Connect with us

TNI AD

Siap Amankan dan Sukseskan Pemilu 2024, Kasad Pimpin Apel Gelar Pasukan

Published

on

Fokusindonesia.com, JAKARTA, tniad.mil.id – Sebagai cerminan kesiapan dalam mengamankan serta menyukseskan Pemilu 2024, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu, yang digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Penyelenggaraan Apel ini ditujukan untuk mengecek kesiapan satuan jajaran TNI AD dalam menghadapi tugas pengamanan Pemilu, bukan hanya dilakukan secara terpusat oleh jajaran TNI AD di wilayah Garnisun 1 Jakarta saja, melainkan juga digelar secara tersebar di jajaran TNI AD di seluruh Indonesia. Untuk itu, Kasad juga menyempatkan diri melakukan video conference kepada seluruh Pangdam yang memimpin Apel Gelar Pasukan di satuannya masing-masing.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan implementasi tugas pokok TNI AD, yang tidak terlepas dari dinamika perkembangan lingkungan strategis yang begitu kompleks dan dinamis, baik di lingkup global, regional, maupun nasional.

“Sebagai salah satu garda terdepan, TNI AD harus memiliki tingkat kesiapsiagaan yang optimal, sehingga siap menjalankan amanat dari tugas negara, kapan pun dan dimana pun dibutuhkan, sesuai dengan visi “TNI AD yang PRIMA”, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad mengungkap, lebih dari 115.000 personel TNI AD, siap mengamankan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah tanah air, bersama-sama dengan personel dari matra lain dan Polri.

Usai memimpin Apel, Kasad juga menyaksikan Deklarasi Pemilu Damai yang dibacakan oleh Ketua Bawaslu DKI Jakarta, diikuti oleh para Ketua Partai Politik tingkat DKI Jakarta, serta dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi.

“Deklarasi Pemilu Damai ini akan terus kita gelorakan di seluruh wilayah, sehingga Pemilu Damai bisa terlaksana, demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Kasad seraya menyebut bahwa Angkatan Darat memiliki rencana tindakan kontijensi yang pemetaannya berada di tangan Pangdam dan telah disesuaikan dengan kerawanan yang ada di masing-masing wilayah.

Di penghujung kegiatan, Kasad menyempatkan diri untuk berbaur dan makan siang bersama seluruh prajurit peserta Apel, tamu undangan, serta para awak media yang hadir di lokasi acara. (Dispenad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TNI AD

Kasrem 052/Wkr,Pengamanan Waskita Wapres RI dalam Rangka pembukaan Rakornas KPI 2024 dan Peringatan Harsiarnas Ke-91

Published

on

By

Korem 052 – Tangerang. Kasrem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Bram Pramudia,S.E. melaksanakan pengamanan Waskita kegiatan Wapres RI KH. Ma’ruf Amin dalam rangka menghadiri pembukaan Rakornas KPI 2024 dan Peringatan Harsiarnas Ke-91 yang mengambil tema “Penyiaran Indonesia Tumbuh Kuat dengan Harmoni” bertempat di Nusantara Hall ICE BSD City desa Pagedangan kec Pagedangan kab Tangerang.Senin (24/6/2024)

Kegiatan diawali sambutan Ketua KPI Pusat Bapak Ubaidillah dilanjutkan sambutan oleh Pj. Gubernur Banten Bapak Al Muktabar dan Pemberian Penghargaan kepada lembaga dan kementrian , serta sambutan dan Pembukaan RAKORNAS KPI dan HARSIARNAS ke-91 oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin dengan Pemencetan Tombol sebagai Puncak Perayaan HARSIARNAS ke-91 didampingi oleh KPI Pusat, Komisi I DPR, dan Kominfo RI.

Dalam sambutannya Wapres RI menyampaikan , Apresiasi atas keberhasilan kolaborasi antar KPI bersama kementrian komunikasi dan informatika serta industri penyiaran tanah air dalam mensukseskan kebijakan pengalihan siaran analog menjadi siaran digital pada bulan Agustus 2023.Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan penyiaran dengan gambar yang lebih jernih dan memperluas jangkauan hingga daerah terpencil sebagai simbol kehadiran negara dalam menyediakan informasi yang adil dan merata.

“Penyiaran digitalisasi meningkatkan tanggungjawab dalam menjaga kualitas dan integritas informasi yang disalurkan, pemanfaatan internet memiliki dampak positif dan negatif yang harus di antisipasi.”

“Penyiaran nasional harus jadi barometer sumber informasi yg cepat akurat dan kredibel dalam masyarakat. KPI harus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dan menjadi garda terdepan dalam menjamin perolehan informasi yang layak dan benar bagi masyarakat.”Terangnya.

“Pelayanan informasi yang sehat mengedepankan prinsip keberagaman isi agar masyarakat dapat menikmati berbagai jenis pilihan program yg bermanfaat. Penyiaran nasional memiliki kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional tingkat pusat maupun daerah.KPI hendaknya tetap mengawal prinsip keberagaman, kepemilikan dan pengembangan ragam konten penyiaran demi membangun iklim persaingan yang sehat, tidak dimonopoli, atau memihak kepentingan kelompok tertentu. Tingkatkan sosialisasi dan edukasi kepada publik tentang pentingnya mendapatkan informasi yang sehat dan bermanfaat agar masyarakat terhindar dari berita hoax.”pesanya

“Dalam pilkada 2024 mendatang, saya harap KPI dan penyelenggara televisi dan radio dapat memberikan edukasi pelaksanaan dan perkembangan melalui siaran yang baik, adil dan merata.Pastikan peran media penyiaran sebagai pengawas jalannya pemerintah negara, agar rancangan undang-undang penyiaran kedepan hendaknya diarahkan sejalan dengan cita cita demokrasi yang menjujung tinggi karakter bangsa dan nilai pancasila.”tutup Wapres

Hadir dalam kegiatan tersebut Bpk Budi Arie Setiadi
(Menteri Komunikasi dan Informatika), Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D(Menteri Dalam Negeri), Bpk Pramono Anung Wibowo(Sekretaris Kabinet RI), Bpk Abdul Kharis Almasyhari (Wakil Ketua Komisi I DPR RI), Bpk H Yaqut Cholil Qoumas (Menteri Agama RI), Ibu Sri Mulyani ( Menku RI), Bpk Yasona Laoly ( Menkumham RI), Bpk Suharso Monoarfa ( Menteri PPN RI), Bpk Abdullah Azwar Anas (Menteri PANRB), Ibu Bintang Puspayoga ( Menteri PPPA), Bpk Bahlil Lahadalia ( Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal), Ibu Meutya Hafid ( DPR RI), K.H. Anwar Iskandar ( Ketua MUI)

Sumber penrem52

Continue Reading

TNI AD

Berikan Edukasi Pentingnya Toleransi,Korem 052/Wkr Gelar Komsos Dengan Komponen Masyarakat

Published

on

By

Korem 052 – Tangerang. Sebagai bentuk pembinaan Teritorial demi terciptanya pemahaman dan partisipasi Komponen Masyarakat dalam upaya memberikan edukasi mengenai pentingnya toleransi beragama di Wilayahnya, Korem 052/Wijayakrama menggelar Kegiatan Komunikasi Sosial yang di ikuti oleh para pemuka lintas agama dan Lembaga Swadaya masyarakat bertempat di Aula Sudirman Makorem Jln Beulevard Diponegoro no 108 Bencongan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.Senin (24/6/2024)

Kegiatan yang dipimpin Kasiter Kasrem Kolonel Arh Harry Purnomo dimulai pada pukul 09.00.wib diikuti oleh 60 orang para tokoh lintas agama dan Ketua LSM yang berada di wilayah jajaran Korem 052/Wkr yang meliputi wilayah kodim 0502/Jakarta Utara,Kodim 0503/Jakarta Barat,Kodim 0506/Tangerang dan Kodim 0510/Tigaraksa.

Dalam sambutannya Kasiter yang membacakan sambutan Danrem 052/Wkr menyampaikan, Selaku pribadi dan Pimpinan Korem 052/Wkr, saya mengucapkan selamat datang serta terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu semuanya yang dapat meluangkan waktu untuk hadir pada kegiatan ini.

“Tujuan dari pertemuan seperti ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan hubungan antara Prajurit Korem 052/Wkr dengan Komponen Masyarakat agar terjadi keeratan hubungan yang harmonis guna memberikan pemahaman, menggugah dan mengajak Komponen Masyarakat dalam rangka berpartisipasi dalam pertahanan negara, mengatasi kesulitan rakyat dan mendukung tugas pokok Korem 052/Wkr.”

“Indonesia adalah negara majemuk, didalamnya terdiri dari keanekaragaman seperti suku, bahasa, etnis, agama, budaya dan lainnya dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Di satu sisi, ini adalah modal yang sangat kuat untuk membangun bangsa yang lebih kokoh dan mandiri. Akan tetapi di sisi lain, ini bisa menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa, bila tidak terakomodir semuanya, sebagai contoh konflik yang ditimbulkan oleh SARA ( Suku, Ras dan Antar Golongan) ini adalah salah satu bentuk ancaman bagi keutuhan NKRI.”terangnya .

“Setiap orang berhak atas kebebasan beragama atau kepercayaan sehingga tidak seorangpun boleh dipaksa untuk menganut dan memeluk agama atau kepercayaannya sendiri. Kebebasan beragama itu dijamin oleh negara lewat Konstitusi. Di Indonesia itu sendiri kebebasan beragama diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berisikan tentang Hak kebebasan dalam beragama, Dan diatur dalam Sila Pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bermakna kewajiban setiap manusia di Indonesia menghormati agama dan kepercayaan orang lain, karena merupakan hak setiap orang untuk memilih, memeluk, dan mengamalkan ajaran-ajaran agamanya secara bebas tanpa mengalami gangguan dan juga tanpa mengganggu pihak lain. Maka dari itu perlu adanya pemahaman akan pentingnya nilai toleransi dalam menghadapi keberagaman dan perbedaan tersebut.”

“Namun ternyata kebebasan beragama di Indonesia belum sepenuhnya tuntas karena regulasi HAM yang sifatnya universal belum ada perbaikan konsepsi dan sistem internasional yang melekat pada regulasi tersebut. Masih terdapat ambiguitas konsepsi dan muatan didalamnya. Jadi kita sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama harus memberikan hak kebebasan beragama di tengah maraknya kekerasan yang mengatasnamakan agama dengan mengedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan Toleransi.” Pintanya.

“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengajak kepada seluruh komponen masyarakat yang hadir disini agar mendukung tugas pokok Korem 052/Wkr khususnya dalam pelaksanaan pembinaan Teritorial demi terciptanya pemahaman dan partisipasi Komponen Masyarakat dalam upaya memberikan edukasi mengenai pentingnya toleransi beragama.”ujarnya.

“Itulah beberapa hal pokok yang perlu saya sampaikan pada acara silaturahmi dengan para tomas, toga, toda dan todat kali ini, semoga hikmah dari pertemuan ini bermanfaat bagi kita semua guna menghadapi tantangan tugas di masa depan, kita harus bersatu padu membentuk suatu harmoni dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kokoh dan kuat di bawah naungan Pancasila yang kita junjung tinggi.”tutupnya

Sumber penrem52

Continue Reading

TNI AD

Danramil 08/Johar Baru Pimpin Patroli Cipta Kondisi Bersama Tiga Pilar

Published

on

By

Johar Baru_Jaga Kondusifitas hari libur serta malam perayaan HUT Kota Jakarta ke- 497, Koramil 08/JB laksanakan Patroli Tiga Pilar, bertempat Jl. Kramat Pulo Gundul, RT.2/RW.9, Tanah Tinggi, Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat. Minggu malam (22/6/2024).

Kegiatan Patroli Cipta Kondisi diawali dengan apel terlebih dahulu yang dipimpin Danramil 08/JB Mayor Inf Toto Sugiarto. Dalam apel ini ditekankan mengenai tugas pokok dalam pelaksanaan patroli Cipkon.

Mayor Inf Toto Sugiarto menuturkan kegiatan ini sebagai wujud menciptakan keamanan dan kenyamanan warga masyarakat yang sedang berlibur dan yang sedang melaksanakan perayaan HUT Kota Jakarta ke- 497.

Patroli Cipkon malam ini dilaksanakan mengitari rute sepanjang Jl. Keramat Jaya sampai dengan Jl. Letjend Soeprapto Kec. Johar Baru dengan menggunakan sepeda motor”, imbuh Danramil 08/JB.

Diharapkan dengan pelaksanaan patroli Cipkon ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman, bagi seluruh warga masyarakat Ibu Kota Jakarta maupun luar Jakarta yang sedang berlibur maupun yang sedang menikmati perayaan HUT Jakarta ke-497″, tutup Danramil 08/JB.

(Sumber Kodim 0501/JP)

Continue Reading
Advertisement

Trending