berupa satu buah seragam PDH PM Mabes TNI berpangkat Sersan Mayor. Satu buah motor Vario 2017 nopol B.3476 ELD dan kuncinya, satu buah STNK atas nama UD, satu buah KTP atas nama Adiyat Herriyadie,satu buah Blangko KTA TNI, Uang tunai Rp 850.000 dan kartu berobat rumah sakit.

Dalam keterangan yang disampaikan, tentara gadungan seringkali meresahkan masyarakat sekitar, yang dalam aksinya selalu menggunakan pakaian dinas PDH PM Mabes TNI. Sudah lebih dari 1 tahun beraksi di wilayah Jati Asih, dengan meminta uang pada warga yang sedang hajatan, meminta uang ke masjid-masjid dengan modus dana sosial atau takjil.

Dandim 0507/Bekasi Kolonel Kav Luluk Setyanto, M.P.M. dalam keterangannya menyampaikan, pada saat penangkapan tentara gadungan tersebut pelaku berusaha melakukan perlawanan sehingga masyarakat turut membantu penangkapannya.

“Pelaku saat ini sudah kami serahkan ke Polsek Jati Asih untuk diproses lebih lanjut,” jelas Kolonel Kav Luluk.

Penyerahan ke Polsek Jati Asih, diterima langsung Iptu Supriyadi, Aiptu Anton dan Aiptu Wanto. Dihadiri Peltu Wahyudi, Pelda Ahmad anggota Unit Kodim 0507/ Bekasi, Serka Budiman anggota Unit Kodim 0507 Bekasi dan Serda Ayupti. (Dispenad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Peristiwa

Penyanyi Neng Dessy Sujud Syukur Saat Mengetahui Hasil Tes Urine Saipul Jamil Negatif

Published

on

By

Fokusindonesia com, Berita yang sangat viral Saipul Jamil tertangkap karena narkoba, membuat geger masyarakat Indonesia, karena penangkapan yang di lakukan di jalan raya. Kondisi itu pun membuat Saipul Jamil Menangis.

Penyanyi dan produser Neng Dessy sangat kaget, Saipul Jamil di tangkap karena narkoba, sebagai teman yang dekat dengan Saipul Jamil, menurut Neng Dessy sosok Saipul Jamil itu tidak pernah memakai narkoba, dia benar – benar sosok yang religius.

“Iya aku kaget banget ya dengar berita ini, benar-benar shock banget, lihat videonya kasihan banget sampai bang ipul nangis di jalan gitu”. Ungkap Neng Dessy kepada awak media

“Pokoknya sedih banget lihat nya, kayak di paksa keluar gitu, tapi aku yakin banget in shaa ALLAH bang ipul itu tidak menggunakan narkoba, aku sebagai temannya bang ipul, sangat tahu dia, setahu aku kalau dia lagi banyak masalah, dia akan lebih banyak sholat, berzikir dan berdoa kepada ALLAH untuk menenangkan hati dan pikiran nya.” Lanjut Neng Dessy.

Kemaren setelah di tangkap Saipul Jamil pun melakukan tes urine dan hasilnya negatif dan hanya supir yang bawa kendaraan saja yang positif.

Menurut keterangan Kapolsek Tambora Kompol Donny Harvida awalnya polisi berencana menangkap seseorang terkait kasus narkoba, namun ternyata orang tersebut sedang bersama Saipul Jamil di dalam mobil.

“Dan alhamdulillah terbukti kalau bang ipul tidak memakai narkoba, hasil tes urine nya alhamdulillah negatif, sangat bersyukur sekali ALLAH bantu urusan bang ipul, semoga bg ipul semakin sabar dalam menghadapi cobaan fitnah ini”. Ujar Neng Dessy

” Dan dari keterangan Kapolsek Tambora Kompol Donny Harvida menjelaskan kalau awalnya, polisi hanya berencana menangkap seseorang terkait kasus narkoba, namun ternyata orang tersebut sedang bersama Saipul Jamil”. Tutupnya

Continue Reading

Peristiwa

Tim keamanan KAI Daop 1 Jakarta berhasil mengamankan dua terduga pelaku pencurian besi rel di Stasiun Palmerah

Published

on

By

FokjTim pengamanan Stasiun Palmerah berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial AS (34) dan MS (33) yang melakukan pencurian besi rel bekas di Kilometer 10+4 antara petak jalan Palmerah – Kebayoran, Sabtu, 2 Desember 2023.

Hal ini dibenarkan oleh Manager Humas Daop 1  Jakarta Ixfan Hendri Wintoko. Ixfan mengatakan kedua pelaku sekarang sudah diamankan oleh tim pengamanan dilokasi.

“benar bahwa informasi yg kami dapatkan dari Unit pengamanan dilapangan, pada sabtu pagi hari ini (2/12) sekira pukul 05.20 WIB Tim Pengamanan Stasiun Palmerah telah mengamankan dua orang laki-laki terduga telah melakukan pencurian besi berupa rel bekas yg letaknya di KM 10 +4 petak jalan antara Palmerah – Kebayoran.” Kata Ixfan.

Dijelaskan Ixfan, Kejadian awal ketika para pelaku yang diduga ada 5 orang hendak ingin melakukan pencurian terhadap besi rel bekas di Stasiun Palmerah dengan menggunakan mobil pick up. Mengetahui adanya indikasi percobaan pencurian tersebut, Tim pengamanan yang sedang melakukan patrol dengan sigap meluncur ke lokasi dan menangkap 2 terduga pelaku.

“Pada awalnya secara rutinitas Tim pengamanan selalu aktif melakukan patroli di wilayah aset dan objek vital milik PT KAI Daop 1 Jakarta, kemudian mendapatkan informasi bahwa telah ada indikasi pencurian besi rel bekas oleh dua orang laki-laki, selanjutnya Tim pengamanan dg cepat dan sigap meluncur ke TKP mengamankan dua orang diduga pelaku tersebut, sedangkan 3 terduga pelaku lainya berhasil melarikan diri.” Jelas Ixfan

Atas kejadian tersebut, Ixfan mengatakan para pelaku yang tertangkap sudah dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk proses lebih lanjut.

“Sebagai upaya tindak lanjut pada pukul 08.45 Wib kedua orang terduga pelaku diamankan dan dimintai keterangan oleh Tim Pengamanan, kemudian untuk kejelasan dan proses berikutnya kedua terduga pelaku di serahkan ke Polsek Metro Tanah Abang dengan didampingi oleh Bintara pembina (Babhin) Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Aiptu Benny untuk pengembangan lebih lanjut secara hukum.” Katanya

Selain itu, Barang bukti berupa potongan besi rel bekas dan mobil pick up telah diamankan oleh tim pengamanan.

 “Barang bukti yang diamankan besi rel bekas panjang kurang lebih 2,5 M, dan Mobil Pick Up Suzuki Carry warna putih yg rencananya akan digunakan untuk mengangkut hasil curiannya.” Tutur Ixfan.

PT KAI menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan pengambilan barang atau benda yang berada diwilayah PT KAI Daop 1 Jakarta baik bekas maupun baru.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, bahwa barang atau benda yang berada diwilayah PT KAI Daop 1 Jakarta baik bekas maupun yang baru merupakan aset yang harus dijaga dan diamankan, PT KAI (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara, jadi jika ada pengambilan ataupun pemakaian untuk kepentingan apapun harus sesuai aturan dan seizin pemilik yakni PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta”, Pungkasnya.

Tim pengamanan Stasiun Palmerah berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial AS (34) dan MS (33) yang melakukan pencurian besi rel bekas di Kilometer 10+4 antara petak jalan Palmerah – Kebayoran, Sabtu, 2 Desember 2023.

Hal ini dibenarkan oleh Manager Humas Daop 1  Jakarta Ixfan Hendri Wintoko. Ixfan mengatakan kedua pelaku sekarang sudah diamankan oleh tim pengamanan dilokasi.

“benar bahwa informasi yg kami dapatkan dari Unit pengamanan dilapangan, pada sabtu pagi hari ini (2/12) sekira pukul 05.20 WIB Tim Pengamanan Stasiun Palmerah telah mengamankan dua orang laki-laki terduga telah melakukan pencurian besi berupa rel bekas yg letaknya di KM 10 +4 petak jalan antara Palmerah – Kebayoran.” Kata Ixfan.

Dijelaskan Ixfan, Kejadian awal ketika para pelaku yang diduga ada 5 orang hendak ingin melakukan pencurian terhadap besi rel bekas di Stasiun Palmerah dengan menggunakan mobil pick up. Mengetahui adanya indikasi percobaan pencurian tersebut, Tim pengamanan yang sedang melakukan patrol dengan sigap meluncur ke lokasi dan menangkap 2 terduga pelaku.

“Pada awalnya secara rutinitas Tim pengamanan selalu aktif melakukan patroli di wilayah aset dan objek vital milik PT KAI Daop 1 Jakarta, kemudian mendapatkan informasi bahwa telah ada indikasi pencurian besi rel bekas oleh dua orang laki-laki, selanjutnya Tim pengamanan dg cepat dan sigap meluncur ke TKP mengamankan dua orang diduga pelaku tersebut, sedangkan 3 terduga pelaku lainya berhasil melarikan diri.” Jelas Ixfan

Atas kejadian tersebut, Ixfan mengatakan para pelaku yang tertangkap sudah dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk proses lebih lanjut.

“Sebagai upaya tindak lanjut pada pukul 08.45 Wib kedua orang terduga pelaku diamankan dan dimintai keterangan oleh Tim Pengamanan, kemudian untuk kejelasan dan proses berikutnya kedua terduga pelaku di serahkan ke Polsek Metro Tanah Abang dengan didampingi oleh Bintara pembina (Babhin) Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Aiptu Benny untuk pengembangan lebih lanjut secara hukum.” Katanya

Selain itu, Barang bukti berupa potongan besi rel bekas dan mobil pick up telah diamankan oleh tim pengamanan.

 “Barang bukti yang diamankan besi rel bekas panjang kurang lebih 2,5 M, dan Mobil Pick Up Suzuki Carry warna putih yg rencananya akan digunakan untuk mengangkut hasil curiannya.” Tutur Ixfan.

PT KAI menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan pengambilan barang atau benda yang berada diwilayah PT KAI Daop 1 Jakarta baik bekas maupun baru.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, bahwa barang atau benda yang berada diwilayah PT KAI Daop 1 Jakarta baik bekas maupun yang baru merupakan aset yang harus dijaga dan diamankan, PT KAI (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara, jadi jika ada pengambilan ataupun pemakaian untuk kepentingan apapun harus sesuai aturan dan seizin pemilik yakni PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta”, Pungkasnya.

Continue Reading

Peristiwa

Lagi, Swa Army Berhasil Gagalkan Begal

Published

on

By

Surabaya, Fokusindonesia..com — Setelah beberapa waktu lalu berhasil menemukan sebuah mobil curian, kini personel Swa Army kembali menoreh sebuah prestasi membanggakan dengan menggagalkan 7 kawanan begal sepeda motor di kawasan sebuah perumahan mewah yang berada di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023).

Adapun kronologisnya, pada Kamis (16/11/2023) sekira pkl 00.10.wib. Rendi Eka Yanuardi (20th) asal Trenggalek yang merupakan seorang karyawan RM. Bangkok Crab sedang mengendarai sepeda motor honda beat warna biru dengan nopol. S 2207 AB,
berboncengan dengan seorang temanya yang enggan disebut namanya, melintas di kawasan Citraland Royal Park TK. 2 No. 5 surabaya, tiba-tiba dihampiri 7 orang tak dikenal dan salah satu di antara mereka langsung mepukul kepala Rendi untuk meminta paksa sepeda motor yang dikendarai Rendi.

Namun saat pelaku sudah berhasil mengambil kunci kontak sepeda motor, dari belakang ada seorang Kepala Shift Satpam dari jajaran Swa Army PT Swabina Gatra atas nama Agus Sudjianto sedang melaksanakan patroli rutin.

Melihat badge Satpam ada logo Swabina Gatra, para pelaku yg berjumlah 7 orang langsung tunggang langgang dengan mengendarai 3 sepeda motor langsung kabur meninggalkan korban dan kendaraanya di TKP.

“Hal itu dimungkinkan karena mereka para penjahat masih teringat akan kehebatan Satpam PT Swabina Gatra yang telah beberapa kali berhasil menggagalkan misi kejahatan”, tutur seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu Agus Sudjianto yang merupakan Ka Shift Timur Citra Land langsung melakukan pengejaran sembari berkoordinasi dengan unsur keamanan sekitar dengan menggunakan HT. Tak lama kemudian datang bantuan keamanan yang ternyata dari personel Kepolisian, sehingga dapat menambah moril Agus dan tim Swa Army lainnya.

Sayangnya korban tidak bisa mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku, sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan aksi lanjut.

“Tapi setidaknya Swa Army PT Swabina Gatra sudah berhasil menggagalkan aksi begal, sekaligus berhasil menyelamatkan korban beserta sepeda motornya”, kilah warga lainnya yang berada di TKP beberapa saat setelah kejadian.(rnc-01). **

.

Surabaya, rakyatnasional.com — Setelah beberapa waktu lalu berhasil menemukan sebuah mobil curian, kini personel Swa Army kembali menoreh sebuah prestasi membanggakan dengan menggagalkan 7 kawanan begal sepeda motor di kawasan sebuah perumahan mewah yang berada di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023).

Adapun kronologisnya, pada Kamis (16/11/2023) sekira pkl 00.10.wib. Rendi Eka Yanuardi (20th) asal Trenggalek yang merupakan seorang karyawan RM. Bangkok Crab sedang mengendarai sepeda motor honda beat warna biru dengan nopol. S 2207 AB,
berboncengan dengan seorang temanya yang enggan disebut namanya, melintas di kawasan Citraland Royal Park TK. 2 No. 5 surabaya, tiba-tiba dihampiri 7 orang tak dikenal dan salah satu di antara mereka langsung mepukul kepala Rendi untuk meminta paksa sepeda motor yang dikendarai Rendi.

Namun saat pelaku sudah berhasil mengambil kunci kontak sepeda motor, dari belakang ada seorang Kepala Shift Satpam dari jajaran Swa Army PT Swabina Gatra atas nama Agus Sudjianto sedang melaksanakan patroli rutin.

Melihat badge Satpam ada logo Swabina Gatra, para pelaku yg berjumlah 7 orang langsung tunggang langgang dengan mengendarai 3 sepeda motor langsung kabur meninggalkan korban dan kendaraanya di TKP.

“Hal itu dimungkinkan karena mereka para penjahat masih teringat akan kehebatan Satpam PT Swabina Gatra yang telah beberapa kali berhasil menggagalkan misi kejahatan”, tutur seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu Agus Sudjianto yang merupakan Ka Shift Timur Citra Land langsung melakukan pengejaran sembari berkoordinasi dengan unsur keamanan sekitar dengan menggunakan HT. Tak lama kemudian datang bantuan keamanan yang ternyata dari personel Kepolisian, sehingga dapat menambah moril Agus dan tim Swa Army lainnya.

Sayangnya korban tidak bisa mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku, sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan aksi lanjut.

“Tapi setidaknya Swa Army PT Swabina Gatra sudah berhasil menggagalkan aksi begal, sekaligus berhasil menyelamatkan korban beserta sepeda motornya”, kilah warga lainnya yang berada di TKP beberapa saat setelah kejadian.(rnc-01). **

.

Continue Reading

Trending