Connect with us

Hiburan

Yonif 320 Kostrad dan Puluhan Warga Masyarakat Bergotong Royong Membersihkan Drainase

Published

on

Jakarta. Untuk mencegah terjadinya banjir pada saat musim penghujan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Yonif 320 Kostrad dan puluhan warga masyarakat Kampung Petir, Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bergotong royong membersihkan drainase.

Ws. Pasi Intel Yonif 320/Badak Putih, Letda Inf Irfan Kharisma Alam mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya banjir saat memasuki musim penghujan.

Selain itu di sela-sela kegiatan yang tengah dilaksanakan, Prajurit dan masyarakat menyempatkan diri sambil makan bersama guna meningkatkan keakraban, berbincang satu sama lain sambil menghimbau kepada warga untuk selalu menjaga agar saluran drainase tetap berfungsi dengan baik. Dan kami juga berharap, warga masyarakat mau menjaga kebersihan. Intinya jangan buang sampah sembarangan, supaya tidak terjadi banjir. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hiburan

Jakarta International Sailing Championship 2024 Segera Hadir di Ancol Taman Impian

Published

on

By


Fokusindonesia.com, Jakarta International Sailing Championship (JISC) 2024 akan segera digelar pada 26 – 28 Juli 2024 di area Symphony of The Sea, Ancol Taman Impian. Acara bergengsi ini akan menghadirkan para peserta nasional dan juga dari mancanegara yaitu Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura dan India, yang siap bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka di perairan Jakarta.

Ancol Taman Impian, sebagai tuan rumah, telah mempersiapkan segala fasilitas terbaik untuk menyambut para atlet dan pengunjung. Para pengunjung akan disuguhkan dengan keindahan perairan Jakarta sekaligus dapat menikmati pertandingan perahu layar serta berbagai atraksi dan hiburan yang telah dipersiapkan oleh penyelenggara acara.

“Kompetisi ini merupakan yang pertama kali digelar di Ancol dan kami sangat bangga bisa menjadi tuan rumah dari salah satu event internasional di Jakarta. Dengan partisipasi dari peserta internasional, acara ini akan memperlihatkan bagaimana olahraga layar dapat menyatukan berbagai negara dalam semangat sportivitas dan persahabatan, serta tentunya kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan perkembangan olahraga layar di Indonesia.” ujar Eddy Prastiyo, Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Rangkaian JISC 2024 merupakan salah satu acara yang digelar Ancol bekerjasama dengan Jakarta Dinghy Sailing Club (JDSC) dan didukung oleh Kemenpora RI & PB Porlasi, dalam rangkaian memeriahkan HUT Kota Jakarta ke-497 yang jatuh pada 22 Juni lalu. Dengan diadakannya JISC 2024, diharapkan Jakarta dapat semakin dikenal sebagai destinasi maritim internasional yang mempromosikan olahraga layar serta pariwisata bahari.

JISC 2024 akan mempertandingkan kategori lomba SUP One Design (Men & Women), SUP Inflatable (Men & Women), SUP Open (Men & Women), ILCA 7 (Men), ILCA 6 (Open), ILCA 4 (Open), Optimist (Boys & Girls), Techno 293 (Boys & Girls), Techno Plus (Boys & Girls), RS One (Men & Women) dan Dragon Boat Race.

Bersiaplah untuk menyaksikan tontonan kompetisi spektakuler di perairan Ancol Taman Impian. Pelaut elit dari mancanegara akan berkumpul, menunjukkan keahlian dan tekad yang tak tergoyahkan dalam pencarian tujuan yang didambakan gelar juara. Mari bersama-sama kita dukung dan saksikan Jakarta International Sailing Championship 2024.

Continue Reading

Film

Teror Kromoleo: Trailer dan Poster Resmi Angkat Legenda Urban Jawa Tengah ke Layar Lebar

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – Imperial Pictures telah merilis trailer dan poster resmi untuk film horor terbaru mereka, “Kromoleo,” yang disutradarai oleh Anggy Umbara. Menjelang perilisan pada 22 Agustus 2024, film ini menjanjikan ketegangan dengan mengangkat legenda urban dari Jawa Tengah yang mengisahkan teror kromoleo—rombongan hantu pembawa keranda mayat. Trailer berdurasi dua menit tersebut menampilkan kilasan menakutkan dari kemunculan kromoleo di Desa Majenang pada tahun 1994, membawa kisah pembalasan dendam dan ilmu perjimatan yang melibatkan tiga generasi keluarga penuh rahasia.

Dalam trailer berdurasi dua menit tersebut, ditampilkan kilasan bagaimana kromoleo — sebutan untuk rombongan hantu pembawa keranda mayat — muncul di Desa Majenang, Jawa Tengah pada tahun 1994. Legenda mengatakan bahwa siapa pun yang melihat langsung kromoleo dan memandang mata mereka akan mati pada malam yang sama. Trailer ini juga memperkenalkan ajian rawa rontek, sebuah ilmu yang memungkinkan seseorang hidup abadi meskipun kepalanya terpenggal.

Poster resminya menampilkan suasana mencekam dengan penggalan kepala dari karakter yang diperankan Cornelio Sunny di tengah poster, sementara rombongan kromoleo tampak di latar belakang. Poster ini mengisyaratkan hubungan erat antara karakter tersebut dengan kemunculan kromoleo di desa.

Kisah “Kromoleo” berfokus pada Zia (Safira Ratu Sofya) yang datang ke Desa Majenang untuk menghadiri pemakaman ibunya. Meskipun sudah dilarang kembali ke desa oleh kakeknya, Danang (Tio Pakusadewo), Zia tetap bersikeras untuk datang. Kedatangannya memicu munculnya kromoleo yang meneror desa dan mengungkap sejarah kelam keluarganya.

Diproduseri oleh Peter Surya Wijaya dan Hartawan Triguna bersama Pilar Film, dan kolaborasi pertama dengan Umbara Brothers Film, “Kromoleo” disutradarai oleh Anggy Umbara dengan gaya dinamisnya. Cornelio Sunny turut menjadi ko-sutradara untuk memperkuat adegan perkelahian.

Film ini juga dibintangi oleh Abun Sungkar, Aline Fauziah, Rukman Rosadi, Totos Rasiti, Vonny Anggraini, dan Dayu Wijanto.

Saksikan “Kromoleo” di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Agustus 2024. Pantau terus akun media sosial Imperial Pictures untuk kabar terbaru mengenai film ini!

Continue Reading

Film

7ujuh Senja: Film Romantis Kemanusiaan dari Kaimana, Papua Barat, Siap Mengguncang Layar Lebar

Published

on

By

Fokusindonesia.com, Jakarta – PH APCM Production bekerja sama dengan Aspeksindo (Asosiasi Pemerintahan Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia) akan segera merilis film layar lebar berjudul “7ujuh Senja”. Film ini mengangkat keindahan alam dan budaya Kaimana, Papua Barat, melalui kisah romantis kemanusiaan yang menyentuh hati. Disutradarai oleh Anwar Sany dan dibintangi oleh Adinda Thomas, Rendy Herpy, dan sejumlah aktor ternama lainnya, “7ujuh Senja” diharapkan menjadi pintu masuk bagi pariwisata Papua Barat untuk dikenal lebih luas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tidak hanya eksotisme pulau Triton, pasir berwarna merah mudah atau yang akrab dengan nama pasir pink, situs peninggalan sejarah burung garuda, lukisan dinding batu atau lagu era 60an Senja Di Kaimana yang melekat erat dalam memori kita semua.

PH APCM Production menggandeng Aspeksindo (Asosiasi Pemerintahan Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia) untuk mengangkat pariwisata Papua Barat yang berada di Kaimana.

Dr. Andi Fajar atau kerap disapa daenk Fajar selaku Executive Produser mewakili AspekSindo optimis film 7ujuh Senja jadi entry point Pemda dan Pemkab akan punya film layar lebar untuk memperkenalkan indahnya daerah mereka, tradisi dan budaya serta keunikan lainnya ke level nasional dan global.

Indonesia bangga, kali ini film ini disutradarai dan skenarionya oleh Anwar.Sany dan
Tritya Krissantie.

Mengapa judulnya 7ujuh Senja karena tanggal 7 adalah tanggal dimana ayah dari karakter utama meninggal yang berdomisili di Kaimana, ia yang mengurus kematian ayahnya dan menyelesaikan tugas membuat lagu selama 7 hari melewati 7 kali senja di Kaimana.

Anwar Sany, sosok berpengalaman di bidang kreatif selama kurang lebih 17 tahun dari art director sampai creative director, ia mulai debut penyutradaraan di tahun 2018 dengan menyutradarai project iklan tv dan digital sampai ke film pendek yang wara wiri di festival.

“Saya belajar film secara otodidak dan di film pertama layar lebar saya didukung oleh
Adinda Thomas, Rendy Herpy, Riza Syah, Julian Kambu, Naura Hakim, Ian Williams dan lainnya. Kita mulai syuting 27 Juli 2024, ” papar pria humble dan selalu senyum ini lugas.

Segendang sepenarian, Adinda Thomas sebagai pemeran utama bernama Sandhya yang berarti Senja dalam bahasa Sansekerta membuncah dan sumringah setelah tahu lokasi syutingnya di Kaimana dan suka sekali dengan keindahan narasi skenarionya.

“”Wow, Saya suka ceritanya! Saya suka diksinya di skenario ini. Saya baru tahu kalau ada tempat yang tidak kalah indahnya dari Raja Ampat, Kaimana juga punya pesona Senja yang Romantis banget,” kata Adinda dengan senyum lebar.

Sinopsis 7ujuh Senja;
Mengisahkan perjalanan Sandhya, seorang penulis lagu muda yang mengalami writer’s block parah. Ketika ayahnya meninggal, Sandhya pergi ke Kaimana, Papua Barat, untuk menghadiri pemakamannya.

Di sana, dia menemukan jurnal ayahnya yang penuh dengan kenangan dan kebanggaan. Dengan bantuan sepupunya Kak Abbi, adiknya Mimi, dan pemuda lokal Kainoa, Sandhya mulai menjelajahi keindahan alam dan budaya Kaimana. Melalui perjalanan ini, Sandhya menemukan kembali inspirasi dan jati dirinya, sekaligus menyelesaikan konflik internal dan profesional.

Film ini adalah tentang pencarian diri, keindahan budaya Papua, dan pentingnya keluarga serta persahabatan.

Penonton akan mendapati tidak hanya keindahan alam dan panorama indah Senja dari Kaimana Papua juga budaya dan tradisi lokal Papua yng belum banyak di angkat kedalam film so dont miss it!

Continue Reading

Trending