Connect with us

Ragam Berita

Warga Kartasura akan mengelar Sadranan Padusan Ati Bersama KH.Ahmad Muwafiq.

Published

on

Fokusindonesia.com, Kartasura – Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan warga Kartasura akan mengadakan acara tahunan yaitu tradisi sadranan di petilasan Keraton Kartasura yaitu pada hari Sabtu tanggal 02 Maret 2024.bersama KH. Ahmad Muwafiq S.Ag dari Yogyakarta.

Menurut Gus Nuril Huda ketua panitia acara mengatakan

” Sadranan pada dasarnya adalah rangkaian kegiatan yang di laksanakan di bulan Sya’ban atau ruwah menurut orang Jawa terdiri dari besik /bersih – bersih makam .
Doa bersama mendoakan leluhur dan kembul bujono atau makan bersama dari sodaqohan warga.ada juga di lengkapi dengan prosesi kirab budaya dan kegiatan lainnya.pada tahun ini rangkaian itu tetep berjalan dan di kepanitiaan ini fokus di kegiatan penutup dengan kirim doa dan pengajian Akbar oleh Gus Muwafiq.

Kegiatan ini mempunyai beberapa tujuan diantaranya :

  1. Nguri uri budaya leluhur sesuai dengan kaidah fiqih “almuhafadhotu ‘ala qodimissholeh wal akhdu bijadidil ashlah” menjaga tradisi yg baik dan menerima hal yg baru dan baik.
  2. Bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT, kita lahir dan bisa seperti sekarang karena Allah SWT melalui orang tua n pendahulu2.
  3. Mendoakan orang tua dan para leluhur yg telah mendahului, salah satu tanda anak yg berbakti adalah senantiasa mendoakan orang tua dan pendahulunya
  4. Sarana silaturahmi dan rekonsiliasi hati, karena setelah sekian bulan kita melalui tahapan pemilu dimana kita menghadapi situasi beda pilihan.
  5. Membersihkan hati menyongsong bulan suci, padusan byasanya disik atau jasad yg dibersihkan, namung kita pingin hatipun juga bersih sehingga memasuki bulan Romadhon bisa khusyuk beribadah, tak ada penyakit2 hati yg mengotori.

Segenap Panitia sudah dari beberapa bulan berikhtiar untuk kesuksesan acara ini, kekompakan, soliditas n solidaritas menjadi kunci keberhasilan. Jumlah pengunjung kita tidak mentarget tapi kalau dilihat dari rata rata kehadiran jama’ah setiap Pengajian Gus Muwafiq sangat banyak ribuan./tutur Gus Nuril Huda.

Di kesempatan yang sama Sesepuh dan Pemerhati budaya Kartasura KRT.Djuyamto Hadi Sasmito SH.MH. juga mengatakan bahwa event Sadranan yg dipusatkan di lingkungan petilasan Kartasura mengandung tiga dimensi yaitu dimensi religius, dimensi adat/ budaya dan dimensi ekonomi kerakyatan.

Dimensi religius karena sadranan dimaksudkan sebagai rangkaian kegiatan untuk merawat makam para leluhur ( besik makam ) sekaligus sebagai pengingat bahwa semua kelak akan menghadapi kematian.
Dimensi adat/budaya, karena kegiatan sadranan merupakan hasil akulturasi adat dan ajaran Islam dalam persiapan2 rohaniah menghadapi atau menyambut bulan Ramadlan, harus bersih2 lahir batin.

Dimensi ekonomi kerakyatan, karena event sadranan diharapkan mampu menjadi penggerak atau potensi ekonomi kerakyatan ( UMKM ).

Melalui event sadranan yang rutin diselenggarakan tiap tahun di bulan Sya’ban atau Ruwah sekaligus juga menjadi sarana seluruh warga Kartasura khususnya untuk nguri-uri atau merawat keberadaan situs/petilasan Kraton Kartasura.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ragam Berita

Ketua Panitia Safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli Berikan Paket Lebaran

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta, Ketua Panitia Safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli Andi Mulyati Pananrangi, SE., membagikan paket lebaran bagi anggota Aliansi Wartawati Indonesia (AWI), Aliansi Junalis Bersatu (AJB) dan temen wartawan Jakarta Utara yang turut menyukseskan kegiatan safari Ramadan Wartawan Jakarta Utara Peduli.

“Hari ini, kami membagikan paket lebaran sebanyak 107 paket yang berasal dari bu Andi untuk temen temen semua, mohon maaf hari ini tidak bisa hadir karena ada keperluaan. Salam silahturahmi,”ujar Sucy, mewakili panitia kegiatan Wartawan Jakarta Utara Peduli, saat memberikan bantuan paket lebaran di parkiran kantin Walikota Jakarta Utara, Jumat (05/04/2024).

Salah seorang penerima bantuan Amin mengucapkan terima kasih dan semoga silahturahmi dan kekompakan dapat terjalin lebih erat lagi dan dapat terus melaksanakan kegiatan lainnya.

“Terima kasih salam silahturahmi, mari jaga kekompakan dan kebersamaan di tengah tengah Wartawan Jakarta Utara,”pungkasnya.(Sum)

Continue Reading

Ragam Berita

DR Hj Eko Suwarni SH
MH Turut Melepas Pemudik Gratis Asal Jawa Tengah

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah bersama Perkumpulan Paguyuban Jawa Tengah (PPJT) pada Sabtu 6 April 2024 memulangkan Warga Perantauan Jabodetabek maupun Bandung menuju Kampung Halamannya ke 35 Kabupaten/Kota Semarang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Jawa Tengah yang bekerja disektor informal antara lain yaitu Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan dan Pekerjaan informal lainnya di wilayah Jawa Tengah bersama Pemerintah

Tokoh masyarakat Jawa Tengah, DR Hj Eko Suwarni SH
MH disela mudik gratis menjelaskan,
Bahwa pihaknya bersyukur hari ini Bus dengan tujuan ke 35 Kabupaten/Kota, sebanyak 239 Bus dengan kapasitas 11.750 penumpang. Pemudik adalah masyarakat yang bekerja di sektor informal antara lain, Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan, sopir dan sejenisnya.

Kami mengapresiasi Mereka para perantau asal Jawa Tengah yang juga telah berkontribusi dalam membangun Jawa Tengah, khususnya di kampung halaman masing-masing, tegas Mantan Jaksa yang saat ini diberi amanah di Kementerian PUPR.

DR Hj Eko Suwarni SH.MH juga berperan pada warga perantauan asal Jawa Tengah untuk tetap menjaga kesehatan agar saat berlebayan di kampung halaman bersama keluarga dapat penuh khidmat hingga kembali lagi ke Jabodetabek serta Bandung tetap dalam keadaan sehat, pintanya.

Sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah pada November 2024 mendatang, DR Hj Eko Suwarni SH.MH juga akan meningkatkan kendaraan pemudik di tahun berikutnya, agar para pemudik tidak naik motor tetapi bisa dengan kendaraan Bus atau kereta api dengan nyaman dan selamat hingga berkumpul dengan keluarga dengan selamat.

Kami sangat mensupport kegiatan mudik gratis Pemda Jawa Tengah ini, tegas DR Hj Eko Suwarni SH.MH

Continue Reading

Ragam Berita

Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) Berbagi untuk Yatim Lansia dan Wartawan

Published

on

By

FokusIndonesia.com, Jakarta – Keberadaan Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) yang telah memasuki usia 15 tahun, bukanlah sebuah usia yang baru merangkak dalam menaungi puluhan bahkan ratusan media di dalamnya.

Seperti halnya konsentrasinya pada berbagai kegiatan keagamaan dan pembelaan terhadap rakyat kecil, yang terus menerus dilakukan dari awal berdirinya Yayasan FORKAM, yang dikomandoi oleh H. Harry Amirudin.

Bertepatan dengan hari Jumat tanggal 05 April 2024, dan 25 Ramadhan 1445 H, kembali Yayasan FORKAM menjalin silaturahmi dengan berbagai santunan kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa untuk kesekian kalinya, yang dilakukan di Masjid Gedung Joeang, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.

“Kegiatan ini hanyalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Yayasan FORKAM, berbagi dengan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, tentunya anggaran yang dikeluarkan bukan hanya dari Kas Yayasan FORKAM, namun juga dibantu dari berbagai fihak, yaitu: BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek, Ibu Nur Tanjung, Bapak Heru Sunawan, Bapak Budi Sahputra, Bapak Petrus Tukimin, Ibu Hj. Kusyati, Bapak Baston Sibarani (Pengawas Yayasan FORKAM), K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Bapak Tony/Ong Yenni, terima kasih banyak atas bantuannya,” ungkap sang Ketua, Harry Amirudin.

Harry juga menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim, lansia, dan anggota FORKAM. Meskipun nilainya tak seberapa, yang penting adalah keikhlasan dalam berbagi dan menjaga silaturahmi.

“Kita harus tampil di situ, ketika ada musibah, kebakaran, atau keadaan sulit lainnya, kita harus ada di sana untuk membantu, dengan dasar niat yang tulus,” tambahnya.

Acara “Berbagi untuk Yatim, Lansia, dan Wartawan FORKAM” menjadi momen yang penting dalam meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadhan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia. (Sum)

Continue Reading

Trending